Kelompok Terakhir Pemberontak di Ghouta Sepakat Berdamai dengan Pasukan Suriah

Kelompok Terakhir Pemberontak di Ghouta Sepakat Berdamai dengan Pasukan Suriah

iNTERNASIONAL sr – Kelompok yang menguasai kubu terakhir pemberontak di dekat Damaskus tampaknya hari Minggu (1/4) sepakat untuk berdamai dengan pemerintah atau meninggalkan wilayah Ghouta.

Jaish al Islam, yang sebagian besar anggotanya telah ditarik dari kawasan, selama berbulan-bulan mempertahankan kota Douma dari serangan pasukan pemerintah.

Jika laporan media resmi pemerintah itu dikukuhkan, penyerahkan diri atau pengunduran diri pemberontak dari kawasan di Suriah barat laut itu akan menandai berakhirnya konflik besar di wilayah kantong tersebut.

Televisi dan surat kabar pemerintah mengatakan semua informasi menunjukkan bahwa, menurut kesepakatan itu, Jaish al-Islam akan menyerahkan senjata berat dan ukuran sedang dan mengakui pulihnya kekuasaan pemerintah atas Douma.

Unit media Hezbollah mengatakan hari Minggu kesepakatan itu dicapai setelah perundingan beberapa hari untuk menghindari pertumpahan darah di Douma. Unit milisi Syiah Lebanon yang bertempur melawan pasukan Suriah mengatakan ketentuan kesepakatan itu antara lain menetapkan pembentukan dewan lokal yang disetujui pemerintah Suriah untuk menjalankan urusan kota setelah pemberontak menyingkir.

Menurut kesepakatan itu, sebuah komite yang dipimpin Rusia dengan anggota dari Turki, Iran, dan Suriah, tiga penjamin perundingan perdamaian Astana yang menetapkan zona-zona deeskalasi di berbagai pelosok Suriah, akan bertanggung jawab dalam serah terima tawanan perang yang disekap pemberontak.

Pemerintah Suriah kehilangan kontrol atas Douma, pusat perkotaan di timur Damaskus yang dikuasai pemberontak, pada awal perang saudara yang sekarang memasuki tahun kedelapan.

Jika dikukuhkan, kesepakatan dengan Jaish al-Islam ini mirip dengan yang sudah dicapai dengan beberapa kelompok pemberontak lain setelah pengeboman besar-besaran oleh angkatan udara Rusia dan Suriah yang menewaskan ratusan warga sipil.

Minggu malam, para perunding mencapai kesepakatan untuk mengevakuasi warga sipil dan militan Jaish al-Islam yang cedera ke Idlib di Suriah barat laut.

Sekelompok pemberontak yang terlantar dari sebuah kelompok lain, Failaq al Rahman, yang telah menyingkir ke Douma dari serangan tentara Suriah pada awal operasi militer terakhir ini, telah meninggalkan Douma hari Minggu, menurut media pemerintah.

Hari Sabtu, Failaq al Rahman merampungkan evakuasi ribuan anggotanya yang berlangsung selama sepekan dari kawasan-kawasan lain yang dikuasainya di wilayah kantong itu.

Sumber : VOA NEWS

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or