IPM Loteng Buncit, Sekolah Hanya Mengejar Kuantitas

 

Lombok Tengah SR- Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Lombok Tengah (Loteng), berada di urutan ke tiga dari 10 Kabupaten Kota se NTB.

Buncitnya posisi Loteng dalam hal IPM, ternyata selama ini, sekolah ataupun pemerhati pendidikan, tidak pernah memperhatikan apa yang harus dilakukan, untuk meningkatkan kualitas pendidik, namun mereka lebih memikirkan kuantitasnya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Loteng H. Masrun saat acara Road MAP Loteng, dengan tema, Perspektif kepemimpinan dan pembangunan di dmax Hotel Praya, Minggu (14/12).

Tidak mengarah kepada kualitas, sehingga hal tersebut menjadi limbah dan penyakit bagi Loteng. Dan hal semacam ini, itu di olah oleh dinas tenaga kerja, menjadi manusia yang terampil dan memiliki keahlian.

Sehingga pada akhirnya nanti, mereka tidak lagi menjadi orang yang ketemu ketinggalan, lebihnya lagi saat ini Loteng sedang diwacanakan menjadi salah satu kabupaten mendunia.

“Selama ini saya melihat sekolah dan para pemangku pendidikan, hanya mengejar kuantitasnya saja, mereka tidak pernah berfikir kualitas hasil didikan mereka. dan ini seringkali ditemukan di dinas tenaga kerja, para pemuda yang sudah lulus dibangku sekolah, tidak bisa apa apa dan itulah yang diselamatkan oleh tenaga kerja, menjadi manusia yang terampil dan cekatan,” ungkapnya.

Dikatakan, dinas tenaga kerja telah banyak melatih, membina para pemuda. Dan tidak sedikit para pemuda, sudah bisa membuka usaha sendiri, dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka masing masing.

Dikatakan, saat ini Loteng merupakan satu satunya kabupaten kota di NTB ini, memiliki banyak kelebihan dan perhatian dari pemerintah pusat. Hal ini harus diperhatikan, terutama di kalangan para pemuda. Sebab, pemerintah tidak ada lagi tempat berharap kecuali para pemuda sebagai cikal bakal generasi penerus dimasa mendatang.

“Diskusi pablik yang dilaksanakan oleh pemuda seperti ini, harus dilestarikan dan pemuda harus diberikan kesempatan untuk menunjukkan karir mereka,” harapnya. (ap)

Share this post