Dewan Dukung Langkah Preventif Pemkab Loteng Sikapi Corona

Dewan Dukung Langkah Preventif Pemkab Loteng Sikapi Corona

Tauhid: Mulai dari hari ini sampai tanggal 31 Maret, DPRD Loteng menutup aktifitas Seperti hearing, menerima kunjungan hingga kungker dewan.

Lombok Tengah SR- Merujuk kepada pernyataan pemerintah pusat hingga daerah, terkait wabah virus korona (C9vid- 19). Maka dengan ini dewan menyatakan, pertama mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), dalam mencegah penyebaran virus Covid -9 di Indonesia.

Dua, mendukung upaya preventif  Pemerintah Loteng dengan meliburkan sekolah selama 14 hari, guna antisipasi penyebaran covid 19 di wilayah Loteng. Tiga, mendukung upaya pemerintah Loteng, untuk mensosialisasikan secara menyeluruh tentang penyebaran dan langkah- langkah antisipatif yang dilakukan masyarakat dalam mencegah terjangkitnya covid 19.

Selanjuutnya yang ke empat mendesak pemerintah Loteng untuk melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap kemungkinan kelangkaan alat-alat pelindung kesehatan, seperti masker dan hand sanitizer.

Lima, mendorong pemerintah Loteng, untuk melakukan koordinasi dengan pihak angkasa pura terkait protokol keamanan bandara dalam mencegah penyebaran covid 19.

Enam, mendorong pemerintah Loteng untuk melakukan tindakan-tindakan preventif pencegahan Covid 19 di daerah tujuan wisata di wilayah Loteng dan yang ke Tujuh, dalam rangka mendukung tindakan pemerintah Loteng terhadap pencegahan Covid 19.

Pimpinan DPRD Loteng,  selama 14 hari ke depan sepakat untuk tidak melaksanakann aktivitas Kunjungan Kerja (Kungker) ke luar daerah, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi adanya pengumpulan massa seperti penerimaan hearing dan kegiatan rapat paripurna serta tidak menerima kunjungan dari tamu luar daerah.

Dan yang terakhir, dewan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah Loteng dan pihak-pihak terkait lainnya, guna meminimalisir penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Loteng.

“Atan nama anggota dewan Loteng, mendukung penuh atas langkah yang telah diambil oleh pemkab Loteng, dalam mengatasi peneyebaran virus Corona Covid 19 dan, dari dewan sendiri, selama 14 hari ke depan sepakat untuk, tidak melaksanakann aktivitas Kungker, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi adanya pengumpulan massa seperti penerimaan hearing dan kegiatan rapat paripurna serta tidak menerima kunjungan dari tamu luar daerah,” kata Ketua DPRD Loteng M. Tauhid saat jumpa pers di ruang Bamus, Senin (16/03).

Untuk mendukung beberapa keputusan tersebut diatas lanjut politisi Gerindra ini, pihak dewan telah mempersiapkan anggaran dana tak terduga senilai Rp 1 Miliar. Dan anggaran tersebut, seyogyanya akan diperuntukkan untuk bencana alam. Namun karena penyebaran virus Corona ini, sudah masuk darurat non bencana alam. Sehingga anggaran untuk bencana alam tersebut, akan dialihkan antisipasi penyebaran virus Corona.

“Kita memiliki anggaran dana tak terduga senilai Rp 1 Miliar, dan itu seyogyanya akan dianggarkan untuk bencana alam. Namun melihat penyebaran virus Corona ini sudah Nasional, sehingga anggaran tersebut akan dialihkan,” paparnya.

Selanjutnya, masalah desain pengelolaan dan pencegahan, tentunya ini akan dirancang kembali dan nanti akan dilakukan perubahan dalam rapat anggaran tahun 2020 mendatang. “Kita ini adalah mahluk Allah yang jauh dari kekurangan dan kealfaan. Penyebaran verus Corona ini sudah masuk Nasional, anggaran untuk bencana alam, nantinya akan dibahas pada rapat anggaran 2020 mendatang,” jelasnya.

Selanjutnya masalah kekurangan alat deteksi dan pengobatan yang dimiliki RSUD Praya, tentunya ini akan menjadi persoalan tekhnis yang akan dibahas secara berjalan. “Jika benar informasi kalau kita tidak punya alat deteksi virus Corona dan pengobatan di RSUD Praya, tentunya ini akan menjadi persoalan baru, untuk kita siasati bersama pihak terkait lainnya,” tutupnya. (ap)

Share this post