NTB METRO 

Jawaban Ekskutif Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap 4 Buah Raperda Pemkot

Mataram SR – Telah berlangsung kegiatan rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban ekskutif atas pandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap 4 (empat) buah raperda Kota Mataram masih persiapan. Rapat tersebut dibuka sekitar pukul 14.30 di di ruang sidang utama Kantor DPRD Kota Mataram Selasa, (17/12/2019)

Rapat paripurna tersebut di awali dengan sama-sama menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan do’a, selanjutnya rapat dibuka secara resmi oleh wakil ketua I DPRD Kota Mataram

Dalam kegiatan Rapat Paripurna, juga turut hadir wakil ketua I DPRD Kota Mataram I Gde Sudiarta, Wakil Ketua II DPRD Kota Mataram I Wayan Sugiartha, Sekda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito, Kepala BNN Kota Mataram Ivanto Aritonang, ST, Kabag TU DPRD Kota Mataram Moh. Iswan, Forkominda Kota Mataram, Anggota DPRD Kota Mataram sebanyak 26 dan sejumlah tamu undangan lainnya sekita kurang lebih 30 orang.

Wali Kota Mataram yang diwakilikan Sekda Kota Mataram menyampaikan permohonan maaf bahwa bapak Wali Kota Mataram belum bisa hadir karena ada kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Melalui kesempatan ini pemerintah Kota Mataram menyampaikan terimakasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Mataram terkait dengan raperda yang dibahas kemarin, setelah pandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Mataram terkait raperda yang diajukan Pemkot Mataram dapat ditarik kesimpulan bahwa DPRD Kota Mataram secara umum menyetujui raperda yang dimaksud.

“Hal ini merupakan langkah awal yang baik dalam membuat regulasi di Kota Mataram, satu hal positif bahwa antara legislatif dan eksekutif mempunyai pandangan yang sama, kami sangat menghargai sebagai komitmen bersama dalam membangun Kota Mataram, program CSR selama ini belum berjalan dengan baik, sehingga perlu dibentuk suatu badan baru yang berfungsi mengatur dana CSR tersebut. Terkait dengan penyerapan anggaran sampai saat ini sudah mencapai 82,21%, sehingga masih ada waktu untuk menyelesaikan beberapa program sehingga dapat menyerap angaran yang belum terserap,” katanya

Sementara itu, terkait dengan sampah dan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal akan dilakukan pemetaan permasalahan sehingga dapat dilakukan upaya penanggulangan bersama aparat setempat. Kami sangat menghargai masukan yang diberikan untuk pembangunan demi kemajuan Kota Mataram untuk melakukan pencegahan peredaran gelap Narkotika. Pemerintah Kota Mataram juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terhadap bahaya penyalahgunaan Narkotika, menyebarluaskan bahaya penyalahgunaan Narkotika di berbagai media sosial yang ada.

“Dimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan Narkotika semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dari semakin tingginya kesadaran masyarakat yang secara sukarela untuk melaksanakan rehabilitasi. Kami berharap kerjasama yang terbangun dengan baik dapat terjalin secara berkesinambungan,” tambahnya

Wakil Ketua DPRD Kota Mataram menyimpulkan bahwa raperda tersebut masih dibutuhkan pembahasan khusus dalam menyelesaikannya. Rapat paripurna berjalan dengan lancar dan ditutup sekitar pukul 15.10 wita.(LUN)

Related posts