Ali Sakti Siap Bangun Jalan Tol dan Hidupkan Kesenian di NTB

Lombok Timur SR – Pasangan calon Gubernur Ali Bin Dachlan dan calon Wakil Gubernur NTB TGH Lalu Gede Sakti kembali melakukan kampanye dialogisnya. Kali ini sasaran yang dituju adalah wilayah Sakra, Lombok Timur. Di sini, keduanya jika terpilih menjadi pemimpin akan membangun jalan tol tanpa hutang serta menghidupkan kesenian di Nusa Tenggara Barat.

Ali Bin Dachlan merasa kehadiran jalan tol di Nusa Tenggara Barat dinilai sangat penting dalam menghidupkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Aktivitas masyarakat akan semakin dipermudahkan dengan kehadiran jalan tol.

“Kita akan membangun jalan tol dari Gunungsari hingga Kayangan, pembangunan jalan tol ini dilakukan seperti saya membangun Lombok Timur tanpa memiliki hutang satu pun,” ucap Cagub Ali Bin Dachlan, Rabu (28/3/2018).

Diakuinya, saat ini waktu tempuh masyarakat dalam beraktivitas dari Selong ke Mataram bisa mencapai dua jam, tentu hal ini menjadi penghambat masyarakat dalam beraktivitas. Tak itu saja, wisatawan yang ingin menikmati liburan juga tidak menjadi nyaman bila menemukan kemacetan.

“Bukan hanya masyarakat saja yang akan mengeluh soal kemacetan, melainkan dari sisi wisatawan tentu akan merasa boring saat berlibur. Oleh karenanya dibutuhkan jalan tol, dan dalam membangun jalan tol tidak boleh memiliki hutang karena berhutang itu tidak baik di mata Allah,” bebernya.

Dalam membangun jalan tol, maka Ali Bin Dachlan akan berusaha tidak akan mengganggu pemerintah pusat, bahkan dirinya menjamin bahwa dana yang diberikan oleh negara tidak akan ada satu sen pun terbuang percuma.

“Biaya yang dibutuhkan dalam membangun jalan tol sangat besar, oleh karenanya penghematan itu sangat penting. Tidak usah mengemis sama pemerintah pusat. Jika jalan tol berhasil dilakukan tanpa hutang satu persen pun maka ini menjadi kebanggaan buat daerah otonom,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Ali BD ini mengatakan proses pengerjaan akan dilakukan saat dirinya terpilih menjadi Gubernur. Gerakan cepat pun dilakukan guna membangun Nusa Tenggara Barat.

“Tahun pertama akan ada pembebasan lahan, pembebasan lahan ini akan dilihat daerah mana yang layak untuk dibangun jalan tol. Tentunya, harus dilakukan musyawarah terhadap masyarakat. Selain itu, untuk menjadi daerah otonom maka daerah itu harus bisa mengatasinya tanpa mengganggu pemerintah pusat,” paparnya.

Selain pembangunan jalan tol, Ali BD juga menjawab pertanyaan masyarakat perihal soal keperdulian terhadap kesenian. Dengan nada tegas, suami Hj. Supinah ini mengatakan bahwa kesenian yang penting di dalam kehidupan Nusa Tenggara Barat, kesenian akan dihidupkan oleh pasangan memiliki nomor urut 4 tersebut.

“Kesenian bagian dari kebudayaan dan kebudayaan bagian dari pemikiran untuk berhemat, orang yang tidak memiliki budaya maka itu sama saja orang yang kering. Pendidikan bagian dari kebudayaan, jika tidak membangun kebudayaan maka itu sama juga seperti tidak membangun pemikiran. Ketika menjadi Gubernur maka kami berdua akan siap membangun kesenian di NTB,” tambahnya.

Sementara itu, Cawagub NTB TGH Lalu Gede Sakti menekankan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki pengalaman membangun wilayah di Nusa Tenggara Barat bukan sebatas berjanji. Terlebih, semua orang bisa berjanji namun masyarakat harus mencari bukti nyata atas apa yang telah dilakukan oleh seorang pemimpin.

“Lombok Timur adalah motor utamanya, kunci utama dalam membangun Nusa Tenggara Barat. Tinggalkan yang meragukan, Ali Bin Dachlan sudah terbukti konkrit dalam membangun Lombok Timur tanpa meninggalkan hutang. Semua dibangun tanpa berhutang kepada siapapun dan inilah sosok yang layak menjadi pemimpin di Nusa Tenggara Barat,” tukasnya. (Tim)

Tersedia 13.677 Kursi, Sekolah Kedinasan Pemerintah Buka Pendaftaran 9-30 April

Nasional SR-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan penerimaan siswa baru bagi lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) atau sederajat untuk Lembaga Pendidikan Kedinasan Pemerintah Tahun 2018, mulai 9-30 April 2018.

“Sesuai dengan pengumuman nomor : 239/S.SM.01.00/2018, pada tahun ini terdapat 13.677 kursi dibuka untuk delapan K/L yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni,” kata Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, di Jakarta, Kamis (29/3).

Kedelapan K/L tersebut antara lain Kementerian Keuangan (PKN STAN), Kementerian Dalam Negeri (IPDN), Badan Siber dan Sandi Negara (STSN), Kementerian Hukum dan HAM (POLTEKIP dan POLTEKIM), Badan Intelijen Negara (STIN), Badan Pusat Statistik (POLITEKNIK STATISTIKA), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), dan Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, POLTEK dan Akademi).

Bagi peserta yang berminat harus melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari 8 (delapan) instansi/lembaga pendidikan kedinasan.

“Bila mendaftar di dua program studi atau lebih maka secara otomatis akan gugur,” jelas Dwi.

Pada seleksi sekolah kedinasan ini, menurut Dwi, peserta harus melalui beberapa tahapan. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Untuk tahapan lainnya diatur oleh masing-masing kementerian/lembaga (K/L).

Sebelumnya peserta juga harus melalui seleksi administrasi. Setiap peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dikenakan biaya Rp50.000,00 berdasarkan PP No. 63/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Teknis pembayaran akan diatur lebih lanjut dengan Surat Edaran Kepala BKN,” jelas Dwi.

Untuk lembaga pendidikan kedinasan pada Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, menurut Sekretaris Kementerian PANRB itu, juga akan dipungut biaya pendaftaran lain yang diatur oleh masing-masing instansi.

“Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan lulus untuk keseluruhan tahapan seleksi,” jelas Dwi.

Adapun pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan setelah dinyatakan lulus pendikan serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang telah ditetapkan oleh Menteri PANRB.

Dwi Wahyu Atmaji mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi penerimaan siswa-siswi/taruna-taruni ini, kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan.

“Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan,” tegas Dwi.

Sumbar : Humas Kabinet: setkab.go.id

Argentina Samai Rekor Kekalahan Terburuknya

Argentina dibantai dengan skor 1-6 pada laga persahabatan melawan Spanyol. Kekalahan tersebut menyamai rekor kekalahan terburuk Albiceleste.

Tampil tanpa Lionel Messi, Argentina dipermalukan di Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (28/3/2018) dinihari WIB. Gawang tim Tango bobol enam kali oleh hat-trick Isco, satu gol Thiago Alcantara, dan satu gol Iago Aspas. Argentina cuma bisa membalas sekali melalui Nicolas Otamendi.

Opta mencatat kekalahan ini sebagai kekalahan terburuk dalam sejarah Argentina. Mereka sebelumnya kalah dengan skor 1-6 pada dua kesempatan berbeda, yaitu dari Cekoslovakia di Piala Dunia 1958 dan dari Bolivia di kualifikasi Piala Dunia 2010.

“Kami akan bicara secara internal untuk berusaha memperbaiki kesalahan-kesalahan kami. Ada hal-hal yang harus dibenahi,” ucap gelandang Argentina, Maximiliano Meza, di Soccerway.

“Kami harus punya mentalitas yang tepat dan terus bekerja karena dengan begitulah kami bisa maju. Dalam konferensi pers (sebelum pertandingan), Jorge (Sampaoli) mengatakan bahwa Spanyol adalah salah satu tim terbaik,” kata Meza.

Argentina harus lekas berbenah karena Piala Dunia 2018 terus mendekat. Di Piala Dunia, mereka masuk Grup D bersama Islandia, Kroasia, dan Nigeria.

Lihat Cuplikan : Peratandingan Persahabatan Spanyol vs Argentina

Pelari Indonesia Akan Ikut Maraton di Kutub Utara

Olahraga SR  –  Pelari Indonesia, Fedi Fianto, akan berpartisipasi di sebuah event lari maraton ekstrem. Fedi akan berlari di Kutub Utara yang punya kondisi amat menantang.

Event yang akan diikuti oleh Fedi adalah FWD North Pole Marathon 2018 atau yang juga dikenal sebagai World’s Coolest Marathon pada 9 April 2018. Fedi menjadi pelari Indonesia pertama yang ambil bagian di ajang tersebut.

Fedi adalah pelari Indonesia yang memiliki banyak pengalaman dalam olahraga endurance, mulai dari maraton, triathlon, dan obstacle race, serta olahraga ekstrem seperti rock climbing dan mountaineering. Dia akan berangkat ke North Pole Marathon atas dukungan penuh dari PT FWD Life Indonesia.

Tahun ini adalah tahun kedua FWD mensponsori North Pole Marathon dengan tujuan untuk menginspirasi kebersamaan dan persatuan negara-negara di Asia melalui #FWDTeamAsia. Pada tahun ini, #FWDTeamAsia terdiri dari 11 pelari dari berbagai wilayah Asia, yakni dari Vietnam, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Jepang, Filipina, dan Indonesia.

“Partisipasi dalam FWD North Pole Marathon 2018 yang akan diwakili oleh pelari Indonesia, Fedi Fianto, diharapkan akan memperkuat #FWDTeamAsia serta menginspirasi masyarakat Indonesia untuk berani menerima tantangan karena sudah terlindungi oleh FWD Life,” ujar Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani, dalam rilis yang diterima detikSport.

Fedi sendiri amat antusias menyambut tantangan berlari dalam “maraton terdingin di dunia”.

“Saya merasa terhormat bisa bergabung dalam #FWDTeamAsia di FWD North Pole Marathon 2018. Dengan pengalaman saya sebelumnya dalam olahraga ekstrem, salah satunya adalah mendaki Gunung Ama Dablam di Nepal dengan suhu -40 derajat Celcius, saya optimistis dapat memperkuat tim untuk bersama-sama sukses dalam kesempatan sekali seumur hidup ini,” kata Fedi.

“Saya juga membutuhkan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar saya dapat menyelesaikan maraton ini dan bisa membuat Indonesia bangga,” ujarnya.

Sebelum mengikuti ajang maraton ekstrem seperti North Pole Marathon, Fedi harus menjalani serangkaian pelatihan khusus.

“Untuk dapat berpartisipasi dalam ajang marathon ekstrem seperti FWD North Pole Marathon ini dibutuhkan pelari bugar dan terlatih. Oleh karena itu, kami telah melakukan pemeriksaan dan penilaian medis supaya dapat memberikan rekomendasi program latihan yang sesuai untuk berlari di FWD North Pole Marathon. Selain itu, latihan strength and conditioning sangat penting karena medan bersalju akan menjadi tantangan tersendiri untuk Fedi,” terang Spesialis Kedokteran Olahraga dari Indonesia Sports Medical Centre, dr. A. Andi Kurniawan Sp.KO.

“Fedi juga perlu menjaga nutrisi yang masuk melalui makanan sehat tinggi protein dan rendah lemak yang sangat disarankan. Secara keseluruhan, dengan persiapan fisik dan mental yang dilakukan, saya yakin Fedi dapat menyelesaikan maraton ini,” kata Andi.

Sumber : Sport.Detik

Messi di Bawah Tekanan Besar untuk Menangi Piala Dunia

Olahraga SR – Karier Lionel Messi kerap disebut tak lengkap karena belum juara Piala Dunia. Tekanan untuk meraihnya diibaratkan seperti pistol yang menempel di kepala Messi.

Messi sudah meraih segalanya di level klub dan individu. Bersama Barcelona, ia sudah memenangi La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.

Di level individu, pemain asal Argentina itu juga diganjar berbagai penghargaan. Messi bahkan memenangi Ballon d’Or sebanyak lima kali.

Namun ia kurang beruntung bersama timnas senior Argentina. Meski kerap disebut-sebut sebagai pemain terbaik sejagat, Messi belum pernah menjuarai Piala Dunia.

Piala Dunia 2014 menjadi momen terdekat Messi dengan gelar juara. Tapi, ia bersama La Albiceleste harus puas menjadi runner-up. Begitu pula dengan ajang Copa America, di mana Argentina kalah di final 2015 dan 2016.

Tekanan untuk memenangi Piala Dunia pun terus menghantui Messi. Pelatih timnas Argentina Jorge Sampaoli menggambarkan tekanan tersebut seperti pistol yang menempel di kepala pemain berusia 30 tahun itu.

“Ada pistol bernama Piala Dunia di kepalanya dan jika dia tidak memenanginya, dia ditembak dan terbunuh,” demikian kutipan tulisan Sampaoli dalam bukunya seperti dikutip Clarin dan dilansir Marca.

“Sebagai akibatnya, dia tidak bisa menikmati talentanya. Yang saya lihat adalah hal-hal negatif soal kariernya di sepakbola internasional merusak Messi.”

Sebagai bentuk suport, pujian dilontarkan Sampaoli untuk Messi. Ia juga merasa terhormat bisa melatih Messi.

“Saat ini, saya merasa saya melatih pemain terbaik dalam sejarah. Orang ini yang sudah bertahan sebagai yang terbaik di dunia selama 10 tahun,” Sampaoli menyatakan.

Kesempatan akan datang untuk Messi di Piala Dunia 2018. Mampukah Messi menuntaskannya?

Sumber : Spoort.Detik

Messi dan Ter Stegen Diragukan Tampil Lawan Sevilla

Olahraga SR, Lionel Messi dan Marc-Andre ter Stegen diragukan tampil saat Barcelona menghadapi Sevilla. Tapi, situasi ini tak membuat pelatih Barca, Ernesto Valverde, khawatir.

Barca akan bertandang ke markas Sevilla dalam lanjutan La Liga, Minggu (1/4/2018) dinihari WIB. Blaugrana membidik poin penuh agar bisa terus berlari kencang di puncak klasemen.

Akan tetapi, jelang laga tersebut Barca dihinggapi masalah kebugaran pemain. Messi dan Ter Stegen belum bisa dipastikan bermain.

Messi absen membela timnas Argentina pada dua pertandingan selama jeda internasional karena masalah hamstring. Dia cuma jadi penonton ketika negaranya mengalahkan Italia 2-0 dan dilibas Spanyol 1-6.

Sementara itu, Ter Stegen punya masalah pada lututnya saat bersama timnas Jerman. Sempat tampil saat Jerman bermain imbang 1-1 melawan Spanyol, kiper Barca itu tak diturunkan pada laga melawan Brasil.

“Kami tidak tahu banyak tentang kondisi fisik Messi dan Ter Stegen. Kamis ini mereka akan menjalani tes medis untuk menilai status mereka,” kata Valverde seperti dikutip dari Soccerway.

“Saya masih kalem terkait cedera Messi. Besok kami akan melihat bagaimana kondisinya. Messi menuntaskan pertandingan terakhir melawan Athletic Bilbao dengan baik. Memang benar bahwa dia memiliki sedikit masalah, tetapi itu tidak serius,” sambungnya.

“Saya masih tidak tahu apa yang akan kami lakukan, kami berpikir dan berharap itu tidak terlalu serius. Kami tidak akan khawatir, ketika para dokter melihatnya, kami akan memutuskan langkah-langkah untuk diikuti, tetapi kami pikir itu tidak serius,” ujar Valverde.

“Kami akan bermain di semua kompetisi bulan ini dan kami akan melihat bagaimana para pemain ketika mereka kembali dari tugas internasional. Tiga poin melawan Sevilla bisa sangat menentukan,” tegasnya.

Sumber : Sport.detik

Presiden Resmikan Tol Berpanorama Gunung Wilis dan Lawu

Naional SR-Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Jalan Tol Ngawi-Kertosono, Jawa Timur, sepanjang 87,02 kilometer pada Kamis (29/3/2018) siang ini.

Dari informasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang dilansir oleh kompas.com prosesi seremoni dilakukan mulai pukul 14.00 WIB.

Turut mendampingi Jokowi adalah menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini M Soemarno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, dan Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya Iwan Moedyarno. Ruas yang diresmikan yakni Seksi Ngawi-Wilangan sepanjang 49 kilometer.

Pekerjaan untuk seksi ini digarap PT Ngawi Kertosono Jaya yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk Sementara untuk Seksi Wilangan-Kertosono sepanjang 38 kilometer yang menjadi tanggung jawab pemerintah, masih dalam tahap konstruksi. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan.(Dokumentasi PT Ngawi Kertosono Jaya) Secara fisik, Jalan Tol Ngawi-Kertosono tak kalah indah dengan Jalan Tol Bawen-Salatiga di Jawa Tengah yang beken dengan pemandangan panoramiknya, sehingga dijuluki panoramic toll road. Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno mengatakan, Jalan Tol Ngawi-Kertosono “diapit” dua gunung, yaitu Gunung Lawu dan Gunung Wilis. Panorama kedua gunung itu akan terlihat jelas, terutama saat cuaca cerah.

“Kalau cerah sekali, kita dari arah Ngawi itu di sisi sebelah kanan ada Gunung Lawu, terus sampai Madiun di sisi kanan ada Gunung Wilis. Saya pernah lihat sendiri, kalau dari interchange Madiun lihat ke arah barat itu bisa Gunung Lawu, sebelah kiri lihat Gunung Wilis,” tutur Iwan kepada Kompas.com. Tak hanya itu, saujana terbentang luas hingga cakrawala sawah dan perkebunan hijau menghampar, bak permadani tebal yang membuat atmosfer segar. Ditingkahi langit biru, menambah indah panorama Tol Ngawi-Kertosono. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan.

(Dokumentasi PT Ngawi Kertosono Jaya) Tol yang dibangun dengan investasi Rp 3,83 triliun ini juga dilengkapi dengan hydroseeding pada sebagian ruas galian sepanjang 3,3 kilometer. Cara itu lebih dipilih daripada shotcrete, lantaran memberikan pemandangan hijau kepada pengendara. Shotcrete merupakan mortar yang disemprotkan dengan kekuatan tinggi pada suatu permukaan, sehingga akan menampilkan pemandangan beton.

Sementara hydroseeding merupakan metode revegetasi dengan mencampurkan benih tanaman, fiber dan nutrient yang diformulasi sedemikian rupa, untuk kemudian disemprot dengan media air ke lahan rusak untuk menumbuhkan kembali. “Kami menawarkan jalan lurus yang di sebelah kiri dan kananya ini sekarang itu di daerah galian bukan shortcrete tapi hydroseeding. Ini sekaligus untuk menanggulangi longsor,” kata Iwan. Jalan Tol Ngawi-Kertosono memiliki nilai strategis yang cukup penting karena mampu memangkas waktu tempuh perjalan masyarakat. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan. Tol Ngawi-Kertosono siap untuk dioperasikan.(Dokumentasi PT Ngawi Kertosono Jaya) Selama ini, masyarakat perlu menempuh waktu tempuh 2,5 jam bila ingin menuju Kertosono dari Ngawi. Hal itu tidak terlepas dari sempitnya jalur arteri yang ada, selain jalan yang berkelok-kelok sehingga membuat laju kendaraan tidak bisa bergerak cepat.

Demikian halnya adanya sembilan jalan persimpangan kereta api di sepanjang jalur tersebut. “Kalau ini kita masukkan sebagai jalan bebas hambatan, kalau jalan dengan kecepatan 90-100 kilometer per jam saja, itu waktu tempuhnya cukup 1 jam,” tuntas Iwan.

Kampanye di Sakti, Ali Sakti Jawab 3 Persoalan di Lombok Timur

Lombok Timur SR – Pasangan calon Gubernur Ali Bin Dachlan dan TGH Lalu Gede Sakti kembali melakukan kampanye dialogis di Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dalam kampanye tersebut, Ali Bin Dachlan menjawab pertanyaan masyarakat terhadap persoalan di Lombok Timur.

Di sini, Ali Bin Dachlan menyorot beberapa persoalan penting yang menjadi pertanyaan dalam diri masyarakat mulai dari persoalan guru, pertanian hingga terkait lahan tanah. Tentunya, ini membuka hati masyarakat terhadap keraguan selama kepemimpinan dirinya menjabat sebagai Bupati Lombok Timur.

Baginya, selama menjadi pemimpin maka yang dilakukan adalah demi kedaulatan rakyat, sehingga tidak ada seseorang yang meminta jabatan dengan cara memberlakukan hal yang gampang demi memuaskan kepentingan pribadi.

“Pemimpin yang dicalonkan oleh rakyat adalah pemimpin yang tidak pernah mengekang masyarakat, tidak ada tekanan terhadap masyarakat, otomatis tidak ada orang yang meminta jatah demi memuluskan sesuatu yang diinginkannya,” tegas Ali Bin Dachlan, Selasa (27/3/2018).

Persoalan pertama yang dijawab adalah masalah nasib guru honorer dan guru ngaji. Ali Bin Dachlan mengatakan telah memberikan perhatian yang serius terhadap persoalan ini, bahkan dirinya menyesalkan kebijakan pemerintah provinsi yang tidak mengangkat guru honorer daerah yang telah diangkat sebelumnya oleh bupati maupun walikota.

“Saya akan mengangkat mereka (guru honorer dan guru ngaji-red) dua kali lipat dari jumlah saat ini. Apa yang saya ucapkan bukan janji manis semata, karena saya tidak suka berbohong, pembohongan tidak disukai oleh Allah,” bebernya.

Keberadaan guru honorer sangat dibutuhkan oleh sekolah, oleh karenanya guru honorer sangat penting demi pertumbuhan anak di masa depan dari sisi pengetahuan. Bahkan, dirinya sudah mengangkat sekira 385 guru honorer di Lombok Timur.

“Bayangkan saja gaji guru honorer di Lombok Timur Rp750 ribu lebih besar ketimbang di Mataram yakni sebesar Rp350 ribu. Guru harus mendapatkan hak dan kewajiban yang layak bukan mengabaikannya karena guru memiliki peran yang penting di masyarakat,” paparnya.

Sementara buat guru ngaji maka pemerintah sudah menyiapkan bantuan melalui dana bantuan sosial. Hal ini sudah dibuktikan di Lombok Timur dengan menganggarkan dana setiap tahun buat guru ngaji, ini merupakan cara dalam memberikan perhatian kepada guru ngaji yang memiliki peran penting yang sama layaknya guru-guru di sekolah.

Meski demikian, semua guru harus dihormati oleh masyarakat. Jangan menganggap guru yang mendidik muridnya selalu melakukan tindakan kekerasan dan melaporkan kepada pihak berwajib sebagai tindakan kriminal.

“Bila seorang guru memarahi muridnya maka jangan sedikit-sedikit lapor ke polisi, jangan pula melaporkan ke pihak Komnas HAM. Lihat dulu di mana batasnya, jika sedikit-sedikit lapor maka masyarakat akan semakin bodoh. Semua guru yang mendidik dilakukan untuk memberikan kepintaran kepada siswanya, pendidikan karakter juga dibenahi oleh guru-guru,” lanjutnya.

Persoalan lain yang ditanyakan warga adalah perihal irigasi pertanian. Pria yang sapa diakrab Ali BD ini telah menyiapkan solusi, caranya dengan membangun DAM atau bendungan yang fungsinya akan memudahkan pertani dalam proses pengairan.

“Saya sudah melakukannya di Pandanduri, bahkan manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat khususnya untuk para petani,” lanjutnya.

Walaupun DAM sudah dibangun belum semua dirasakan manfaatnya oleh petani, termasuk di wilayah Sakra Timur. Untuk itu, suami HJ. Supinah ini mengaku di tahun ini banyak program pembangunan irigasi terlebih, persoalan ini kerap dikeluhkan masyarakat.

“Menjadi bupati memiliki keterbatasan dalam membangun secara menyeluruh, karena anggaran yang dimiliki terbatas.  Dengan menjadi Gubernur maka perluasan pembangunan DAM bisa dilakukan dengan baik. Tentu saya sangat prihatin, di mana DAM Pandanduri tidak mengalir secara merata. Bahkan, persoalan DAM bukan hanya dirasakan di Lombok Timur saja melainkan dirasakan oleh semua petani di Nusa Tenggara Barat,” lanjutnya.

Target membangun DAM ketika dirinya menjadi Gubernur, maka Lombok Tengah juga menjadi targetnya tepatnya di daerah Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur. Terlebih selama puluhan tahun di Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya memiliki tiga DAM saja.

“Di NTB cuma ada tiga DAM yakni di Batujai, Bendungan Pengga dan Bendungan Pandanduri. Tentu, DAM harus ditambah sehingga perairan irigasi bisa memudahkan petani apalagi mayoritas masyarakat NTB sebagian besar mata pencaharian sebagai petani yang mengandalkan hidup dari hasil pertanian,” urainya.

Terakhir persoalan lahan tanah. Untuk tanah di Rambang, dirinya sudah menelusuri lebih dalam sejak dirinya menjadi Bupati Lombok Timur 2003. Tanah di Rambang memang telah diambil alih oleh TNI AU. Ali BD juga sudah menyambangi Mabes TNI guna menanyakan  persoalan tersebut.

Di sini, dirinya menambahkan bahwa TNI adalah milik negara, bila tanah tidak dimanfaatkan oleh TNI maka akan didiskusikan dengan baik apalagi bila dirinya menjadi Gubernur otomatis mempermudah buat menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

“Saya sudah mendengar hal ini, dengan bekerja secara diam-diam guna menjawab hati masyarakat. Insya Allah akan ada jalan keluar. Bila sebatas menjadi Bupati maka kapasitas yang saya miliki tidak besar, berbeda ketika menjadi Gubernur maka janji saya akan menuntaskan persoalan tanah ini,” ulasnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur TGH Lalu Gede Sakti sangat mensupport atas apa yang diutarakan Ali BD. Diakuinya, Ali BD bukan sebatas menebar janji manis pasalnya apa yang diucapkan adalah memang benar dilakukan kala menjabat sebagai orang nomor satu di Lombok Timur.

“Pilih pemimpin yang memberikan bukti, bukan sebatas janji. Kalau cuma janji semua orang bisa melakukan. Lihat bekal, pengetahuan dan pengalaman yang dilakukannya dan ini cara memilih pemimpin yang benar,” tutupnya.(tim)

Pjs.Bupati Lotim Hadiri Raker Percepatan Pelaksanaan Berusaha

Jakarta SR- Dalam press realese Kabag Humas Pemkab Lotim yang diterima Suara Rinjani  bahwa Pjs.Bupati Lombok Timur H. Ahsanul Halik, S.Sos, MH, Rabu ( 28/03/2018) menghadiri rapat kerja Pemerintah dengan Bupati,Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Daerah. Raker ini diselenggarakan di Hall B3 Jakarta International Expo ( JIExpo ) Kemayoran Jakarta dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo serta dihadiri oleh Wakil Presiden RI HM.Yusuf Kalla bersama beberapa menteri terkait dan kepala BKPM.

Dalam arahannya di depan peserta raker, Jokowi menyampaikan pesatnya perkembangan zaman, dunia terus berubah jangan sampai terjebak rutinitas, masih monoton, tidak inovatif maka akan ketinggalan. “Daerah diharapkan mengaplikasikan  perkembangan zaman yang ada ke tingkat birokrasi, salah satunya perizinan. Proses perizinan berusaha masih rumit,” paparnya.

Disebutkannya alangkah kunonya jika saat ini mengurus perizinan masih dengan mengisi formulir surat berlembar-lembar. Ia tidak ingin jika ada formulir pengurusan izin yang harus berlembar-lembar. Jokowi pun berencana akan melakukan Sidak pelayanan perizinan saat berkunjung ke daerah.

“Kepada 241 Kabupaten /Kota yang belum membentuk Satgas Kemudahan Berusaha dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu agar segera dibentuk Satgasnya karena merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha,”tegsanya.

Dalam raker ini juga Pemerintah Daerah diharapkan dapat melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu dengan segala bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu sesuai ketentuan perundang-undangan . Presiden juga mengingatkan kepada para Kepala Daerah agar berprestasi kalau ingin dikenang oleh masyarakat,” ungkapnya.

Terkait pembentukan Satgas di Kab. Lotim, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kab.Lotim Ahmad Subhan,SH  yang ikut mendampingi Pjs.Bupati Lotim pada Raker ini menjelaskan bahwa Satgas ini terdiri atas Satgas Nasional, Satgas Provinsi dan di tiap Kabupaten/Kota juga dibentuk Satgas Kabupaten/Kota.  Pemkab.Lotim belum membentuk Satgas dimaksud.

” Sudah saya komunikasikan dengan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Asisten 2 Bidang Pembangunan dan Kesra Setda Lotim, satgas ini sedang dibuat dtaftnya dan segera diajukan ke Bupati untuk ditetapkan dengan Keputusan Bupati,” jelasnya.

Lanjut Subhan,  Satgas Kabupaten ini berfungsi sebagai pendukung dalam hal perizinan yang menjadi kewenangan daerah dengan tugas melakukan pengawalan, pemantauan dan penyelesaian hambatan atas perizinan berusaha yang menjadi kewenangan Bupati.

Ini sebagai salah salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan  melalui pelayanan terpadu satu pintu dan akan mendorong investasi di daerah,”pungkasnya. (fen)

Polres Loteng Tangkap Terduga Pelaku Illegal Logging

Lombok Tengah SR : Aparat kepolisian yang tergabung dalam anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Lombok Tengah (Loteng), Selasa (20/03) lalu, berhasil menangkap terduga pelaku illegal loging atau pembalakan liar terhadap sejumlah kayu yang berada di hutan Kabupaten Loteng, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Prov. NTB).

Terduga pelaku yang berhasil ditangkap aparat ketika itu tengah mengangkut sejumlah kayu yang diduga hasil pembalakan liar tersebut melaju di jalan raya Mantang – Sweta dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis carry pick up. Sayangnya aparat ketika melakukan penangkapan waktu itu, salah satu dari terduga pelaku berhasil melarikan diri.

Kapolres Loteng, AKBP. Kholillur Rochman S.iK, SH, MH melalui Kasatreskrim Polres Loteng, AKP. Rafles P. Girsang, di ruang kerjanya, Kamis (22/3) menegaskan bahwa dimana salah satu dari terduga pelaku yang berhasil ditangkap diketahui berinisial HM (21), warga Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara.

“Sementara satu lagi terduga pelaku inisial MZ (32) yang berhasil melarikan diri saat kita lakukan penangkapan, tapi identitasnya pun sudah kita kantongi,” jelasnya.

Ketika itu, selain menangkap salah satu terduga pelaku, barang bukti (bb) sebanyak 40 kayu jenis Mahoni yang telah berubah menjadi lembaran papan dan juga satu unit mobil carry pick up pun berhasil diamankan aparat. Penangkapan pun berhasil dilakukan tidak lepas atas kerjasama dan informasi didapatkan aparat dari sejumlah masyarakat.

Aparat yang mendapatkan informasi saat itu langsung bergerak cepat guna melakukan pengecekan ke lokasi. “Berdasarkan informasi yang kita dapatkan, segera kita melakukan pengecekan di lokasi. Dan ternyata benar, sekitar pukul 05. 20 Wita pagi kita dilokasi melihat satu unit mobil carry pick up yang bermuatan kayu melintas di jalan raya Desa Benang Setokel,” terangnya.

Selanjutnya pengejaran terhadap terduga pelaku pun dilakukan aparat dikarenakan terduga pelaku saat itu tidak mau menghentikan laju kendaraannya. Malah yang ada sebaliknya semakin tancap gas hingga pada akhirnya kendaraan yang dikemudikan terduga pelaku terguling.

Terkahir ditambahkan, modus yang digunakan terduga pelaku yakni membawa hasil hutan menggunakan carry pick up, setelah kayu disusun rapi lalu ditutup menggunakan terpal. Guna mengelabui aparat selanjutnya diatas terpal dimuat pisang. “Atas perbuatannya terduga pelaku akan dikenakan Pasal 83 ayat (1) huruf a.  Pidana paling lama 5 tahun penjara,”. (ang).