Presiden Jokowi Percayakan Emas Asian Games 2018 di Pundak Kevin/Marcus

Jakarta – Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mendapatkan tugas khusus dari Presiden Jokowi. Mereka diminta untuk meraih medali emas Asian Games 2018.

Kevin/Marcus memang tengah on fire. Tak butuh waktu lama untuk padu, mereka sekaligus membuktikan dengan konsistensi di ajang internasional. Terbaru, pasangan dari PB Djarum Kudus dan PB Tangkas Jakarta itu menjadi juara All England 2018.

Rentetan hasil bagus itu pun menjadi modal bagus Kevin/Marcus ke Asian Games di Jakarta dan palembang mulai 18 Agustus sampai 2 September itu. Mereka dipercaya untuk meraih emas.

“Pak Presiden terus menyemangati agar emas-emas ini terus dipertahankan untuk memberikan yang terbaik di ajang Asian Games 2018. Dan tadi Bapak Presiden sempat bertanya hal-hal yang dilakukan baik pelatnas maupun di klub asal masing-masing,” kata Menpora Imam Nahrawi usai bertamu di Istana Merdeka, Senin (2/4/2018).

“Mas Kevin berasal dari Djarum, kemudian Marcus dari Tangkas. Ditanyakan bagaimana proses pelatihannya dan kemudian bagaimana sampai masuk di Pelatnas,” Imam menjelaskan.

“Bahkan, tadi juga sempat ditanyakan beberapa negara-negara pesaing di kawasan terutama di Asia yang nanti akan menjadi partner mereka berdua di ajang Asian Games 2018. Itu beberapa hal dan tadi sempat dijawab oleh masing-masing-masing. Saya bersyukur tadi Pak Presiden juga menerima undangan pernikahan dari Kevin, eh Marcus. Tadi sudah disampaikan Bapak Presiden,” politisi PKB itu menambahkan.

Kevin menyadari tugas tersebut. Dia menjadikannya sebagai suntikan semangat untuk dia dan Marcus saat tampil di Asian Games nanti.

“Selamat siang, ya tadi Pak Presiden nitip gelar Asian Games sama kita dan ini adalah motivasi buat kita untuk memberikan yang terbaik buat Asian Games,” ujar Kevin.

“Harus optimistis ya. Semua enggak mau terlalu berlebihan juga. tapi kami janji akan berikan yang terbaik waktu Asian Games. Targetnya pasti kita ingin emas,” Kevin menambahkan.

“Saingan terberat, buat bulutangkis sekarang cukup merata. Mungkin ada China, Jepang, Korea, Thailand, semua cukup merata kalau untuk bersaing. Yang penting kami siap saja,” Kevin menjelaskan.

Sumber : SportDetik/Raket

Samai level Maradona, Messi Harus Menangi Piala Dunia

Olahraga SR – Apes betul jadi Lionel Messi. Sudah dapat banyak gelar pun tetap tidak bisa lari dari beban dan tuntutan.

Kalau mau jujur, apa, sih, yang kurang dari Messi? Skill mumpuni, gelar juara pun segudang. Kalau orang-orang butuh bukti sehebat apa dirinya, Messi tinggal kasih unjuk deretan gelar itu plus video-video gol dan skill-nya yang bertebaran di YouTube.

Namun, ceritanya tentu berbeda kalau bicara dari sisi rakyat Argentina. Ya, dari sederet epos akan kehebatan Messi, tidak ada satu pun yang tercurah untuk Argentina. Deret kehebatan Messi itu hanya untuk dirinya sendiri dan klubnya, FC Barcelona.

Bersama Argentina, Messi masih nihil gelar. Empat tahun silam, ia hanya bisa terdiam melihat para pemain Jerman mengangkat trofi Piala Dunia. Trofi itu dekat keberadaannya, tetapi ia tidak bisa menyentuh apalagi mengangkatnya.

Bagi Argentina, Messi masih punya utang yang teramat besar. Utang tersebut baru lunas jika Messi bisa mempersembahkan gelar juara bagi negaranya.

Jadi, ketika Piala Dunia sudah di depan mata, pembicaraan mengenai Messi dan gelar internasional itu muncul kembali. Dengan usia yang sudah hampir 31 tahun —Messi berulang tahun di bulan Juni—, boleh jadi ini kesempatan terakhirnya mengantarkan Argentina menjadi juara dunia.

Lalu, muncul perbandingan dengan pemain hebat Argentina lainnya: Diego Maradona. Sama seperti Messi, Maradona juga melegenda. Bedanya, kendati gelar juaranya bersama klub tak semewah Messi, ia mampu membawa ‘Tim Tango’ menjadi juara pada Piala Dunia 1986.

Tuah Maradona di Piala Dunia itu tertuang dalam dua wajah: kepahlawanan dan kontroversi. Gol Tangan Tuhan-nya adalah dosa, tapi golnya ke gawang Inggris —di mana dirinya melewati sejumlah pemain— adalah ekstase.

Ya, jika Messi cenderung datar-datar saja sebagai manusia, Maradona adalah enigma. Selain itu, masih ada gelar Piala Dunia. Hal-hal inilah yang membedakan keduanya.

“Messi selalu dibanding-bandingkan dengan Maradona. Namun, untuk bisa selevel dengan Maradona, dia harus memenangi Piala Dunia,” ujar eks pelatih Timnas Argentina, Carlos Bilardo, seperti dilansir Marca.

“(Meski begitu) mereka punya kans bagus. Messi harus diberi kebebasan. Jangan beri dia beban untuk ikut bertahan,” lanjut Bilardo.

Di Rusia 2018, Argentina ditempatkan di Grup D. Bersama mereka, tergabung Islandia, Kroasia, dan Nigeria. Tidak ada negara jagoan Eropa di sini. Namun, melihat Islandia bisa tampil mengejutkan di Euro 2016 dan Nigeria impresif selama kualifikasi zona Afrika, bisakah Argentina melewati jegalan mereka?

Sumber : KumparanNEWS/BOLA

Peranan Komunikasi dan Informatika pada Pilkada

Peranan Komunikasi dan Informatika pada Pilkada

Oleh: Lalu Pangkat Ali, S.IP

Pejabat Fungsional Pranata Humas Pemkab.Lombok Barat, tinggal di Kopang-Lombok Tengah

Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2004 untuk memilih Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Dan juga pada tahun 2005, dilaksanakan untuk memilih Kepala Daerah. Dipandang berhasil dan sukses dalam penyelenggaraan Pemilu, karena dapat terlaksana dengan aman, jujur dan adil. Dan diakui oleh dunia internasional, karena pelaksanaannya diamati secara langsung oleh organisasi dan perwakilan negara asing. Peristiwa politik ini, mempunyai makna yang penting dalam proses pelembagaan politik, yang diperlukan bagi suatu negara yang mencoba melewati masa transisi menuju suatu tingkat perkembangan yang disebut konsulidasi demokrasi.

Berbagai permasalahan atau persoalan yang timbul dalam pelaksanaan Pemilu 2004 dan Pilkada 2005, dapat diselesaikan melalui prosedur dan mekanisme hukum yang demokratis. Keberhasilan ini, merupakan peran serta dari seluruh komponen bangsa, termasuk dukungan bidang komunikasi dan informatika. Melalui Pilkada secara langsung oleh rakyat tersebut, diharapkan dapat mendorong tumbunya kepemimpinan eksekutif di darah yang kuat, yang berkarakter pada masyarakatnya.

Pemilihan seorang Kepala Daerah, tidak lagi tergantung pada seberapa luas kepercayaan yang mendukungnya, akan tetapi lebih pada seberapa luas kepercayaan masyarakat atas pencalonannya, dan sekaligus karakter kepemimpinannya. Lebih mendasar lagi, Pilkada secara langsung oleh rakyat ini, akan lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat secara optimal, dan memberi ruang bagi masyarakat di daerah untuk menentukan pimpinannya secara langsung. Hal tersebut juga lebih mencerminkan bahwa, sesunguhnya kedaulatan ada di tangan rakyat dan sekaligus mendidik rakyat untuk memakai hak-hak demokrasinya.

Tip O’Neill (1994), seorang pakar politik pernah mengatakan “all politics local”, yang intinya menekankan bahwa, demokrasi akan berkembang dengan subur dan akan terbangun secara kuat ditingkat nasional, apabila dalam tingkatan yang lebih rendah (lokal) nilai-nilai demokrasi telah berakar dengan kuat. Dengan demikian, pembangunan demokrasi ditingkat lokal yang antara lain diwujudkan dengan pemilihan Kepala Daerah secara langsung oleh akyat, merupakan event yang penting dalam konteks konsulidasi dan penguatan demokrasi di Indonesia yang sedang kita lakukan, karena penyelenggaraan pemilihan langsung Kepala Daerah oleh rakyat, merupalan pilar yang akan memperkokoh bangunan demokasi secara nasional.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Angota DPR, DPD dan DPRD, secara eksplisit menegaskan keterlibatan pers/media dalam proses Pemilu antara lain, pada Pasal 73 Undang-undang tersebut menyatakan, Media elektronik dan Media cetak memberikan kesempatan yang sama kepada peserta Pemilu untuk menyampaikan tema dan materi kamanye Pemilu. Berikutnya, Media elektronik dan Media cetak wajib memberikan kesempatan yang sama kepada peserta Pemilu untuk memasang iklan Pemilu dalam rangka kampanye.

Demikian pula halnya dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah, mencantumkan keterlibatan pers dan media massa dalam proses Pilkada. Dalam pasal 61 ayat (3) penjelasan, yang pada intinya pengumuman calon peserta Pilkada, dilakukan secara terbuka dan wajib dihadiri salah satunya oleh pihak pers.

Dalam pasal 76 ayat (1) huru c dan d, yang pada intinya, kampanye dapat dilaksanakan melalui Penyebaran melalui media cetak dan elektronik. Penyiaran melalui radio dan/atau teevisi. Pada Pasal 77 ayat (1) dan ayat (2), yang pada intinya, Media cetak, media elektronik memberikan kesempatan yang sama kepada pasangan calon untuk menyampaikan tema dan materi kampanye. Media elektronik dan Media cetak memberikan kesempatan yang sama kepada pasangan calon untuk memasang iklan pemilihan Kepada Daerah dan wakil Kepala Daerah dalam rangka kampanye.

Dalam Pasal 106 Ayat (4) dan ayat (5) serta ayat (6) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentin Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah, yang pada intinya menyatakan bahwa, anggota panitia pengawas pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur serta Bupati/Wakil bupati dan Walikota/Wakil Walikota seta Panitia Pengawas Kecamatan, salah satunya terdiri dari unsur pers.

Mengacu pada berbagai peraturan perundang-undangan tersebut, maka begitu penting dan strategis sukses penyelenggaraan Pilkada memerlukan dukungan peran komunikasi dan informatika. Tidak dapat dibayangkan, pelaksanaan Pilkada dan bahkan Pemilu yang berskala nasional tanpa melibatkan peran serta komunikasi dan informatika. Penghitungan perolehan suara calon Kepala Daerah maupun pimpinan nasional, dapat diketahui dengan cepat dan akurat, dikarenakan dukungan komunikasi dan informatika. Tidak bisa dibayangkan manakala proses penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada, dilakukan secara konvensional, tidak didukung peran komunikasi dan informatika, maka sudah dapat dipastikan, sejak persiapan sampai dengan pelaksanaan serta hasilnya, baru diketahui dalam hitungan bulanan dan jauh hari dipublikasi.

Ujian Nasional SMK, Hanya 2 Persen Peserta Yang Masih Gunakan Kertas dan Pensil

PENDIDIKAN SR – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hari pertama di dua sekolah yakni SMK Negeri 29 Jakarta dan SMK Negeri 6 Jakarta, Senin (2/4) pagi. Kedua SMK tersebut menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang terdiri dari dua sesi.

“Kami menargetkan untuk meningkatkan kualitas UN. Secara bertahap kita masukkan soal-soal yang membutuhkan penalaran tinggi atau high order thinking skills,” kata Mendikbud saat meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 6 Jakarta.

Mendikbud menargetkan agar pelaksanaan UN semakin bisa dipertanggungjawabkan tingkat kejujuran dan standarnya. “Kalau seandainya terjadi temuan selama pelaksanaan UN akan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Hari ini, sebanyak 1.485.302 siswa SMK mengikuti UN yang diselenggarakan mulai 2-5 April 2018. Dalam ujian berbasis komputer ini, menurut Mendikbud, hanya sekitar 2 persen atau 26.240 siswa peserta UN di seluruh Indonesia yang menggunakan metode berbasis kertas dan pensil (UNKP). Sisanya sebanyak 1.395.666 siswa (98 persen) sudah menggunakan metode computer based test  (CBT).

Tahun ini jumlah peserta UNBK meningkat signifikan sebanyak 6.293.552 peserta, dari 3.782.453 peserta di tahun sebelumnya (meningkat 166 persen).

Tidak hanya di Jakarta, pelaksanaan UNBK di sejumlah daerah juga dilaporkan berjalan lancar. Mendikbud menyebut pihaknya belum mendengar adanya kendala yang terkait pelaksanaan UNBK maupun UNKP.

Seperti tahun sebelumnya, Kemendikbud bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan juga Telkom dalam penyelenggaraan UNBK.

Provinsi D.K.I. Jakarta termasuk salah satu dari 17 provinsi yang 100 persen siswanya melaksanakan UNBK. Pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 29 Jakarta diikuti 247 peserta didik, sementara di SMK Negeri 6 Jakarta diikuti 260 peserta didik. “Sesuai  aturan, yang tidak berkepentingan dilarang memasuki tempat ujian. Bahkan menterinya tidak bisa masuk ke dalam,” kata Mendikbud.

Sumbaer : SetKab

Dapat Motivasi Dari Presiden Jokowi, Kevin/Marcus: Target Kita di Asian Games 2018 Emas

NASIONAL SR – Pasangan bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, mengaku senang diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/4) sore. Pertemuan ini menurut mereka menambah motivasi kita untuk bisa memberikan yang terbaik untuk Asian Games.

“Harus optimistis ya tapi tidak mau berlebihan juga. Tapi kita jadi pasti kasihin yang terbaik. Targetnya kita pasti emas,” kata Kevin menjawab pertanyaan wartawan mengenai target mereka di Asian Games 2018 di Jakarta, Agustus mendatang.

Menurut pasangan yang baru saja mempertahankan gelar juara All England itu, saingan terberat yang akan mereka hadapi dalam Asian Games mendatang cukup merata.

“Mungkin ada China, Jepang, Korea, Thailand. Semua cukup merata. Yang penting kita harus siap,” kata Kevin.

Sementara terkait persiapan kejuaraan beregu Thomas Cup, Kevin Sanjaya mengaku sudah mulai dari minggu ini, masih ada waktu kira-kira 2 bulan untuk persiapan sebaik mungkin.

Sumber : SetKab

Prancis Peringatkan Israel Hentikan Serangan di Gaza

Internasional SR – Pemerintah Prancis mendesak Israel untuk menghentikan serangan terhadap warga Palestina sebagai respons dari aksi demonstrasi di Jalur Gaza. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Prancis mengingatkan otoritas Israel untuk bertugas sebagai pelindung warga dan bukan sebaliknya.

“Kami memingatkan Israel untuk menahan seragan mereka. Prancis juga menyoroti hak asasi warga Palestina untuk menggelar demonstrasi damai,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Prancis dalam pernyataan tertulis, Senin (2/4).

Serangan yang dilakukan sebagai respons dari demonstrasi tersebut juga melukai puluhan warga lainnya.

Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan sejumlah pemimpin negara lainnya mendesak untuk segera dilakukan penyelidikan independen terkait pertumpahan darah yang terjadi di Gaza. Meski demikian, Kementerian Pertahanan Israel tidak mau menuruti permintaan penyelidikan atas tewasnya 15 warga Palestina tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menolak kritikan atas tindakan militer Israel. Dia mengatakan, tentara Israel yang berjaga sepanjang jalur Gaza justru layak mendapat medali penghargaan. Dia berdalih, pasukan telah melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi area perbatasan.

“Saya tidak mengerti paduan suara orang-orang munafik yang menginginkan komisi penyelidikan. Tidak akan ada permintaan terkait penyelidikan,” kata Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga melontarkan hal serupa. Dia menilai tepat tindakan yang dilakukan militer Israel untuk melindungi kedaulatan negara. Netanyahu juga memberikan rasa hormatnya kepada tentara-tentara penjaga perbatasan Israel.

Netanyahu juga menyoroti perihal warga Palestina yang tewas akibat serangan pasukan keamanan Israel. Menurut dia, serangan terhadap warga-warga merupakan respons guna melindungi kedaulatan negara. Dia mengatakan, Israel akan bertindak tegas untuk melindungi kedaulatan dan keamanan warganya.

Sumber : RepublikaNEWS

Kelompok Terakhir Pemberontak di Ghouta Sepakat Berdamai dengan Pasukan Suriah

iNTERNASIONAL sr – Kelompok yang menguasai kubu terakhir pemberontak di dekat Damaskus tampaknya hari Minggu (1/4) sepakat untuk berdamai dengan pemerintah atau meninggalkan wilayah Ghouta.

Jaish al Islam, yang sebagian besar anggotanya telah ditarik dari kawasan, selama berbulan-bulan mempertahankan kota Douma dari serangan pasukan pemerintah.

Jika laporan media resmi pemerintah itu dikukuhkan, penyerahkan diri atau pengunduran diri pemberontak dari kawasan di Suriah barat laut itu akan menandai berakhirnya konflik besar di wilayah kantong tersebut.

Televisi dan surat kabar pemerintah mengatakan semua informasi menunjukkan bahwa, menurut kesepakatan itu, Jaish al-Islam akan menyerahkan senjata berat dan ukuran sedang dan mengakui pulihnya kekuasaan pemerintah atas Douma.

Unit media Hezbollah mengatakan hari Minggu kesepakatan itu dicapai setelah perundingan beberapa hari untuk menghindari pertumpahan darah di Douma. Unit milisi Syiah Lebanon yang bertempur melawan pasukan Suriah mengatakan ketentuan kesepakatan itu antara lain menetapkan pembentukan dewan lokal yang disetujui pemerintah Suriah untuk menjalankan urusan kota setelah pemberontak menyingkir.

Menurut kesepakatan itu, sebuah komite yang dipimpin Rusia dengan anggota dari Turki, Iran, dan Suriah, tiga penjamin perundingan perdamaian Astana yang menetapkan zona-zona deeskalasi di berbagai pelosok Suriah, akan bertanggung jawab dalam serah terima tawanan perang yang disekap pemberontak.

Pemerintah Suriah kehilangan kontrol atas Douma, pusat perkotaan di timur Damaskus yang dikuasai pemberontak, pada awal perang saudara yang sekarang memasuki tahun kedelapan.

Jika dikukuhkan, kesepakatan dengan Jaish al-Islam ini mirip dengan yang sudah dicapai dengan beberapa kelompok pemberontak lain setelah pengeboman besar-besaran oleh angkatan udara Rusia dan Suriah yang menewaskan ratusan warga sipil.

Minggu malam, para perunding mencapai kesepakatan untuk mengevakuasi warga sipil dan militan Jaish al-Islam yang cedera ke Idlib di Suriah barat laut.

Sekelompok pemberontak yang terlantar dari sebuah kelompok lain, Failaq al Rahman, yang telah menyingkir ke Douma dari serangan tentara Suriah pada awal operasi militer terakhir ini, telah meninggalkan Douma hari Minggu, menurut media pemerintah.

Hari Sabtu, Failaq al Rahman merampungkan evakuasi ribuan anggotanya yang berlangsung selama sepekan dari kawasan-kawasan lain yang dikuasainya di wilayah kantong itu.

Sumber : VOA NEWS

Rusia Minta OPCW Jawab Kasus Mata-Mata

Internasional SR-Kementerian Luar Negeri Rusia, Minggu (1/4), meminta informasi dari badan internasional yang memonitor senjata kimia tentang penyelidikan terhadap insiden meracuni seorang mantan mata-mata Rusia dan putrinya di Inggris.

Daftar pertanyaan yang disampaikan kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), termasuk bantuan seperti apa yang diminta Inggris dari OPCW dan prosedur pengambilan sampel mana yang digunakan untuk mengumpulkan zat yang membuat Sergei Skripal dan putrinya – Yulia – jatuh sakit.

Perwakilan OPCW merupakan bagian dari kelompok pakar yang diminta Inggris menganalisa zat kimia yang digunakan dalam insiden itu. Inggris mengklaim zat kimia itu adalah agen saraf Novichok yang diproduksi pada era Uni Sovyet dan telah mengatakan bahwa Rusia tampaknya bertanggungjawab terhadap insiden itu. Rusia berkeras menyangkal tuduhan itu.

Permintaan Kementerian Luar Negeri Rusia itu datang pada hari yang sama kembalinya para diplomat Rusia dan keluarga mereka ke Moskow dengan menggunakan dua pesawat terbang, setelah diusir dari Amerika, bagian dari dampak negatif internasional akibat serangan terhadap Skripal dan putrinya pada 4 Maret lalu.

Menyusul gelombang pengusiran yang dilakukan oleh Inggris dan sejumlah sekutu lain, Amerika juga mengusir 60 diplomat Rusia.

Kantor berita Rusia mengatakan para diplomat yang diusir dari Amerika itu kembali ke tanah air dengan menggunakan dua pesawat terbang, yang mendarat di bandara Vnukovo, Moskow, Minggu (1/4).

Sumber : VOA NEWS

Rohmi Sibuk Kampanye, Dr. Zul Persiapkan Diri Nyaleg.?

Netizen Sebut Zul-Rohmi Menyerah Sebelum Bertanding

MATARAM SR – Di tengah hiruk pikuk kampanye yang dilakukan masing-masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, tiba-tiba public dihentakan dengan pencalonan salah seorang calon Gubernur NTB yaitu Dr. Zulkiflimansyah, MSi, menjadi bakal calon legislative (DPR RI) 2019 Dapil NTB II (Pulau Sumbawa). Pencalonan Dr Zul ini tersebar luas di media sosial dengan terpampangnya nama calon gubernur NTB ini pada nomor urut 1 daftar bakal calon legislatif 2019 dari PKS.

Sontak warga net langsung bereaksi dan menunding bahwa Dr Zul tidak serius mencalonkan diri sebagai gubernur NTB dan hanya memanfaat  untuk memperkenalkan dirinya kepada publik NTB agar melanggeng menuju Senayan melalui Dapil NTB. Bahkan banyak netizen komentar menyatakan bahwa paket Zul-Rohmi, tumbang dan kalah sebelum bertarung pada pilkada NTB 2018 ini.

Akun Facebook milik Doren Doank misalnya dia berkomentar ‘No 3 , licik. Alias rakus kekuasaan. Baru nyalon aja udah bohong, apa lagi mnang, pokokn jak, ndk pilek dngan lkak wah, as apa lagi zul baru mau coba2, mari kita pilih calgub wakgub, ntb, yg bisa mensejahtrain rakyat nya. Akun Adisan Kalate menyetil ‘Mau klarifikasi bgmn olh tim/pendukungnya. Yang nyalon aja udh merasa diri kalah, makax daftarin diri sbg caleg…

Sementara akun Erni Riadini berujar ‘Aaahh zul memang suka mendua hati nya ..apa lagi politik manusia aja dia dua.kan ..plin plan’.

Akun Face bok milik Addy Hamdi berkomentar ‘blm ada aturan yg melarang, ketika calon yg sdh terdaftar sebagai calon eksekutif didaftarkan lagi sebagai calon legeslatif. namun seharusnya yg hrs dikedepankan adalah fatsun politik dari masing2 individu politisi. disinilah sebagai tolak ukur keseriusan calon.

hal seperti ini bs di cegah apabila pemilihan dilakukan “serentak” antara pilpres, pilgub, pilbup/walikota, pileg’.

Menanggapi hal tersebut, Dr Zul melalui akun Facebok nya tertanggal 26 Maret pukul 15.56 memberikan klarifikasi dengan menulis “ada nama saya dalam Caleg PKS karena memang kebijakan DPP semua anggota fraksi di DPR dimasukan sebagai bacaleg PKS..Kompetitor menggoreng seakan-akan saya tidak serius maju di pilgub NTB..Saya maju di Pilgub NTB 2018 insyaAllah untuk menang dan nggak bekerja setengah2…

Sementara itu kedua partai pengusung Zul-Rohmi, Demokrat dan PKS membantah tidak seriusnya paket yang diusungnya. Ketua DPW PKS NTB, H Abdul Hadi di sejumlah media membantah apabila partai pengusung sudah loyo memperjuangkan kemenangan Zul – Rohmi. Semua mesin partai telah diintruksikan untuk memenangkan Paslon nomor 3. Hadi juga dalam kesempatan tersebut membantah jika nama Dr Zulkieflimansyah masuk menjadi bakal calon legislatif dari PKS NTB untuk DPR-RI. “Tidak benar, Caleg PKS dapil NTB 1, pak Agus Ismail MSc dan Jainul Gibran serta satu tokoh perempuan Dompu,” tegasnya.

Dikatakan, sikap PKS tetap komitmen mendukung Zul- Rohmi. PKS juga telah melakukan konsolidasi pemenangan Pilkada 2018. “Jadi kita tetap kok bekerja. Gak ada juga komunikasi politik dengan paslon lain,” tutupnya. (sr)

Dibuang, Loyalis Awenk  akan Gembosi Suara HARUM dan Ahyar-Mori

Lombok Timur SR – Loyalis Sawaludin yang juga perintis berdirinya Partai Gerindra Lombok Timur Hasan Qodri  mengatakan bahwa pergantian Sawaluddin sebagai Ketua DPC Partai Gerindra adalah tindakan zalim yang dilakukan oleh oknum DPD dan Badan Pengawas dan disiplinPartai Gerindra.‎

Bahkan Hasan Qadri langsung menuding bahwa ini adalah ulah Ketua DPD Partai Gerindra NTB yang baru H Ridwan Hidayat yang notabenenya adalah kakak kandung calon gubernur TG Ahyar Abduh bersama salah seorang petinggi Badan Pengawas partai.

Menurutnya hal Zolim ini dilakukan diduga kuat bermula dari proses permohonan rekom partai dalam pilkada kabupaten Lombok Timur yang mana kader partai bersama seluruh PAC Gerindra se Lombok Timur menginginkan supaya rekom partai di berikan kepada pasangan SUKMA yang merupakan kader sendiri ( Red-ketua dewan penasehat DPC Gerindra Lotim, H sukiman Azmy).

Selain Sebagai Kader Partai H. Sukiman juga memiliki elektabilitas paling tinggi diantara semua kontestan yang ada di pilkada Lotim, akan tetapi ternyata rekom partai jatuh ke tangan paket pasangan HARUM ( Haerul Warisin-Mahsun Ridwainy) yang konon  lebih mampu menyelesaikan kewajiban pribadi kepada oknum DPP Gerindra tersebut.

Hasan Qadri yang akrab dipanggil Acek dikalanagan kader itu menambahkan, DPC Gerindra Lombok Timur saat itu hanya mengusulkan  permohonan rekom untuk pasangan SUKMA ke DPP Gerindra dikarenakan hanya pasangan tersebut yang melakukan proses pendaftaran di Kantor DPC Gerindra Lombok Timur.

“Dan usulan tersebut saya langsung yang mengantarkan ke DPP Gerindra bersama ketua dan Sekretaris DPC saat itu, namun anehnya kok pasangan HARUM yang tidak pernah mendaftar dan berproses di DPC  mendapatkan rekom partai bahkan SK DPC juga . Istilahnya beli paket pahe atau beli satu dapat dua ( rekom dan SK kepengurusan DPC )”, ungkapnya kepada wartawan di Selong, Kamis, (29/3).

‎” Ini tindakan yang sangat memalukan dan kita patut curiga ada proses traksaksional sehingga Haerul Warisin mendapatkan rekom dan diangkat menjadi ketua DPC. Kami harus lawan ,“ tegasnya menambahkan.‎

‎Acek bersama seluruh kader Gerindra akan melakukan perlawanan terhadap kebijakan zalim ketua DPD dan kepemimpinan Haerul Warisin “ Kita akan gembosi suara pasangan HARUM dan Ahyar-Mori di Lotim “ ancamnya.

Sebelumnya Ketua Harian DPP Partai Gerindra Laksamana H Moekhlas Sidik ‎telah memperingatkan agar DPD Partai Gerindra NTB untuk tidak melakukan pergantian kepengurusan di semua tingkatan.

Sementara itu mantan ketua DPC Gerindra Lombok Timur, Sawaluddin Saat dikonfirmasi media ini membenarkan pergantian dirinya sebagai ketua DPC Gerindra Lotim. Ia mengatakan saat itu dirinya diundang untuk acara konsolidasi pada hari itu oleh DPD yang di ikuti oleh seluruh pimpinan DPC dan fraksi di DPRD.

“Di ahir acara ada penyerahan SK pergantian saya kepada H Haerul Warisin, saya sangat kaget dan tidak menyangka semua itu terjadi , harusnya ada mekanisme yang di berlakukan jika terjadi pergantian sesuai dengan amanat  AD/ART partai, salah saya apa dan kenapa ini semua terjadi”, tanya Sawaluddin heran.

“Kami yang kerja berdarah darah membasarkan partai, menjadikan 0 kursi dewan DPRD Lombok Timur  sebelomnya menjadi 5 kursi dan meloloskan partai dalam proses verifikasi administrasi dan faktual beberapa bulan lalu , kok orang datang tiba tiba mau ambil alih partai dengan seenak perutnya”, ungkap Sawaluddin yang akrab dipanggil Aweng oleh kalangan aktivis ini dengan penuh kecewa.‎

Pergantian ini penuh dengan misteri dan tanda tanya , ada kepentingan apa di balik semua ini, tiba tiba dan sangat mendadak, pungkas Aweng.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Lotim, H Haerul Warisin menegaskan adanya isu kader Gerindra yang tidak loyal atas kepemimpinnya dan akan menggembosi suara paket HARUm dan Ahyar Mori di Lombok Timu.

“Siapa yang akan digembosi. Saya.? Saya tiup mereka terus saya buang,” seloroh H Iron panggilan akrabnya, dengan nada guyon, Jumat (30/3).

Ditanya apakah akan ada ‘bersih-bersih’ internal partai di Gerindra Lotim? pria yang juga pengusaha pupuk di Lotim ini mengaku bisa saja itu dilakukan jika, tidak loyal kepada kepemimpinan dirinya.

“Bisa saja, namun itu kan tetap ada aturannya, ada prosedurnya,” pungkasnya. (sr)