Ribuan Santri dan Jammah NW Terima Ijazah Solawat Kun Fa Yakun

Ribuan Santri dan Jammah NW Terima Ijazah Solawat Kun Fa Yakun


Mataram SR– Rabu (14/3) bertempat di Majlis Dakwah HAMZANWADI II,  Mataram, berlangsung pengijazahan Solawat Kun Fa Yakun, yang diijazahkan Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun Zainuddin AM, bersama Pimpinan Majlis HAMZANWADI II Raden Tuan Guru Bajang KH L Gede M Zainuddin Atsani.

“Jumlah Santri dan jamaah yang menerima ijazah solawat yang merupsakan solawat andalan Maulanasyaikh ini mencapai  4 ribu, sebab ada sekitar 2500 lebih yang dicopy, tapi tidak cukup, kembali kami potocopy seribu lebih,” kata Ketua Panitia Pengajian, TGH Kasful Anwar di sela-sela membagikan selebaran solawat kepada jamaah.
Menurutnya, antusias jamaah yang menerima ijazah solawat ini tidak diperkirakan sebanyak ini, tapi entah apa yang menggerakan hati jamaah yang begitu banyak yang datang, kendati lokasi acara diguyur hujan yang begitu lebat, namun jamaah tetap melantunkan solawat yang baru saja diijazahkan ummuna PBNW tanpa berajak dari tempat duduk.
Pemimpin Majlis Dakwah HAMZANWADI II, Raden Tuan Guru Bajang KH L Gede M Zainuddin Atsani, dalam tausiahnya, menjabarkan tentang bagaimana besar pahalanya kita membaca solawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Bahkan Rasulullah sampai mengatakan dalam salah satu sabdanya, bagi siapa yang didekatnya disebut namaku, lalu dia tidak membaca solawat kepada ku, maka itulah  orang itulah dikatakan paling pelit di dunia.
“Itulah sebabnya pendiri NWDI Ninikda Maulansyaikh, banyak sekali membuat macam solawat bagi warga Nahdlatul Wathan khususnya dan kaum muslimin pada umum agar kita sering bersolawat kepada nabi, dengan mengharap safa’at beliau nanti di aherat nanti,”jelasnya.
Lanjut RTGB pangilan akrabnya, untuk warga NW harus tetap diingat ajaran yang selalu didengungkan Maulanasyaikh semasa hayat dulu. Beliau selalu menekankan ajaran samikna waatokna kepada warga NW di pimpinan, sebab tidak ada gunanya kita berorganisasi kalau pimpinan kita tidak ditaati. Itu namanya bernafsi-nafsi(sendiri-sendiri red).
Sebagai murid  dan warga NW semestinya ajaran itu tetap kita pegang teguh, agar apa yang dicita-citakan beliau tercapai melalui putri beliau yang juga sebagai Ketua Umum PBNW yang kita cintai,”imbuhnya.
Pada prosesi pengijazahan solawat tersebut, Ketua Umum PBNW Hj St. Raihanun Zainuddin, terbata-bata mengucapkan ba’iat, karena menahan haru di depan ribuan jamaah dan santri NW yang memadati Majlis HAMZANWADI II untuk menerima pengijazahan terlihat  tidak beranjak sedekitpun dari tempat duduk kendati diguyur hujan yang sangat lebat .

“Ini pertanda apa,  kita tidak  tahu, begitu banyak yang hadir melantunkan solawat Kun Fa ya Kun ini, mungkin karena kekeramatan pembuat solawat ini (Maulanasyaikh)  wallahualam,”kata Penasehat PW NW NTB, Dr. M Thohri.  (fen)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or