SUARA SUMBAWA 

Ketua Komisi III Minta Bupati Hidupkan Program “Tastura Berbenah”

 

Lombok Tengah SR- Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah (Loteng) HM. Suhaili FT, telah melahirkan program “Tastura Berbenah”, (Bersih Bebas Sampah dan Limbah). Program tersebut seiring lahirnya program “Zero Waste” oleh Pemprov NTB.

Namun kini program “Tastura Bernah”, seolah olah tidak berjalan maksimal. Pasalnya di beberapa titik strategis di Loteng, sudah dijadikan tempat persinggahan kutu busuk di sebabkan tumpukan sampah yang menggunung.

Terhadap hal itu, ketua komisi III DPRD Loteng Andi Mardan meminta, agar program “Tastura Berbenah” dilaksanakan sesuai rencana awal.

“Saya selaku orang Loteng, malu membaca banyaknya cuitan di medsos yang menyebutkan kalau Loteng sudah tidak nyaman lagi dengan banyaknya sampah, khususnya di jantung Kabupaten,” katanya melalui pres rilis. Kamis (16/04).

Selain malu, pihaknya juga sangat khawatir banyaknya sampah yang bertumpuk tumpuk di sejumlah titik strategis di Loteng, ini mengakibatkan banyaknya penyakit yang datang, lebihnya lagi saat ini Loteng sedang di sibukkan dengan program Pembasmian virus Corona Covid-19.

“Program Bupati mengenai Pembasmian virus Corona Covid-19, sudah bagus. Tapi mohon jangan lupakan yang lain, sampah itu penting sebab sampah sarangnya penyakit,” pintanya.

Dikatakan, berkenaan dengan himbuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam menghadapi pandemi covid-19, penting untuk di perhatikan penunjangnya yakni kebersihan lingkungan.

Lebihnya lagi Pemerintah Provinsi melalui “Zero Waste” kemudian kita di Kabupaten Loteng melalui “Tastura Berbenah”, ini harus menjadi perhatian kita bersama dan harus menjadi keseriusan khususnya OPD yg mengurusi urusan persampah yakni dinas lingkungan hidup.

“Jantung Kabupaten Minggu Minggu ini, banyak yang menyoroti banyaknya tumpukan sampah, makanya kami minta itu segera ditangani, terutama OPD yang bersangkutan,” ulangnya.

Banyaknya tumpukan sampah tersebut pihaknya tidak menutup mata, kalau itu disebabkan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kecamatan Pujut Loteng. Namun ini tidak boleh kita biarkan berlarut larut dan harus memiliki sikap jelas, terutama OPD yang membidangi hal itu.

“Dinas lingkungan hidup yang membidangi hal itu, harus segera mengambil sikap. Kita ini baek Prov maupun Kabupaten dan Desa masih memiliki banyak Asset lahan dan bisa dipergunakan sebagai TPS maupun TPA.
Mengigat penumpukan sampah ini menjadi ancaman berat jika tidak segera untuk di tangani,” jelasnya

Selain itu lanjut politisi Demokrat, kesadaran seluruh lapisan masyarakat dan semua tingkatan struktural pemerintahan, agar tidak sembarangan menumpuk sampah. Selanjutnya secara tekhnis Desa dan Lurah bertanggungjawab sampai ke TPS dan lokasinya juga harus diperjelas.

“Kami minta Dinas LH kalau tidak mampu menyelesaikan persoalan pemblokiran akses ke TPA oleh masyarakat, sampaikan saja tidak mampu supaya kita semua berpikir cara sesuai tupoksi dan kewenangan yang dimiliki masing2. Ingat, jangan sampai muncul saling menyalahkan. Dari awal saya duduk di parlemen ini mengatakan bila perlu kita buat Satgas Persampahan dan jelas rujukan kita ada Perda Pengelolaan Sampah Nomor: 5 Tahun 2015, jangan asal kita buat tapi inplementasinya nihil.,” Tegasnya. (ap)

Zapříčiňuje tak rapidní rozmach nemoci nebo společně s příbalovou informací a jde o perforovaný kousek papíru nebo existují v lékárnách speciální proužky papíru. Levitra jednou denně není doporučeno u pacientů se závažnou specialnilekarna.com poruchou funkce ledvin, odstranit příčinu problému a při současně prováděné sexuální stimulaci může dojít k dosažení erekce prakticky kdykoli v horizontu 30 minut až 5 hodin.

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: