Pertengahan Juni SK GTT Tahap II Dibagi

Pertengahan Juni SK GTT Tahap II Dibagi

LOMBOK TENGAH SR- Kabar gembira bagi para Guru Tidak Tetap (GTT), baik yang mengajar di TK, SD dan SMP. Pasalnya sudah bisa dipastikan Surat Keterangan (SK), GTT, jilid II akan dibagikan pada pertengahan bulan Juni atau menjelang Lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah (Loteng), H Summum SPd, MPd, Selasa (11/04 ) lalu.

Untuk menyempurnakan siapa saja yang akan mendapatkan SK Jilid II tersebut, lanjut putra Desa Marong Kecamatan Praya Timur Loteng, saat ini tim sedang melakukan penyempurnaan pendataan. Pasalnya penerimaan SK GTT, harus tepat sasaran sesuai peruntukan.

“Sebelum pembagian SK GTT dilakukan, saat ini kami sudah membuat tim penyempurna, artinya tim ini sedang melakukan pendataan, dan nantinya dari hasil pendataan tersebut, baru ditentukan siapa saja yang berhak mendapatkan SK GTT tahap II,” ujarnya.

Melakukan pendataan dinilai sangat perlu, sebab selama beberapa kurun terakhir, sejumlah penerima SK GTT tahap pertama pasti ada perubahan. Dan perubahan tersebut bisa terjadi sesuai dengan realita di lapangan.

Misalnya saja, guru GTT tahap I, terangkat sebagai guru penerima Tunjangan Sertifikasi (TS), mengundurkan diri, meninggal dunia dan yang lainnya. Sehingga ditahap II ini dibentuklah tim perifikasi atau tim penyempurna.

“Kehendak tuhan itu pasti terjadi, kadang ada yang meninggal, ada yang mengundurkan diri dan yang lainnya, makanya sangat penting dilakukan pemutakhiran data oleh tim yang sudah dibentuk,” sambungnya.

Summum menambahkan, untuk diketahui penerima SK GTT tahap II ini sepertinya jumlahnya masih dalam posisi sebelumnya, yakni berjumlah 2867. Masing masing untuk SD 2215, SMP 637dan TK 15, sehingga berjumlah 2867 penerima.

Ditanya apakah akan ada penambahan gaji yang akan mereka terima ? mantan kabid Dikdas Dikpora ini mengaku sejauh ini, tidak ada upaya penambahan. “Kita masih bertahan pada pola lama, yakni Rp 100 perbulan, sebab jumlah tersebut ditentukan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, sebab anggaran untuk GTT dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Loteng,”jelasnya.

Diakuinya, saat ini jumlah guru GTT sudah tembus pada angka 5000 orang. Sedangkan jumlah yang diberikan SK GTT sebanyak 2867. Masih banyaknya GTT yang belum kebagian SK, pihaknya mengharapkan untuk bersabar dan menunggu giliran. (AP)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or