Pejabat Bupati Lotim Kunjungi Korban Gempa

Pejabat Bupati Lotim Kunjungi Korban Gempa

Lombok Timur, SR – Selasa, (4/9), setelah dilantik pada 3 September kemarin dan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh OPD lingkup Pemkab Lombok Timur, Pejabat Bupati Lombok Timur, H L Syafi’i, beserta unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD terkait mengunjungi lokasi terdampak gempa di Kecamatan Sambalia dan Sembalun, sekaligus bersilaturrahmi dengan warga di pengungsian. Lokasi penungsian Kokok Rajak desa Bagik Manis di Kecamatan Sambelia adalah salah satu yang dikunjungi Lalu Syafi’i.
Dalam kesempatan tersebut Penjabat Bupati H. Lalu Syafii, memberikan motivasi kepada para pengungsi. Ia meminta seluruh masyarakat, utamanya yang terdampak langsung gempa bumi untuk bangkit dari keterpurukan.
” Semoga masyarakat merubah nasib menjadi lebih baik kedepannya,” kata Safii.
Di samping itu Penjabat Bupati juga meminta agar masyarakat tidak cepat percaya terhadap berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
” Pemerintah akan terus hadir bersama masyarakat dalam penanganan bencana, termasuk pula melalui verifikasi,” tegasnya. Kaitannya dengan itu masyarakat diminta membantu aparat untuk mendata sesuai dengan kondisi riil di lapangan. “Rumah yang rusak ringan jangan dikatakan rusak berat,” pesannya.
Selain dalam pendataan, masyarakat juga diharapkan turut membantu aparat membersihkan puing-puing bangunan, saling bahu membahu untuk mempercepat proses pemulihan saat ini.
“Kondisi saat ini membutuhkan kesabaran akan tetapi meskipun dalam penderitaan harus terus bersemangat,” pintanya.
Penjabat meminta kepada masyarakat dan aparat untuk saling menjaga dan membantu untuk percepatan proses pemulihan.
Penjabat Bupati juga memberikan kesempatan kepada Kepala Desa untuk menyampaikan permasalahan di lapangan.
Salah satu yang mengemuka adalah kebutuhan penambahan alat berat untuk mempercepat pembersihan puing-puing bangunan, termasuk kebutuhan dasar pengungsi agar tetap terpenuhi.
Dalam kunjungannya ini Penjabat Bupati juga menyerahkan bantuan logistik kepada para pengungsi.
Sampai dengan hari ini, aparat bersama masyarakat terus melakukan pembersihan puing-puing bangunan sementara verifikasi kerusakan rumah warga juga terus dioptimalkan oleh tim. Berdasarkan data terakhir baru 12 kecamatan terverifikasi rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai 13.176 unit, terdiri dari 4.351 unit rumah rusak berat, 936 rusak sedang dan 7.889 rusak ringan. (Vin)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or