Soal Puskesmas Mangkrak, Dewan Panggil Kadis Kesehatan, PPK, Inspektorat Sumbawa

Soal Puskesmas Mangkrak, Dewan Panggil Kadis Kesehatan, PPK, Inspektorat Sumbawa

Sumbawa Besar, SR – Terkait dengan gagalnya dua pembangunan Puskesmas Kecamatan Lantung dan Ropang, dan satu rumah Dinas Dokter yang tidak selesai tepat waktu, plus penambahan waktu oleh dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Besar, yang  menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun anggaran 2019.
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq dari partai (PDIP) menjelaskan bahwa Selasa  (04/02), akan menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, PPK, dan Inspektorat yang akan  membahas tentang persoalan belum rampungnya pelaksanaan pekerjaan pembangunan Pukesmas di dua kecamatan tersebut.
“Kami akan meminta kejelasan dan solusi sehingga masyarakat dapat merasakan asas manfaat dari pembangunan yang menggunakan anggaran miliyaran rupiah yang bersumber dari pemerintah pusat,” terangnya, Senin (03/02).
Lanjutnya, mengenai adanya pernyataan beberapa anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, yang turun ke lapangan beberapa hari yang lalu, yang menyayangkan bahwa progres pembangunan masih berada sekitar angka 40 persen dengan masa penambahan 50 hari kontrak pekerjaan sudah mau habis, bahwa angka tersebut mungkin saja ada benarnya.

“Cuma kita mesti mendengar laporan hasil hitungan dari konsultan perencana sudah sejauh mana progres yang sebenarnya,” katanya.
Abdul Rafik selaku Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa juga tidak berani mengklaim persentasenya, karena tidak melihat secara langsung sudah sejauh mana pelaksanaannya, karena pada saat pelaksanaan dari awal rekanan mengalami beberapa kendala sehingga menyebabkan pekerjaan tidak selesai tepat waktu. Seperti letak geografis dan langkahnya material batu gunung, batu bata, pasir dan beberapa material lainnya juga, harus di datangkan dari luar Kecamatan Ropang dan Lantung.

“Mengenai lokasi tempat yang di gunakan sebagai tempat pelayanan kesehatan Masyarakat Kecamatan Ropang dan Lantung yang menggunakan Aula kantor Camat, juga akan di bicarakan dan mencari solusi yang refresentatif,”pungkas Abdul Rafiq. (mt/bgs)

Share this post