NTB METRO 

Maulid Akbar dan HADI ke 3 Majlis Hamzanwadi II Dibanjiri Jamaah

Mataram SR – Majlis Dakwah Hamzanwadi adalah, sebuah majlis ilmu yang disematkan kepada pengajian yang diisi langsung oleh  Pendiri Nahdlatul Wathan, almagfurulah Maulanasayaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, di masa hayat beliau dalam menyebarkan ilmu dan dakwah Islamiyah kepada jamaah dan warga Lombok yang sudah berjalan puluhan tahun hingga beliau wafat.

Setelah beliau wafat, majlis dakwah tersebut terus dihidupkan oleh penerusnya. Salah seorang cucu kesayangan beliau yang namanya sama dengan nama beliau sendiri, yang disebut Maulanasyaikh sejak kecil menjadi penerus perjuangannya disematkan gelar sebagai Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani.

Untuk memenuhi hajat dan cita-cita kakeknya, sang tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, melanjutkan kegiatan Majlis Dakwah Hamzanwadi I dengan nama Majlis Dakwah Hamzanwadi II yang dilangsungkan setiap hari Rabu di kediaman beliau di Pajang Mataram NTB.

Pada tahun ini, Majlis yang disingkat MDH II ini sudah menginjak usia 3 tahun. Untuk mensyukuri atas masih eksisnya MDH II ini Sohibul Majlis Dakwah Hamzanwadi II Syaikhuna Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, menggelar Hari Jadi ke 3 yang dirangkai Maulid Akbar  di Pajang Mataram, Rabu (27/11/2019).

Kegiatan ini berlangsung dengan cukup khidmat dan semarak, karena puluhan ribu  jamaah Majlis Dakwah Hamzanwadi II tumpah ruah memadati jalan negara di jalan Pejanggik Mataram, sejak pukul 12.00 wita, kendati acara baru dimulai pada pukul 14.30 wita. Jalan yang biasa ramai dengan lalu lalang kendaran berubah menjadi lautan manusia karena jalan tersebut ditutup dan kendaraan dialihkan untuk menghindari kemacetan berkepanjangan.

Tampak hadir, Kepala BIN Perwakilan NTB, Dir Intelkam Polda NTB, perwakilan Gubernur NTB dan utusan Walikota Mataram. Dari unsur organisasi NW dari tingkat dewan Musytasyar PBNW, dan Pengurus NW dari tingkat pusat sampai dengan ranting di acara yang cukup spesial tersebut. Di samping itu juga hadir unsur Badan Otonom NW seperti Muslimat NW, Pemuda NW, Himmah NW, IPNW, Nahdliat NW, PG NW dan ISNW yang berbaur menjadi satu bersama jamaah dalam menggapai barokah dari sang keturuan Pahlawan Nasional Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Pada HADI MDH II ke 3 ini, Panitia menggelar beberapa kegiatan dan lomba diantaranya, Hafal Hadis Arbain,  Festival Burdah albanjari, Cerdas cermat Ke- NW an, lomba Deklamasi Puisi, dan Cipta Syair. Dan yang paling menarik adalah pada Majlis iytu diadakan undian berhadiah umroh yang didaptkan oleh santri MTs. Muallimat NW Anjani, atas nama Biq Ummi Zulpa.

Bq Ummi Zulfa, Santri MTs Muallimat NW Anjani mendapat undiah paket Umroh pada HADI ke Majlis Dakwah Hamzanwadi II

Kegiatan Hadi ke 3 ini diawali dengan pembacan Hizib Nahdlatul Wathan, solawatan yang didiringi group Burdah Darul Mustafa Pimpinan TGH Sahri Ramadhan, kemudian pengumuman juara pada lomba menyambut HADI ke 3 Majlis Dakwah Hamzanwadi II oleh panitia.

Pimpinan Majlis Dakwah Hamzanwadi II, Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, dalam tausiyahnya mengingatkan akan betapa beratnya perjuangan almagfurulah Maulanasyaikh dulu dalam menyebarkan ajaran Islam di Gumi Lombok ini melalui madrasah yang didirikannya.

“Beliau rela diusir dari kampung halamannya, Bermi Pancor, demi tetap mendirikan madrasah sebagai wadah mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan sosial dan dakwah Islamiyahnya,”tandasnya.

Lanjutnya, di era sekarang ini dengan tantangan semakin berat kita sebagai jamaah NW dituntut harus tetap kompak utuh bersatu dalam memperjuangkan peninggalan Maulanasyaikh ini. Jangan hanya karena godaan dunia kita tinggalkan ajaran dan pesan beliau. Tetap kompak utuh bersatu dan samikna waatokna kepada pimpinan Nahlatul Wathan yang sah.

“Jangan ikuti hama nafsu dalam berorganisasi, apalagi jalan sendiri-sendiri karena akan rusaklah perjuangan kita ini. Tetaplah dalam satu barisan bersama Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, putri kesayangan beliau. Soal penghinaan Maulanasyaikh, saya paling sakit hati tapi, kita punya cara yang lebih elegan dalam membela beliau,”tutupnya.(red)

Related posts

%d blogger menyukai ini: