Dua Dermaga Apung Belum Berfungsi Maksimal

Dua Dermaga Apung Belum Berfungsi Maksimal

Lombok Tengah SR : Dua dermaga apung di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kab. Loteng, Prov. NTB), belum bisa difungsikan secara maksimal oleh warga terutama yang sehari – harinya berprofesi sebagai nelayan.

            Dikaetahui dua dermaga apung senilai Rp. 7 Miliar yang proyek pembangunannya baru saja tuntas dikerjakan. Dermaga apung tersebut berada di Pantai Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Pujut dan satunya lagi berada di Pantai Selong Belanak, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat. Dermaga di Pantai Kuta dengan anggaran Rp. 4,3 Miliar dan di Pantai Selong Belanak senilai Rp. 2,7 Miliar. Adapun dua proyek dermaga apung ini dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2017.

            Sekertaris Dinas Perhubungan (Sekdishub) Loteng, Ahmad Sauki, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/03) lalu mengungkapkan bahwa pihaknya bersama dengan sejumlah anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng belum lama ini turun meninjau secara langsung kondisi kedua dermaga tersebut. “Kami sudah turun melihat kedua dermaga apung itu bersama anggota Komisi III DPRD Loteng. Namun hingga saat ini dermaga apung itu belum bisa difungsikan secara maksimal,” katanya.

            Lanjut dijelaskan, proses pengerjaan terhadap kedua dermaga oleh pihak pelaksana kerja sesuai dengan kontrak kerja memang sudah berakhir. Akan tetapi, hingga saat ini kedua dermaga masih dalam tahap pemeliharaan, sehingga kedua dermaga belum bisa difungsikan secara maksimal oleh sejumlah nelayan.

            Pihaknya bersama sejumlah anggota dewan dari hasil pantauan ketika itu, jika kondisi pembangunan Dermaga Apung di Pantai Kuta terlihat lebih bagus apabila dibandingkan dengan dermaga berada di Pantai Selong Belanak. Pasalnya, Dermaga Apung di Pantai Selong Belanak yang terkesan belum tuntas dikerjakan pelaksana kerja. “Beberapa gelang di Dermaga Apung di Pantai Selong Belanak itu terlihat sudah pecah dan masih ada gelang dermaga yang terbuka. Sehingga harus diperbaiki lagi oleh pihak pelaksana,” jelasnya.

            Pihaknya, apabila melihat dari kondisi saat ini, dermaga apung di Pantai Kuta sudah bisa dimanfaatkan dan difungsikan atau digunakan sejumlah nelayan setempat. Sedangkan dermaga apung di Pantai Selong Belanak masih kurang bagus untuk digunakan, selain masih bermasalah dengan kondisi beberapa gelang dermaga yang sudah pecah dan terbuka juga disebabkan dermaga apungnya yang berada diatas pesisir pantai. (ang)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or