Karena Corona, Pelanggan Perpustakaan di Loteng Bebas Denda

Karena Corona, Pelanggan Perpustakaan di Loteng Bebas Denda
Lombok Tengah SR- Dampak penyebaran virus Corona/ Covid-19, khususnya di Lombok Tengah (Loteng), telah memberikan keringanan kepada para pelanggan buku bacaan Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Loteng.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Loteng Lalu Rinjani membeberkan, di tengah mewabah virus Corona/Covid-19, pihak perpustakaan dan kearsipan Loteng memberikan keringanan kepada para pelanggan. “Sesuai arahan Bapak Bupati Loteng HM. Suhaili, semua pelayanan yang bersifat umum untuk sementara ditutup, termasuk kepada para pelanggan perpustakaan yang memiliki masa tempo pengembalian buku bacaan di tengah musim Corona, kita tidak berlakukan denda,” katanya Rabu (01/04).
Hal tersebut dilakukan, kata Kadis Rinjani, sebagai bentuk konsekuensinya DPK atas perintah atau Surat Edaran (SE) Bupati Loteng, terkait pencegahan mewabahnya Covid-19, khususnya di Loteng.
Dijelaskan, terhitung sejak tanggal 16 Marat 2020 penyebaran  Covid-19, pemerintah daerah Loteng telah mengeluarkan SE, tentang penutupan fasilitas umum. Pihak DPK, hanya membuka pelayanan mengembalikan buku, sedangkan peminjaman ditutup.
Selang satu minggu, pengembalian buku pinjaman untuk para pelanggan, ditutup dengan berbagai alasan. Dan bagi para pelanggan yang masa pengembaliannya jatuh di tanggal  masa penyebaran virus Corona , itu tidak dipungut denda. “Pelanggan yang jatuh masa pengembaliannya di bulan pandemi Covid-19, kita tidak berlakukan denda,” ulangnya.
Mantan Camat Praya Timur ini menambahkan, saat ini pelayanan umum ditutup, makanya kelihatan kantor tidak ramai, hanya segelintir staf atau karyawan yang masuk. “Kadang kalau ada pekerjaan mendadak, staf bersangkutan saya panggil langsung, terutama staf yang bertugas mengelola buku dan arsip,” paparnya.
Selanjutnya, untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya telah menurunkan mobil penerangan darurat untuk melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 di masing-masing kecamatan. (ap)

Share this post