Rumah Adat Limbungan Butuh Air Bersih

Rumah Adat Limbungan Butuh Air Bersih

Lombok Timur, SR- Rumah adat yang ada di Dusun Limbungan Barat dan Timur Desa Perigi Kecamatan Suela sebagai destinasi wisata andalan, sayangnya hingga saat ini belum ada sarana prasarana fasilitas lainnya.

Menurut Kepala Desa Perigi, Darmawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (16/03), mengatakan, pada tahun 2016 Pemda Lotim telah menganggarkan sebesar Rp. 2,5 miliar untuk perbaikan rumah adat dalam rangka melestarikan aset wisata budaya sasak tersebut. Namun sanitasi masih buruk (toiletnya belum ada air), jaraknya terlalu jauh dari kampung adat sekitar 200 meter dan toilet hanya satu.

“Lebih baik masing-masing rumah adat punya toilet secara alami saja pakai pagar dan airnya diisi di bong (bahasa sasak/bak air yang terbuat dari tanah). Disamping itu juga perlu ada tempat parkir, resepsionisnya, pasar seni dan yang lainnya,”ujar Darmawan.

Sementara itu, Kadus Limbungan Barat, Muradi dan Kadus Limbungan Timur, M.Ridwan, menambahkan, yang paling penting itu adalah toilet dulu baru yang lainnya menyusul seperti bale penginapan, bale pertemuan, bak sampah, jalan lingkungan 1600 meter dan fasilitas lainnya. “Sekarang ini kalau ada tamu datang maka menginapnya di rumah penduduk, belum ada aturan pembayaran penginapan tergantung keihlasan.

“Toilet sudah ada, cuman airnya yang tidak ada. Kita membutuhkan bak penampung dan pipa sekitar 666 biji yang akan kita pasang dari mata air di hutan, barulah toilet tersebut akan ada airnya,”ujar Kadus Limbungan.

Kedepan, untuk memenuhi kebutuhan air diharpakan kepada Pemda Lotim agar memberikan bantuan bak penampung dan pipa ukuran 6 inch. (pri).

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or