Kejepit Bayar Kredit, Pelaku Nekat Bobol Rumah

 

Lombok Barat SR – Awal pergantian tahun, Kepolisian Resort Lombok Barat melalui Tim Reskrim Polsek Kediri, beberkan kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Dusun Jagaraga Indah. Kawanan pencuri yang dilakukan tiga orang pelaku ini, kini diamankan Polisi dan satu lainnya berusaha kabur saat di tindak penangkapan.

Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo S,I,K menjelaskan, saat ini kami ungkap kasus tindak pidana yang dirasa meresahkan masyarakat yaitu pencurian dengan pemberatan.

“Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama atau dalam waktu satu kali 24 jam kita dapat mengungkap dua orang pelaku A dan A,” ungkapnya saat Pers Konferensi di Aula Polsek Kediri Senin, (6/1).

Lebih lanjut kata Bagus, dari hasil penyelidikan yang dilakukan serta proses penyidikan selama beberapa waktu, pelaku beraksi bersama kawanan 3 orang dan salahsatunya masih dilakukan pengejaran karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

“Dari hasil penangkapan ini, Polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa salahsatu alat pembajak sawah dan 1 unit kendaraan yang digunakan pelaku.

Terhadap kasus ini kita lakukan proses dan sekarang sudah masuk pada tahap pemberkasan, termasuk masih terus melakukan pengejaran salah seorang pelaku yang turut terlibat bersama dalam perbuatan pidana ini.

“Kami masih pengembangan terhadap kasus ini, apakah aksi pidana ini yang pertama atau yang kesekian kalinya,” ujarnya.

Modus operandi yang digunakan para pelaku ini yaitu menjebol tembok rumah korban di sisi bagian belakang. Setelah dijebol, pelakuk dengan leluasa mengambil barang curian melalui lubang itu serta lekas dibawa lari.

“Hasil penyelidikan dan penyidikan kami, yang menjadi sasaran yang bersangkutan yakni rumah rumah yang dianggap minim pengawasan oleh pemiliknya,” sebutnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku tersangka disangkakan pasal berbeda sesuai peran pelaku yakni, tersangka Amir dikenakan pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan tersangka Asup, dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.  (W@N)

Related posts

%d blogger menyukai ini: