Pemkab Sigap Usir Covid-19 dari Loteng

Pemkab Sigap Usir  Covid-19 dari Loteng
Dari Video Confrensi Pemkab Pemkot Dengan Pemprov NTB
Lombok Tengah SR- Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), dalam video Confrensi dengan Pemkab dan Pemkot SE NTB dengan Pemprov NTB, Selasa (07/04) melaporkan, Pemda Loteng sesuai protap yang sudah ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi. Terus berupaya semaksimal mungkin mengatasi penyebaran Covid-19, khususnya di Loteng. Demikian dikatakan Bupati Loteng HM. Suhaili FT, saat video Confrensi bersama dengan Pemprov bersama sejumlah Pemkab dan Pemkot SE NTB.
Adapun langkah yang sudah dilakukan, jauh sebelumnya pihaknya sudah memetakan masing masing binaan pada masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk melakukan pembinaan, sosialisasi, pembersihan dan berbagai macam program lainnya. Dengan tujuan yang sama, mengantisipasi penularan virus Corona .
Selain berbuat secara langsung yang dikawal masing masing OPD, pihaknya juga sudah mengeluarkan SE nomor 338 terkait keterlibatan masing-masing kepala desa, kadus kaling untuk menjaga dan memantau wilayah masing masing, sesuai dengan protap yang telah ditentukan.
Selain itu, pihaknya juga telah meminta kepada pemerintah terbawah yakni pemerintah desa untuk terus mengontrol wilayahnya dan mendata para pendatang. “Selain menjaga wilayah, kita juga sudah minta kepada aparatur pemerintah desa, untuk mendata para pendatang, dan para pendatang tersebut sebelum masuk ke halaman mereka harus di isolasi terlebih dahulu, sesuai dengan protap yang sudah ditentukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain hal diatas pihaknya juga sudah meminta kepada Tiem medis untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dan aparatur pemerintah desa, untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah masing masing. “Pada intinya, setiap arahan dari pemerintah pusat ataupun Provinsi, kami di Loteng selalu sigap menanganinya, termasuk Penyemprotan Disenfektan,” ujarnya.
Selanjutnya masalah aktifitas jual beli di pasar, untuk menyetabilkan roda perekonomian ditengah masyarakat, aktifitas pasar setiap hari tetap di buka, kecuali keramaian satu kali seminggu, contohnya pasar Renteng, untuk jadwal pemasarannya pada hari Sabtu, untuk sementara ditutup dan aktifitas jual beli sehati hari tetap dibuka. (ap)

Share this post