GPN Surati Baznas Pusat Soal Kisruh Pimpinan Baznas Lotim

GPN Surati Baznas Pusat Soal Kisruh Pimpinan Baznas Lotim

Lombok Timur SR – Pemilihan pimpinan Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Lombok Timur beberapa waktu lalu diduga cacat prosedur. Hal tersebut terlihat, dengan munculnya beberapa fakta yang menguat kepada adanya kecurangan. Demikian disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Lombok Timur, Hendrawan Saputra, dalam siaran pers kepada  Suara Rinjani, Senin (28/10).

Menurut Saputra, dugaan kecurangan dalam proses seleksi pimpinan Baznas Lotim tersebut menguat, tatkala adanya muncul dugaan pemalsuan tanda tangan anggota pansel yang dilakukan oleh oknum pansel lainya. Tak hanya itu, mantan Ketum HMI Lotim tersebut juga membeberkan beberapa dugaan kecurangan lainnya. Mulai dari adanya proses seleksi secara sembunyi-sembunyi, hingga ada yang tidak mengikuti seleksi oleh pansel, tapi mendapatkan nilai.

“Kami menilai seleksi pimpinan Baznas ini sudah cacat prosedur,  sehingga kami akan bersurat ke baznas pusat untuk minta pertimbangan kembali terhadap pengangkatan pimpinan baznas saat ini,” tegasnya.

Tak cukup disitu, dugaan pelanggaran lainnya seperti peserta pansel yang seharusnya mengundurkan diri menjadi PNS untuk ikut melakukan seleksi, tapi justru oknum tersebut tidak mengundurkan diri meski ikut pansel. “Hal ini kami lakukan karena kami melihat proses seleksi tidak mengikuti Perbaznas no 1 thn 2019. Inilah dasar kami untuk meminta baznas pusat menimbangkan kembali

Kritik GPN kali ini, kata Hendrawan, semata-mata karena menginginkan adanya pemimpin yang bersih di Baznas Lombok Timur. “Hari ini (Senin 28/10) kami sudah kumpulkan bukti-bukti pelanggaran yang di lakukan dan kami akan lampirkan dalam surat permohonan peninjauan kembali kepada Baznas Pusat. Kami serius untuk mengawal proses ini sampai dilaksanakannya pansel ulang,”pungkasnya. (vin)

Share this post