Pamhut Wilayah RPH Resort Alas Amankan Kayu dan Sinso Tak Bertuan

Pamhut  Wilayah RPH Resort Alas Amankan Kayu dan Sinso Tak Bertuan

Sumbawa Besar,SR  –  Pamhut Resort Alas amankan kurang lebih satu setengah kubik kayu konsen dan mesin sinso yang tidak bertuan dikawasan hutan lindung Desa Marente kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa Besar belum lama ini.

Kerusakan hutan akibat aksi perambahan yang dilakukan oleh warga Desa Marente Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa Besar NTB, sepertinya sudah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan.

Menurut koordinator RPH Resort Alas Ulumuddin mengakui bahwa sebelum dilakukan penyitaan terhadap kayu dan sinso itu,bahwa sehari sebelumnya sudah dilakukan patroli rutin,namun tidak  ada tanda tanda atau suara sinso di kawasan tersebut.Namun keesokan harinya kami dari RPH Alas berempat langsung melakukan patroli ulang kelokasi yang sama.Setelah sampai dilokasi ternyata ada suara sinso diatas kawasan hutan lindung Desa Marente.

“Mendengar adanya suara sinso,sehingga saya langsung menelpon pimpinan saya yang ada di Sumbawa agar bisa membantu kami untuk melakukan pengamanan,namun mengingat lokasi yang begitu jauh sehingga pimpinana saya melakukan kordinasi dengan pihak Kecamatan,Kepolisian,TNI Dan pihak Desa,agar bisa turun bersama,” terang Ulumuddin.

Atas kordinasi yang dilakukan oleh pimpinan kami sehingga selang tiga jam pihak kepolisian baru sampai di lokasi, dan saat itu juga kami langsung menyisir tempat suara sinso tadi. “Hasilnya kami temukan kayu yang sudah jadi sebanyak kurang lebih satu kubik dan mesin sinso yang sudah diserahkan ke KPH Sumbawa untuk diamankan, pungkas Ulumuddin.

Dilain tempat, Kepala KPH Sumbawa Parman, saat dikompirmasi melalui Henpon,membenarkan bahwa telah dilakukan  penyitaan barang bukti temuan berupa Kayu dan mesin sinso oleh pihaknya di kawasan hutan desa Marente Kecamtan Alas.

Parman juga mangakui bahwa atas keterbatasan personil Pamhut yang ada dilokasi resort Alas yang hanya Empat orang itu,dengan sendirinya merekan tidak bisa bekerja semaksimal mungkin,karena yang dihadapi adalah para pembalak yang sudah pasti temannya banyak.

“Oleh sebab itu apabila kami mau melakukan patroli,kami selalu melakukan koordianasi dengan semua pihak, baik kecamatan,Kepolisian,TNI,  Desa dan masyarakat,supaya bisa bersama sama turun untuk basmi pembalakan liar,”tegasnya.

Parman juga mengakui sudah sering kali pihaknya menemukan kayu yang sudah ditebang rapi namun pelakunya tidak ada ditempat,sehingga kami merasa kesulitan untuk mengungkap siapa dalang dari semua ini,katanya.

“Kayu temuan yang lokasinya sulit diangkut,sehingga pihaknya melakukan pemusnahan terhadap kayu tersebut,”pungkasnya.

Kapolsek Alas, Kabupaten Sumbawa,  Kompol Nurdin saat dikonfirmasi melalui HPnya membenarkan adanya barang temuan berupa kayu dan Sinso yang ditemukan oleh tim gabungan saat melakukan patroli bersama dikawasan hutan Desa Marente.”Sementara itu barang temuan tersebut sudaha diamankan oleh pihak KPH Sumbawa Besar,” kata Kompol Nurdin.

Sementara, Camat Alas, Hery Heryanto Diaz saat dimintai tanggapan mengatakan,apabila ada masyarakat dengan sengaja melakukan pembalakan liar, pelaku tersebut harus diproses secara hukum,siapapun dia.

“Dewasa ini banyak sekali manusia-manusia yang merusak hutan demi keuntungan pribadi semata. Tanpa izin pemerintah, mereka melakukan penebangan hutan secara liar,” tandasnya.

Camat Alas berharap kepada pihak penyidik apabila ditemukan orang yang melakukan aktivitas pembalakan liar, agar pihak kepolisian jangan tanggung tanggung untuk memproses pelakunya secara tegas. “Itu merupakan kejahatan yang nantinya akan merugikan banyak pihak,demi kepetingan pribadinya,” tutup Camat.(lal)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or