Kompak, Tetaring Hultah ke 83 NW Tuntas Setengah Hari

Kompak, Tetaring Hultah ke 83 NW Tuntas Setengah Hari

Lombok Timur SR- Salah satu persiapan menyambut Hultah NWDI ke – 83 yang akan dilaksanakan bulan April mendatang, panitia bersama warga NW bergotong royong membuat tetaring (atap daun kelapa red.) di lapangan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur, Ahad (25/03).

Ketua Panitia Hultah NWDI ke 83 melalui Koord Seksi Tetaring & Panggung TGH Zaini Abdul Hanan, Lc. menjelaskan pembuatan tetaring ini adalah bentuk kesiapan panitia HULTAH dalam menghadapi hari H nanti yang insya Allah akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Mudir Madrasah Assaulatiyyah Makkah Al Mukarramah bersama Masyaikh Saulatiyyah lainnya. “Pembuatan tetaring ini adalah bentuk kesiapan panitia menggelar kegitan HULTAH NWDI ke 83 mendatang,”katanya saat memberikan arahan pada pembuatan tetaring kepada jamaah yang datang dari berbagai penjuru pulau Lombok ini.

TGH. Zaini juga menambahkan, gotong royong pembuatan tetaring ini adalah bukti nyata kerkompakan warga NW masih terjaga dengan baik.  Kami yakin karomah dan keberkahan Maulana Syaikh masih tercurah kepada murid-muridnya, pencinta dan para pengikut beliau, sehingga warga NW sangat antusias dalam bergotong royong kendati luas medan hultah yang akan dinaungi dengan tetaring lebih dari 3 Ha”

“Panitia sudah memberikan jatah bagi Pengurus Cabang NW, dan Pengurus Daerah NW yang harus mereka naungi. Ada yang dapat percabangnya 10 are sampai dengan 20 are tergantung jumlah warga NW yang ada di suatu kecamatan itu,”sebutnya.

Pantauan Suara Rinjani, warga NW khusus laki-laki, tua, muda sejak pukul 07.00 wita sudah berdatangan ke medah HULTAH dengan membawa bahan-bahan, mulai dari kelabang (anyaman daun kelapa), bambu, linggis, parang dan alat lainnya.

Mereka berdatangan dengan rasa suka cita, bahu membahu untuk menyelesaikan tetaring ini dalam waktu yang tidak terlalu lama. Saat pembuatan tetaring dimulai, warga NW dengan sigap langsung terjun ke lapangan, ada yang menggali lubang, membuat tali dari bambu, ada juga yang mendirikan tiang dari bambu, setelah itu sebagian mereka ada yang naik untuk menaungi dengan daun kelapa.

Terlihat sangat kompak dan bersemangat, bahkan karena rasa kekompakannya yang tinggi, ada pula cabang NW yang menyelesaikan pekerjaan hanya 2-3 jam saja.

Masing-maisng cabang NW berusaha agar mereka bisa selesai dengan cepat jatah yang diberikan panitia.

“Alhamdulillah jatah kami dari Lombok Tengah sudah rampung sesuai dengan target yaitu setengah hari,” kata Koordiator Loteng TGH Burhanuddin.( vin)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or