MIN 2 Loteng, Kedatangan Mobil Pintar

MIN 2 Loteng, Kedatangan Mobil Pintar

 

Lombok Tengah SR- Mobil pintar dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Tengah, menyambangi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Lombok Tengah (Loteng), Selasa (03/09/2019).

Kedatangan mobil pinter dari perpustakaan dan kearsipan Loteng ini, disambut antusias oleh siswa MIN 2 Loteng, yang beralamatkan di Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Loteng.

Kepala perpustakaan MIN 2 Loteng, Laham SPd.I menyampaikan, kedatangan mobil ini, merupakan salah satu motivasi bagi siswa untuk sadar literasi atau membaca. Sebab untuk mencapai pendidikan yang ideal, hanya memperbanyak literasi.

“Alhamdulillah, akhirnya kita didatangi tamu agung, berupa mobil pintar. Kami sangat senang mobil ini bisa datang. Kalau bisa jangan hanya datang sekali,” Jelasnya saat ditemui di tengah-tengah siswa-siswi yang sedang asyik memilih buku.

Laham menambahkan, siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah masa yang tepat untuk menanamkan budaya literasi, yakni membaca.

Kenapa ini dilakukan, sebab menurutnya, apapun yang dikerjakan yang dimulai dari sejak kecil, memiliki manfaat besar kelak, setelah mereka dewasa.

Sebut saja, ketika anak anak sudah tamat dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Salah satu contoh, mereka melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Menengah Pertama, tentunya mereka akan semakin mahir dan menguasai ilmu pengetahuan, dan bisa jadi dari beberapa ilmu yang mereka dapatkan atau buah dari gemar membaca, mereka bisa menulis, paling tidak mereka bisa membuat karya ilmiah dan yang lainnya.

“Dalam pribahasa disebutkan, barang siapa yang rajin membaca, maka itu sama artinya dengan membuka pintu dunia, artinya apa yang tidak mereka ketahui, jadi tahu dan inilah yang sedang kita kembangkan kepada anak anak,” ungkapnya.

Selain itu, dalam agama dikatakan sebagai mana dalam perkataan seorang fakir yang artinya, “belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu, belajar diwaktu besar bagai mengukir diatas air”.

Jadi petikan syair ini yang artinya, siapapun yang belajar diwaktu tua, pastinya hasilnya kurang. Sebab kalau sudah dewasa pastinya pelajaran sulit masuk sebab banyak yang dipikirkan.

Sedangkan belajar dimasa kecil, mereka cepat menangkap dan menghafal, sebab beban mereka tidak ada, sehingga pelajaran atau ilmu yang mereka dapatkan cepat di cerna dan dihapal.

“Dan inilah yang sedang kita kembangkan, biar anak anak lebih cerdas, dan cinta terhadap literasi,” cetusnya.

Diakui Laham, kedatangan Mobil pintar sudah ditunggu sejak dua bulan lalu. Karena MIN 2 Loteng sudah mengirimkan surat. Namun karena harus dijadwalkan dan mobil memiliki jadwal yang cukup padat, sehingga kemarin kedatangan mobil itupun baru bisa dilakukan kemarin.

Sementara itu, Kepala Madrasah MIN 2 Loteng Mahruf, MPd.I mengatakan, saat ini keberadaan perpustakaan di sekolah masih belum maksimal. Sehingga siswa masih kesulitan memperoleh literasi.

“Kami upayakan agar siswa memperoleh buku bacaan yang menarik dan sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Namun, hal itu tak bisa dilakukan sendiri oleh MIN 2 Loteng. Dia berharap, kedatangan mobil pintar ini, bukan menjadi kedatangan pertama dan terakhir, namun bisa menjadi ajang untuk bisa terus menjalin kerjasama yang baik antara dinas perpustakaan daerah Kabupaten Loteng dengan MIN 2 Loteng.

“Semoga nanti kami bisa dibina. Mulai dari pengelolaan perpustakaan hingga beberapa pengadaan buku yang memang sulit untuk kita peroleh,” harapnya. (Ap)

Share this post