Diyakini Mampu Lanjutkan Ikhtiar Suhaili, Tokoh Lintas Dua Kecamatan Deklarasikan H. Masrun

Diyakini Mampu Lanjutkan Ikhtiar Suhaili, Tokoh Lintas Dua Kecamatan Deklarasikan H. Masrun

 

Lombok Tengah SR- Peserta kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Lombok Tengah (Loteng), mulai bermunculan. Disisi lain, masyarakat juga dengan cerdiknya terus mencari bakal calon yang dinilai memiliki dedikasi dan keinginan yang sama dengan Bupati Loteng (HM. Suhaili Red), terutama dalam membangun dan menata Loteng menjadi daerah yang aman, sejahtera, bermutu dan religius.

Sabtu malam, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda yang berasal dari dua Kecamatan, masing masing Kecamatan Praya dan Praya Tengah Loteng, mendatangi kediaman Haji Masrun.

“Kami bersama tokoh pindahan Bendungan Batujai yang tersebar di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Praya dan Praya Tengah mendeklarasikan dukungan untuk H Masrun. Sebab beliau satu satunya orang yang dianggap mampu melanjutkan pembangunan Loteng setelah era kepemimpinan Suhaili,” kata Abdul Hamid selaku ketua rombongan.

Dijelaskan, pihaknya bersama rombongan warga pindahan yang menyatakan dukungan berasal dari Kelurahan Sasake, Kelurahan Panji Sari, Kelurahan Prapen, Kelurahan Jontlak, Kelurahan Praya, Kelurahan Semayan, dan beberapa kelurahan lainnya.
Salah satu tokoh pindahan bendungan Batujai yang berasal dari Lingkungan Karang Baru, Kelurahan Sasake Loteng.

Dikatakan, ada beberapa hal yang menjadi landasan kenapa pihaknya bersama rombongan memberikan dukungan penuh kepada H. Masrun diantaranya, H. Masrun dipandang layak menjadi pemimpin Loteng masa depan dan mampu melanjutkan kiprah kepemimpinan HM. Suhaili.

Selain itu H. Masrun dikenal sangat dekat dengan Bupati Loteng dan mengerti apa yang harus dilakukan, guna menjadikan Loteng lebih baik. Dikenal sebagai pekerja keras yang bertanggung jawab, birokrat sekaligus pengusaha.

“Beliau sangat dihormati dan disegani di kalangan keluarga besar Pindahan Bendungan Batujai. Kebetulan Haji Masrun merupakan salah satu keluarga pindahan. Dulu beliau tinggal di Perempung. Satu kampung dengan Almarhum TGH Lalu Khairi Adnan dan Almarhum TGH Husni,” terangnya.

Diakuinya, sesuai data yang ia miliki, terdapat sekitar 30 lebih kampung di area genangan bendungan Batujai yang dipindah saat bendungan terbesar di Pulau Lombok itu dibangun tahun 1980. Kampung-kampung yang dipindah diantaranya, Perempung, Semugi, Bagek Dane, Pancor, Merang, Lebak, Torek, Terawuk, Dasan Peken, Terontong, Are Potek dan sejumlah kampung lainnya. Jika dikalkulasikan, seluruh warga pindahan kini sudah menjadi sekitar 50 ribu orang lebih.
Tokoh pindahan bendungan Batujai lainnya, Idris menegaskan, selama ini warga pindahan dipandang sebelah mata di kancah pemerintahan. Karena itu, warga pindahan akan mengusung dan memenangkan tokohnya sendiri.
“Kami sudah pikirkan matang-matang sebelum mendaklarasikan dan mendukung Haji Masrun. Beliau ini yang layak menggantikan H. Suhaili sebagai Bupati Loteng. Apalagi keduanya sangat dekat. Sudah seperti seperti saudara,” kata Idris.
Pantauan wartawan di lokasi deklarasi, ratusan tokoh warga pindahan membacakan pernyataan sikap bersama. Terdapat empat point penting dalam sikap bersama tersebut. Satu, mendokan dan mendukung sepenuh hati Haji Masrun. Dua, berkomitmen menggerakkan seluruh masyarakat pindahan. Tiga, mengajak dan bergerilya memenangkan Haji masrun dan terakhir akan mengawal Haji Masrun sampai memenangkan Pilkada Loteng.

Menanggapi hal itu, H Masrun menjelaskan, dirinya terharu karena dukungan keras dari keluarga Pindahan Batujai dan komponen masyarakat lainnya. Dirinya akan berusaha maksimal agar harapan masyarakat terwujud.
“Prinsip saya adalah bagaimana menjadi manusia yang memberi manfaat bagi orang banyak. Mari kita perbaiki niat dan tujuan hidup sesuai kaidah yang diajarkan agama. Terimakasih kepada masayarakat pindahan yang sudah memberikan kepercayaan penuh,” pungkas Masrun. (Ap)

Share this post