Eva Yolanda Pulang ke Lombok Sesuai SOP Covid-19

Eva Yolanda Pulang ke Lombok Sesuai SOP Covid-19

Lombok Timur, SR- Beredarnya vedio dan status di media sosial (medsos) FB yang mempersoalkan Eva Yolanda, peserta Liga Dangdut Indosiar 2020 yang pulang kampung disambut meriah dan membeludaknya warga yang hadir, menjadikan jagat warga net panik dan resah ditengah ketakutan warga atas wabah Virus Corona yang mendera. Pasalnya Eva baru pulang dari Jakarta, dimana Jakarta adalah daerah zona merah Covid-19.

Menjawab keresahan warga net tersebut, Sekda Lotim M Juaini Taofik, melalui WA Group MEDIA MELAWAN COVID-19, Minggu (05/04) memberikan klarifikasi bahwa kepulanagan Eva Yolanda hari ini (Minggu 05/04) diberlakukan sama dengan semua warga kita yang datang dari luar daerah. Dimana Eva Yolanda, keluar melalui pintu OTG di Bandara Zainudin Abdul Majid, kemudian dibawa ke Posko Utama di Pendopo Bupati Lotim sebagaimana yang lain juga.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan kepada Eva Yolanda oleh petugas posko, ukur suhu 36,2 (normal) dan tidak ada gejala lainnya, yang bersangkutan pulang,” jelasnya.

Lanjut Sekda, soal keramaian itu terjadi di rumahnya  saudari Eva Yolanda di Desa Lando. Artinya, masyarakat kita di bawah belum sepenuhnya awere (sadar) terhadap ancaman Covid 19 ini, terbukti jauh dari perilaku aman saat berkumpul, melanggar sosial distance dan sebagian besar tidak memakai masker.

“Tantangan buat kami ( Tim Covid-19 Lotim ) dan mohon dukungan media untuk kita lebih bekerja keras lagi memaksimalkan kesadaran masyarakat kita. Semoga semua warga kita baik-baik saja dan senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa ,”ucap Sekda.

Soal pengamanan, lanjut Sekda  bahwa pihak keamanan sebenarnya hadir untuk mengantisipasi pembubaran massa, namun demikian, apa pun ikhtiar pemerintah tanpa kesadaran semua pihak termasuk masyarakat tidak mungkin berjalan sebagamana harapan.

“Sekali lagi atas nama Sekretaris Gugus, kami mohon maaf. Memang kami sesalkan kejadian ini. Tolong direnungkan bagaimana kalau tidak ada aparat, bisa jadi kondisinya lebih mengkhawatirkan. Saya mengucapkan terimakasih atas attensi rekan-rekan media melawan Covid 19,”pungkasnya.

Wakil Ketua I Dandim 1615 Selong, Agus Prihanto Dony, membenarkan apa yang disampaikan Sekda HM Juani Taofik, bahwa ini sudah terjadi,  kita perbaiki ke depan demi keselamatan kita semua. “Saya juga minta maaf sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas karena terus terang saya kecolongan terkait kejadian ini,” sesalnya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, menjelaskan dalam masalah kasus ini (kepulangan Eva red.) sudah menyampaikan bahwa kita atas nama Gugus Tugas sudah melaksanakan SOP penjemputan. Dan menurut keterangan dari petugas gugus, bahwa sudah disarankan kepada pihak manajemen Eva untuk mengantisipasi yang bersangkutan untuk tidak kembali ke rumah Eva. Dan menurut petugas gugus di lapangan bahwa masyarakat di tempat kejadian perkara (TKP) sudah dihimbau, namun secara spontan masyarakat karena ephoria mereka.

“Namun demikian, Gugus Tugas akan melakukan investigasi secara tegas untuk menindak tegas apabila ada oknum petugas dan masyarakat yang melanggar peraturan sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku. Mohon maaf,” tegas Kapolres.(vin)

Share this post