Kemarau Berkepanjangan, di Lombok Timur Juga Minta Hujan

Lombok Timur SR – Musim kemarau yang berkepanjangan melanda tahun ini, tak terkecuali di Kabupaten Lombok Timur, berdampak terjadinya kekeringan di berbagai tempat. Sumur warga hampir sebagian besar juga mengalami kering. Mata air munyusut dan bahkan ada yang ikut kering juga. Hujan yang dinanti hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan turun di Kabupaten Lombok Timur. Sementara di daerah lain di NTB hujan sudah mulai turun, namun di Lombok Timur belum ada hujan.
Dalam situasi seperti ini Bupati Lombok Timur, Kepala Kemenag Lotim, bersama ratusan ASN  di Lingkungan Pemerintah daerah dan Kementerian Agama Lombok Timur bersama ribuan jamaah warga masyarakat dan pelajar menggelar solat Istisqo’ untuk meminta hujan kepada Allah SWT yang di pusatkan di Lapangan Keruak, Jumat (22/11). Sejak pagi jamaah berbondong-bondong memadati Lapangan Umum Arjanjang Keruak dimana tempat digelarnya sholat tersebut
Bertindak sebagai imam sholat, TGH. Abdul Khalid Saleh, sedangkan khutbah disampaikan TGH. Zainul Abror.
Dalam inti khutbahnya, TGH. Zainul Abror menyampaikan saat mereka merasa kenyang mereka kufur saat mereka kelaparan mereka mengingat Allah. Gara – gara kesalahan dan dosa manusia itu sendiri yang menyebabkan malapetaka dan ujian datang kepada mereka sendiri.
“Mari kepada umat muslim untuk berinfak dan shadaqah karena hal tersebut diserukan Allah SWT,” tandasnya.
Bupati Lombok Timur, H.M.Sukiman Azmy dan Kepala Kementrian Agama H. Azharudin nampak hadir dan mengikuti sholat istiqa’ bersama ASN dan masyarakat sekitar. Shalat istisqa’ adalah shalat sunah muakkad dua rakaat untuk meminta turunnya hujan kepada Allah. Sholat istisqa’ dilakukan ketika terjadi musim kemarau berkepanjangan atau krisis air, seperti yang terjadi di Pulau Lombok ini.
“Sunnah Rasul ketika musim kemarau panjang seperti ini, kita dianjurkan untuk sholat istisqo”, kata Kepala Kemenag Lotim, H. Azharuddin.
lanjut Izhar, selain ASN Kemenag yang ada di kecamatan, ikut pula ASN Pemda, FKPD ditingkat kecamatan dan masyarakat umum.
“Kegiatan ini sekaligus sebagai rangkaian kegiatan hari amal bakti Kementerian Agama, disamping distribusi air bersih ke warga yang dilanda kekeringan di wilayah selatan,” tandasnya. (vin)

Share this post