Melongok sisi lain, Aktifitas Ajudan Bupati Loteng di Luar Kedinasan

Melongok sisi lain, Aktifitas Ajudan Bupati Loteng di Luar Kedinasan

 

Seisi Rumah Sesak Dengan Lukisan Dan Piagam, Pekarangan Rumah Penuh Perkutut

Siapa yang mengira Ajudan Bupati Lombok Tengah, punya hoby di luar kedinasan yang tidak disangka sangka. Biasanya sebagai ajudan, tidak ada waktu banyak, untuk berkarya diluar Kedinasan, namun ajudan Bupati yang satu ini, memiliki perbedaan cukup menohok, jika dibandingkan dengan ajudan lainnya.

SAPARUDDIN
LOMBOK TENGAH

AGUS nama lengkap Agus Hariyanto adalah salah satu nama yang tidak asing lagi bagi sejumlah wartawan, pejabat dan sejumlah komponen lainnya.

Pasalnya, Agus Hariyanto adalah ajudan Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili, sehingga nama beliau, sering di sebut dan tampil di khalayak ramai, terutama dalam acara kedinasan Bupati Lombok Tengah. Sehingga wajar saja nama Agus Supriyanto, banyak di kenal, terutama di kalangan para pejabat teras Lombok Tengah.

Banyaknya kesibukan kedinasan dalam mendampingi Bupati Lombok Tengah, banyak yang tidak tahu, kalau ajudan profesional ini, memiliki nilai plus dan keahlian di luar kebiasaan kantor.

Ketika wartawan koran ini mendatangi kediamannya di Muje Desa Jago Kecamatan Praya Lombok Tengah. Suara perkutut saling sahut menyahut antara satu dengan yang lain. Dari suara perkutut tersebut, seolah olah memberikan kabar kepada pemilik rumah, ada tamu yang datang.

Setelah riuhan suara perkutut saling sahut, terdengar daun pintu gerbang rumah terbuka dan pemilik rumah pun muncul dari daun pintu gerbang, penulis dipersilahkan duduk layaknya tamu yang lain. Lagi lagi penulis terkesima dengan banyaknya pajangan lukisan yang menempel di tembok rumah.

“Maaf dik, ruangan ini tidak sebagus rumah yang mewah, layaknya orang kaya,” kata Agus Hariyanto sembari menyuguhkan segelas kopi hangat.

Ditanya tentang banyaknya lukisan yang menempel di dinding, ia mengatakan, melukis itu adalah ciri khasnya dari kecil. Artinya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, melukis itu adalah hobinya, yang tidak bisa terpisah dengan jiwa raganya atau tuntutan bathin.

Dalam membuat lukisan, pihaknya lebih senang melukis yang obyeknya natural realis tidak abstrak. Artinya pihaknya lebih senang melukis sesuatu yang asli.

Salah satu contoh, melukis keindahan seorang wanita dan alam. Kenapa itu jadi pilihan, sebab pihaknya tidak mau melukis yang bersipat hayalan, tapi senangnya melukis yang sudah pasti, seperti wanita dan alam.

Selanjutnya, menyalurkan kehobian itu bukan semata mata terobsesi komersial, namun itu murni karena hoby sejak kecil. “Jujur dik, sejak kecil memang saya sangat hoby melukis, dan hasil lukisan tersebut tidak untuk saya perjual belikan, namun murni untuk saya pajang di dinding rumah sebagai hiasan. Dan saya juga tidak pungkiri, hasil lukisan sempat dikirim ke Jawa,” tuturnya.

Ketua seni bela diri Eka Sakti Lombok Tengah ini menambahkan, selain melukis pihaknya juga sangat Hoby memelihara burung perkutut jenis Bangkok. Saking hobynya, pihaknya juga sudah mendapatkan piagam penghargaan dari persatuan pelestari perkutut seluruh Indonesia.

“Mungkin hanya saya saja yang memiliki piagam itu, sebab saat diberikan, sendirian saya dari Lombok,” terangnya.

Banyaknya perkutut yang dipelihara, dalam event event penting atau lomba, Perkutut peliharaannya selalu keluar sebagai juara, termasuk lomba Perkutut bupati Cup Loteng, yang sudah dilaksanakan di lapangan FSLT Lombok Tengah.

“Kan rata rata perkutut saya kualitasnya tinggi yang saya datangkan dari Jawa, dan saya juga mengimbanginya dengan ramuan khusus. Iaaaaa jika tetap juara, kan wajar dik,” tuturnya.

Ditanya bagaimana caranya mengatur waktu kedinasan yang begitu padat, Ajudan Bupati kelahiran 11 Agustus 1982 ini mengaku, sepadat apapun jadwal kedinasan bersama bapak Bupati. Untuk menyalurkan bakat dan hobi, selalu ia luangkan tanpa meninggalkan tugas kedinasan.

“Sebenarnya, itu tergantung kita yang mengatur waktu, kehobian tersalurkan tugas pun tuntas,” tutupnya. (**)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or