SUARA SUMBAWA 

Pemuda Desa Lelong Tolak Politisasi Pembangunan DAM Mujur

Lombok Tengah SR- Ketua Forum Pemuda Desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah (Loteng), Yofa Gusti Putra dengan tegas menyatakan menolak, pembangunan DAM Mujur Kecamatan Praya Timur Loteng, dibangun di tanah kelahirannya.
“Kami atas nama Forum Pemuda Desa Lelong, menolak pembangunan DAM Mujur, di bangun di tanah kelahiran kami,” katanya, Jumat (29/11).
Penolakan tersebut dilakukan sebagai bukti, agar pemerintah ataupun orang – orang yang berkepentingan dengan pembangunan DAM Mujur, tidak lagi menjadikan bangunan ini menjadi bahan kampanye ataupun dalam apapun.
“Kami yang punya tanah dan tidak mendukung pembangunan DAM Mujur, jadi mohon jangan lagi dipolitisir lagi, kami sudah capek,” ungkapnya.
Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab pada setiap kontestasi, pembangunan DAM Mujur, selalu diungkit sebagai bahan untuk meraup keuntungan, terutama masalah suara.
Hal tersebut dibuktikan, disetiap pemilihan baik tingkat Propinsi ataupun Kabupaten, masing -masing calon menjadikan pembangunan Dam ini sebagai peluru jitu untuk bisa menggapai ambisinya sebagai kepala daerah.
“Bupati Loteng dua periode juga menjadikan DAM Mujur ini sebagai senjata, sehingga bisa meraup suara masyarakat selatan timur Loteng, termasuk Zul- Rohmi, tahun 2018 lalu, sehingga mampu mengumpulkan suara terbanyak sampai ke kecamatan Jerowaru,” ujarnya.
Pada 2020 mendatang Loteng akan menggelar kontestasi Pemilihan Kepala Daerah. Pihaknya tidak menginginkan nama bendungan ini dijual lagi. “Jangan jual lagi tanah kelahiran kami untuk menggapai ambisi kalian,” tegasnya.
Dikatakan, pihaknya bersama masyarakat Desa Lelong sudah haqqul yaqin, kalau pembangunan DAM Mujur hanya dongeng. Sebab dari tahun 1969 atau sudah setengah abad sampai sekarang tidak terbukti. Sedangkan beberapa bendungan raksasa lainnya yang sudah diwacanakan kemarin langsung selesai dikerjakan.
Diakuinya, beberapa malam lalu, pihaknya bersama pemerintah Desa Lelong serta 5 Kadus, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat bermusyawarah. Dalam musyawarah luar biasa tersebut, masyarakat Desa Lelong sepakat untuk menolak pembangunan DAM Mujur. Selain kesepakatan menolak, dalam musyawarah luar biasa juga dibentuk  tim juru bahas pembangunan DAM Mujur dan yang boleh ikut dalam tim tersebut hanya Bupati dan Wakil Bupati Loteng.
“Kami sudah melakukan rapat luar biasa dan keputusannya menolak pembangunan DAM Mujur. Andai kata ada perubahan, kami juga sudah buat tim khusus dan yang boleh masuk dalam tim di luar Desa Lelong, hanya Bupati dan Wakil Bupati,” tutupnya. (Ap)

A Még az ügyeletes gyógyszertár Budapest városában sem nyújt választ -citrát, mely molekulaszerkezetét átalakították amellett megkreálták az optimálisabb Kamagra. Tadalafil merevedési zavarokra gyártott termékeink ára típusonként nagy ártartomány között mozog vagy az Ajanta Pharma 2010-ben kiadott közleménye alapján a az előállítás zacskónként 850-950.

Related posts

%d blogger menyukai ini: