Dor To Dor, Danramil 1620/08 Bersama Muspika Pratim Datangi Jamaah Tabligh

Dor To Dor, Danramil 1620/08 Bersama Muspika Pratim Datangi Jamaah Tabligh

Lombok Tengah – Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan virus Corona/Covid-19 Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), bersama Tim medis melakukan pemeriksaan kesahatan kepada 6 jamaah tabligh yang baru pulang dari Goa Sulawesi Selatan.

Tidak sampai disitu, Selasa (14/04), bersama Muspika Praya Timur Loteng, Danramil 1620/08 mendatangi rumah salah seorang da’i dari 6 orang tersebut, atas nama Lalu Lukman Hakim, untuk diberikan pemahaman secara dor to dor.

“Kami bersama satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Praya Timur Loteng, terus mengawasi memberikan sosialisasi kepada jamaah tabligh yang pulang dari Goa Sulawesi Selatan tentang pencegahan penularan virus corona atau corona virus desease (Covid-19), secara dor to dor dan tadi kita lakukan sosialisasi di Dusun Bagek Rebak Desa Sengkerang Praya Timur,” kata Kapten Inf Lukman.

Dikatakan, kenapa pihaknya melakukan sosialisasi dor to dor tidak sampai mengumpulkan masyarakat banyak, mengingat protap yang telah ditentukan,  mengumpulkan masa itu tidak diperbolehkan. “Kita melakukan sosialisasi sesuai protap, makanya kita lakukan sosialisasi secara dor to dor,” terangnya.

Selain sosialisasi, kata Lukman, juga dilakukan rapid tes terhadap anggota jamaah tabligh yang belum melaksanakan tes kesehatan dengan harapan tidak terjadi penyebaran atau penularan Covid-19 baik terhadap keluarga maupun masyarakat tempat tinggal.

“Saya bersyukur pada pak dr I Gusti Ngurah Bagus Wira Parranatta Kepala Puskesmas Mujur, yang selalu intens mengawal proses tes kesehatan jamaah kitanyang baru pulang dari Goa Sulawesi Selatan,” ungkapnya. “Ini untuk laksanakan rafid tes kemarin. Tadi sudah semua di rafid, hasilnya 1 orang reaktif ,an L Lukman H, Bagik Rebak, akan ditindaklanjuti tes swab nanti.Tunggu info dari dr Wira,” sambungnya.

Terpisah, Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., menyampaikan sosialisasi semacam itu merupakan terobosan yang harus dilakukan sebagai salah satu upaya konkret penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lapangan.

Dandim juga berharap dan mengimbau seluruh warga yang baru datang dari luar daerah harus segera melaporkan dan memeriksakan diri ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19.

“Jadi siapapun yang baru kembali dari luar daerah, dengan kesadaran sendiri datang ke Posko atau laporkan diri ke Kadus dan Kades, sehingga bisa dijemput untuk pemeriksaan,” terang Prastiwanto.

“Upayakan isolasi diri secara mandiri dirumah selama 28 hari jika dinyatakan sebagai orang dalam pengawasan (ODP) atau diizinkan tinggal dirumah, namun jika berdasarkan hasil tes rapid atau swab dinyatakan harus isolasi secara khusus maka pihak rumah sakit yang akan datang menjemput,” imbuhnya.

Selain itu, pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut juga menginstruksikan jajarannya untuk terus bersinergitas dengan aparat setempat baik Kepolisian maupun pemerintah di wilayah sehingga dapat meminimalisasi dan menekan jumlah terinfeksi virus corona di NTB khususnya di Lombok Tengah.

“Mari kita sama-sama berikhtiar dan berdoa semoga wabah ini cepat berakhir dan masyarakat bisa melaksanakan aktivitasnya seperti semula,” tandas Prastiwanto.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Camat Praya Timur HL. Faturahman, Kapolsek Praya Timur Iptu Nasrun dan Dokter PKM Mujur dr.  I Gusti Ngurah Bagus Wira Parranatta.(ap)

Share this post