Kodim 1620/ Loteng Apresiasi Kinerja Satgas Covid-19 Pratim

Kodim 1620/ Loteng Apresiasi Kinerja Satgas Covid-19 Pratim

Setelah 6 Jamaah Tablig Asal Pratim Diterbangkan dari Goa Makassar

Lombok Tengah SR- Kodim 1620 Lombok Tengah (Loteng), Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Gugus Tugas Covid- 19 Kecamatan Praya Timur Loteng.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Satgas Covid-19 Kecamatan Praya Timur Loteng, dalam melaksanakan tugasnya mengamankan daerahnya dari penyebaran virus Corona Covid-19, khususnya Loteng,” katanya melalui rilis yang diterima media ini, Ahad (12/04).

Dikatakan, gerak cepat tim Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan, khususnya Kecamatan Praya Timur Loteng, yang langsung mendatangi rumah warganya setelah memperoleh informasi, kalau ada warga Desa Sengkerang dan Marong Kecamatan Praya Timur, yang baru pulang melaksanakan tabligh di Goa Sulawesi

“Sekarang di NTB total positif sebanyak 33 orang, dalam perawatan 28 orang, sembuh 3 orang dan meninggal dunia sebanyak 2 orang. Dari data diatas ini kita bisa jadikan pembelajaran untuk saling mengingatkan, agar lebih berhati-hati dan tingkatkan kewaspadaan, langkah yang dilakukan gugus tugas Praya Timur, itu langkah yang tepat untuk menjaga penularan virus mematikan tersebut,” paparnya.

Ditambahkan, warga berinisial LAS, D dan LRS saat ini sudah berada di Posko Covid-19 Kabupaten Loteng untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Jika selama pemeriksaan memang sehat dan diberikan izin kembali ke rumah, maka harus bisa mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari kedepan dan tetap masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP),” imbuhnya.

Sementara itu Camat Praya Timur Loteng HL. Pathurrahman membenarkan kalau saat ini ada Enam warganya yang dipulangkan dari Goa Sulawesi. “Betul dik, hari ini ada 6 warga Praya Timur yang pulang dari Goa Sulawesi. Mereka sudah melakukan tablig dan itu sudah kita jemput,” katanya.

Adapun warga tersebut berjumlah 6orang, masing masing dari Desa Sengkerang dan Desa Marong. Dari 6 orang tersebut, Tiga diantaranya sudah diijinkan pulang, sedangkan Tiga lainnya masih dalam proses pemeriksaan dari tim kesehatan Kabupaten.

“Secara rinci saya lupa dik berapa dari Desa Marong dan Sengkerang, namun yang jelas mereka sudah kita bawa ke tim medis Kabupaten. Tiga diantaranya sudah kita bawa pulang dan tiga lainnya masih dalam proses pemeriksaan,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai dengan protap Kabupaten, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran dan gugus tugas Covid-19 Kecamatan Praya Timur. Dimana masing masing warga yang pulang dari luar daerah, pihaknya telah menunjuk SMPN 2 Praya Timur, sebagai tempat isolasi.

“Sesuai perintah Bapak Bupati, setiap pendatang harus melaporkan diri dan diisolasi. Dan saya sudah tunjuk SMPN 2 Praya Timur, sebagai tempat mereka di isolasi, sampai batas waktu yang telah ditentukan,” paparnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat Praya Timur Loteng pada khususnya, untuk melaporkan jika ada warga yang datang dan mohon bagi para pendatang untuk mengerti protap yang sudah di tetapkan.

“Kita jaga diri dan keluarga dari bahaya, untuk itu mohon kita sama sama mengerti dengan kondisi dan situasi saat ini,” pintanya.

Sementara itu, Koramil 1620/08 Praya Timur Kapten Inf Lukman melalui pesan WhatsAppnya ketika ditanya langkah yang akan diambil, setelah adanya 6 masyarakat Praya Timur yang di pulangkan dari Goa Sulawesi, ia menyatakan pihaknya masih menunggu info dari RMI hasil tesnya.

Dari hasil tes tersebut, baru ada langkah selanjutnya, sebab tim satgas gabungan harus kedepankan tim medis dalam hal ini, langkah apa harus dilakukan dan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pimpinan Satgas Loteng.

“Hanya tiga orang dari 6 yang masih di periksa, langkah yang akan diambil selanjutnya, kita akan tunggu hasil pemeriksaan dari tiga orang itu,” katanya.

Selanjutnya, Kepala Puskesmas Mujur  dr I Gusti Ngurah Bagus Wira Parranatta mengatakan Pihak puskesmas Mujur sudah melakukan pendataan dan di edukasi. “Desa Sengkerang dan Marong itu masuk wilayah kerjanya, jadi suatu kewajiban baginya untuk terus melakukan pemantauan,” katanya.

Selanjutnya, dari tiga orang yang tidak diperiksa oleh satgas Kabupaten, sebelumnya sudah diperiksa namun hasilnya negatif dan statusnya masih ODP dan pihak Puskesmas sendiri akan terus melakukan pemeriksaan ulang selama 7 hari kedepan.

“Kendati kita sudah melakukan pemeriksaan, dan hasilnya negatif namun selama satu Minggu kedepan kami akan tetap pantau dan kami sudah menyarankan untuk melakukan isolasi mandiri,” katanya singkat (ap)

 

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or