Berdamai, Jajaran SMPN 2 Janapria, Siap Jadikan Sekolah Nyaman dan Maju

Berdamai, Jajaran SMPN 2 Janapria, Siap Jadikan Sekolah Nyaman dan Maju

Lombok Tengah SR- Setelah sempat kisruh dan bersitegang antara pihak kepala sekolah, guru dan staf, akhirnya, keluarga besar SMPN 2 Janapria Loteng, berdamain dan siap satukan komitmen untuk menjadikan sekolah lebih nyaman dan maju. Hal tersebut terjadi setelah dimediasi oleh pihak Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah (Loteng), H. Jumadi MPd.
“Alhamdulillah, tak ada masalah jika sudah dicarikan akar persoalan, sekarang persoalan di SMPN 2 Janapria Loteng, sudah selesai. Ternyata hanya miskomunikasi, antara kasek dengan jajarannya,” kata H Jumadi, saat acara Karnaval Core Event Bau Nyale, Kamis (13/02).

Setelah diketahui pokok persoalannya, pihaknya menyarankan kepada kepala sekolah dan guru beserta staf, untuk tidak lagi mempersoalkan, persoalan yang sudah terjadi.

Beberapa persoalan tersebut, tinggal di komunikasikan dengan baik, tidak harus dikoar koarkan. Sebab apa yang dipermasalahkan tersebut, sebenarnya tidak ada, seperti yang ia katakan diatas, hanya miskomunikasi saja.

“Sekarang tinggal bagaimana caranya memajukan sekolah, semakin baik sekolah, tentunya epeknya nanti, sekolah akan jadi idolanya siswa untuk belajar, terutama tahun ajaran baru mendatang,” paparnya.

Sementara itu kepala SMPN 2 Janapria Loteng Siin mengaku, apa yang sudah ia lakukan, tentunya itu akan menjadi pelajaran untuk menjadikan sekolah lebih baik.

Beberapa kran yang sempat tersumbat, semuanya sudah dibuka, tinggal dijalankan dengan baik. “Yang namanya manusia, khilaf salah selalu ada. Namun semuanya sudah membaur jadi satu, yakni kompak memajukan sekolah jadi nyaman dan maju,” katanya.

Selanjutnya, beberapa masukan atau wejangan yang telah disampaikan pak Kabid SMP H. Jumadi. Itu semua adalah masukan yang bersipat membangun, dan persoalan yang telah terjadi, tentunya itu tinggal mengambil hikmahnya. Sehingga dikemudian hari tidak ada persoalan, yang tidak bisa terselesaikan.

Dikatakan, dalam rangka memajukan sekolah, pihaknya akan mengadakan evaluasi hasil kerja, masing masing staf. Baik guru, karyawan hingga penjaga malam. Dimana satu kali dua bulan, pihaknya akan menjadwalkan pertemuan dan meminta masing masing untuk melaporkan, apa saja yang harus dilakukan.

“Yang jelas persoalan yang sudah kita akan ambil hikmahnya, dan setiap sekali dua bulan, akan melakukan evakuasi,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kepala SMP Rayon Janapria M. Mansur mengatakan, sesuai program yang sudah disepakati sebelumnya, masing-masing sekolah harus melakukan evaluasi seperti kinerja guru, staf atau orang yang terlibat didalam sekolah itu sendiri. Tujuannya adalah, agar masing-masing sekolah, mengetahui dimana letak kekurangan dan apa yang harus dilakukan. (ap)

 

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or