Baru 19 Desa yang Sudah Punya Satu Dokter

Lombok Utara SR – Salah Program unggulan atau visi misi dari pasangan Najmul-Sarip adalah menyediakan satu desa satu dokter yang bertujuan untuk memberikan pelayanan optimal dibidang kesehatan untuk masyarakat.
“Saat ini sudah 19 dokter yang di tugaskan di sembilan belas desa dan tahun 2018 akan ada tambahan 6 dokter lagi sehingga menjadi 25 dokter,sisanya akan dituntaskan di tahun 2019,” kata Khaerul Anwar Kepada Dinas Kesehatan Lombok Utara pada rapat kerja kesehatan daerah Selasa (10/4).
Lebih lanjut dikatakannya,program kesehatan lainnya yang tidak kalah penting yaitu akan mewujudkan semua Desa di Kabupaten Lombok Utara menjadi Desa Bersih dan Sehat pada tahun 2019 hal ini di lakukan agar layanan kesehatan di tingkat desa betul betul maksimal ,dari petugas kesehatan bersama masyarakat untuk mewujudkan desa bersih dan sehat, Dinas Kesehatan akan menurunkan 4 orang tenaga kesehatan perdesa untuk mempasilitasid agar tujuan menuju desa bersih dan sehat.
Demikian pula kaitannya dengan program 1 Ambulan 1 desa untuk tahun 2018 ini pemda akan membagikan 10 unit Ambulan target 2018 yang sumbernya 5 unit dari Pemda dan 5 unit dari DPRD KLU sehingga tahun 2019 semua desa di KLU sudah tuntas.
“Tahun 2019 Pemda KLU juga akan mewujudkan semua Desa ODF. sampai saat ini dari 33 desa di KLU baru 13 Desa yang sudah ODF artinya masi ada 20 desa yang warganya basi banyak yang buang air di sembarang tempat, selanjutanya pemda KLU juga akan membentuk desa STBM dari 33 desa baru 3 desa yang sudah STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Sisanya masi 30 desa,”imbuhnya.
Pemerintah Lombok Utara juga telah membentuk tim pemberantasan Gizi Buruk (GEBUG). Sampai saat ini telah di temukan 1.942 anak yang menderita Gizi Kurang dan 22 anak yang Gizi Buruk .
Bupati KLU dalam sambutannya meminta kepada jajaran petugas kesehatan mulai dari dokter,perawat,maupun bidan untuk memberikan pelayanan baik untuk pasien baik yang baru maupun lama,jangan mengajukan pertanyaan siapa yang bertanggungjawab terhadap biaya pengobatan,hal dapat memperparah posisi si pasien.
“Semakin membaiknya pelayanan kesehatan akan berimbas pada kepercayaan masyarakat pada lembaga kesehatan yang ada di KLU,”kata Najmul dihadapan peserta Rakerkesda KLU yang terdiri dari semua pimpinan Pustu dan Puskesmas,para kepala desa dan para kepala OPD KLU.(ndk).

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or