Bupati Fauzan Resmikan Gedung Asrama MAN 1 Lobar

Bupati Fauzan Resmikan Gedung Asrama MAN 1 Lobar

Lombok Barat SR – Rasa syukur patut kita ucapkan karena pada hari ini kita telah meresmikan Gedung Asrama Siswa MAN 1 Lombok Barat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid selepas Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama (Kemenag) RI ke-74 di MAN Lombok Barat, Jum’at (3/1) lalu.
“Mudah-mudahan dengan diresmikan asrama siswa ini, anak-anak kita yang sekolah disini dan mereka tinggal di asrama ini sehingga pembinaannya menjadi intensif,” katanya.
Lanjut kata bupati, selain pembinaan juga dari sisi keahlian-keahlian siswa, misalnya pelajaran bahasa, kegiatan ekstrakulikuler dan pelajaran yang membutuhkan intensitas pertemuan lebih besar.
“Mudah-mudahan asrama ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa kita dan mendapatkan sambutan baik dari calon siswa-siswi,” harap bupati.
Tak lupa mantan KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengucapkan terima kasih kepada Kemenag yang telah ikut memikirkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap putra dan putri di daerah Kabupaten Lombok Barat.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Barat H. Jaelani mengatakan Pemeritah Kabupaten Lombok Barat membantu sekolah MAN 1 Lombok Barat dengan memberikan sertifikat tanah untuk pembangunan gedung asrama siswa ini.
“Pembangunan gedung asrama siswa MAN 1 Lombok Barat ini dananya bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total anggaran 2,5 milyar dan ukuran gedung kita ini sekitar 400 M² dengan kapasitas 100 siswa,” katanya.
Disebutkan Jaelani, fungsi dari gedung asrama siswa ini nantinya untuk pembinaan khusus bagi siswa-siswi baik yang berprestasi maupun program-program khusus, dan program keterampilan, termasuk juga dalam peningkatan proses pembelajaran antara guru.
“Selain gedung asrama siswa, di tahun 2020 juga kita akan bangun gedung pelayanan haji dan umroh terpadu di Kantor Kemenag Lobar. Pembangunan gedung ini juga dananya bersumber dari SBSN dan ukuran gedung sekitar 400 M²,” akunya.
Lanjut Jaelani, nantinya gedung ini digunakan untuk pembinaan haji sekaligus untuk konsultasi dan juga ada kerja sama dengan mitra yaitu perbankkan.(W@N)

Share this post