Ketua BPPD Lotim Terancam 7 Tahun Penjara

Ketua BPPD Lotim Terancam 7 Tahun Penjara

Buntut Dugaan Pencatutanan Nama PWI
Lombok Timur SR – Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur masa tugas 2017-2021, inisial AR terancam tujuh tahun penjara, karena diduga melanggar pasal 266 ayat 1 KUHP dengan memberikan keterangan tidak benar pada suatu akte otentik.
“Terlapor/teradu diancam pidana penjara tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pencatutan nama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di kepengurusan BPPD Lotim,” kata Kasat Resrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK saat memberkan keterangan pers kepada wartawan di kantornya, Kamis (16/1).
Ia menjelaskan laporan pengaduan dugaan tindak pidana pasal 266 ayat 1 KHUP anggota PWI Lotim yang disampaikan ke Kapolres Lotim telah turun kepada kami di Reskrim. Selanjutnya, pihaknya meneruskan ke pidana umum yang menanganinya, untuk segera memanggil pihak-pihak terkait yang ada sangkut pautnya dengan masalah SK BPPD Lotim yang dipersoalkan tersebut.Termasuk juga anggota BPPD Lotim, untuk diminta keterangan dan penjelasannya mengenai masalah tersebut.
” Yang jelas laporan kasus dugaan pencatutan nama PWI Lotim menjadi atensi kami sebagaimana disposisi dari Kapolres Lotim,” pungkas Yogi.
Sementara itu, Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta, SIK saat dikonfirmasi membenarkan kalau laporan dari anggota PWI Lotim telah kami terima untuk kemudian diteruskan ke Reskrim untuk didalami nantinya.
“Kami sudah kami terima untuk kemudian dilakukan proses lidik,” tegasnya. (vin)

Share this post