Juara I Inovasi Nasional, Bupati Beri Penghargaan Untuk Dokter Sapto

Juara I Inovasi Nasional, Bupati Beri Penghargaan Untuk Dokter Sapto

Lombok Barat SR – Setelah sebelumnya atas prestasi dan dinobatkan sebagai  juara 1 tingkat Nasional karena hasil cipta inovasi menemukan aplikasi pendeteksi penyakit Gizi Nurut dan Stanting, seorang dr. Sapto Sutardi
menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan, Letjen TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K).
Tidak sampai disitu, dr. Sapto Sutardi kembali mendapatkan penghargaan secara khusus diberikan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara rapat pimpinan di lingkungan pemerintah Kebupaten Lombok Barat yang disaksikan Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit patuh, patut, patju dan berbagai Kepala OPD di lingkup Pemda serta dan juga Kepala Puskesmas Sekotong, drg. I Nyoman Adnyana Putra.
Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid memaparkan, sebagai bentuk apresiasi dan terimakasihnya yang telah berhasil  membawa harum nama Pemerintah Daerah Lombok Barat dan NTB secara umum, untuk itu penghargaan ini patut diberikan kepada seorang Dokter yang bekerja di Puskesmas Sekotong ini tidak lain karena mampu menoreh prestasi di tingkat nasional.
Sebagai juara 1 tenaga kesehatan teladan 2019, dokter ini membawa harum nama NTB pada posisi tertinggi dalam acara bergengsi. Acara itu diselenggarakan oleh kementerian kesehatan dalam setiap tahun. Dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Mataram ini membuat aplikasi handphone android. Aplikasi bernama “dr. Sapto Anthro” ini untuk mengajak semua masyarakat melakukan penilaian stanting dan gizi bagi anak-anak.
“Dengan temuan hasil inovasi aplikasi ini,  semua lapisan masyarakat dapat menemukan dan melaporkan jika anak-anak mereka stunting dan gizi buruk,” terang Bupati, Jumat (22/11).
Diketahui, dalam piagam penghargaan yang diserahkan oleh bupati itu, tertulis harapan. Keinginannya agar apa yang telah diperbuat menjadi sumbangan bagi terwujudnya Lombok Barat yang amanah, sehatera,  dan berprestasi, serta mendapat Ridho Allah SWT. Semoga harpan ini dapat tercapai.
Saat penyerahan penghargaan dokter kelahiran Gerung ini mengukapkan ke Bupati bahwa ia adalah putra asli Dusun Mendagi, Gerung. Tak lama kemudian, Bupati yang akrab dengan wartawn ini mengacungkan dua jempolnya sambil mengatakan “hebat”.
Sementara, Kepala Puskesmas Sekotong, drg. I Nyoman Adnyana Putra mengatakan, sebagai pimpinan, pihaknya  akan terus mendorong dan melakukan pembinaan terhadap setiap inovasi. Harapannya setiap inovasi kesehatan ini dapat meningkatkan mutu palayanan kesehatan di Pusekesmas Sekotong. Terlebih, jika inovasi dari Pusekmas Sekotong dapat diadopsi sebagai inovasi Nasional.
Dokter Nyoman juga menyampaikan, bahwa Puskemas yang ia pimpin juga sedang menyiapkan berbagai inovasi baru seperti Inovasi di bidan farmasi, kebidanan, keperawatan, bahkan unit rekam medis sedang digarap untuk meningkatkan kinerja di Puskesmas.
“Walaupun kami di daerah terpencil, tapi tidak menghalangi kami memberikan kontribusi besar bagi bangsa dalam terus berbenah dan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” tutupnya. (W@N)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or