Parade Seribuan Dulang Warnai Perayaan Hari Jadi Ke 124 Lombok Timur

Parade Seribuan Dulang Warnai Perayaan Hari Jadi Ke 124 Lombok Timur

Lombok Timur SR –  Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 RI dan Hari Jadi ke-124 Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berlangsung meriah. Dalam puncak HUT RI dan Hari Jadi Lotim ini, sebanyak 1270 lebih dulang diarak masyarakat ke Pendopo Bupati Lotim, Sabtu (31/8) lalu.

Asisten II (dua) Setda Lotim, selaku Ketua panitia Hut ke-74 RI dan hari jadi ke-124 Lotim, H Sahabudin, dalam laporannya mengatakan, kegiatan peringatan HUT Ke-74 RI dan Hari Jadi ke-124 Lotim, merupakan satu rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan. Sebagai inti dari kedua kegiatan ini, pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2019) lalu, dan penutupnya adalah tasyakuran yang dilaksanakan pada saat ini, Sabtu (31/8/2019).

Memeriahkan perayaan HUT RI dan Hari Jadi Lotim ini, berbagai lomba dan pertandingan, serta hiburan bagi masyarakat Lotim. Tujuannya, untuk memupuk rasa patriot, dan nasionalisme, serta memiliki unsur pendidikan bagi generasi muda.

Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, zikir dan do’a, santunan pada 800 anak yatim dan fakir miskin, lomba seni baca Alqur’an dan kaligrafi tingkat anak-anak. Lomba marshing band, gerak jalan indah tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat, lomba gerak jalan cepat tingkat SMA dan umum, lomba senam aerobik tingkat umum, lomba binaraga umum, tarik tambang tingkat SMA dan umum, serta pertandingan karate.

Selain itu, Diskusi Kedaerahan dengan tema Bangkit, Maju Bersama Pers mengawal Kebijakan Pemda Lotim untuk Kesejahteraan masyarakat. Karnaval tingkat SD, SLTP, SMA dan Umum, karnaval Pekan Pesona Gumi Selaparang (PPGS). Khusus puncak acara, karnaval melibatkan peserta pembawa dulang sebanyak 1270 dulang lebih.

Bupati Lotim H M Sukiman Azmy, bersama tamu undangan Begibung (Mkan Bersama) di Dulang yang dibawa para Dedare (Gadis) dari berbagai desa di Lotim

“Momentum hari jadi ini, juga sekaligus meresmikan RSUD Labuhan Haji, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), meresmikan Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPT PK),”jelasnya.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari jadi ke-124 Lotim ini, menambah catatan baru nan penting dalam sejarah gumi Selaparang. Sebuah momentum penting sebagai ungkapan rasa syukur kita selaku masyarakat Lotim. Sekaligus momentum penting, untuk melakukan perenungan dan introspeksi terhadap pelaksanaan agenda pembangunan di daerah ini.

Peringatan hari jadi sejatinya dimaknai sebagai wahana untuk memberikan apresiasi bagi para pelaku pembangunan dalam berbagai bidang. Termasuk pada 21 orang tokoh yang telah menyumbangkan pikiran dan pengetahuannya, guna merumuskan hari jadi ini pada akhir 2012 lalu, sebagai upaya aktualisasi ide dan semangat juang generasi terdahulu. Harapannya, mampu menggelorakan semangat masyarakat untuk mengambil peran strategis, dalam pembangunan melalui semangat kepeloporan, keteladanan, serta kepedulian tinggi dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.

Yang patut disyukuri, bertepatan dengan hari bersejarah ini, Lotim tak lagi berstatus daerah tertinggal. Namun begitu posisi ini justru membuat kita harus bekerja lebih keras. Terlebih, sejumlah konsekuensi yang harus dihadapi karena status tersebut.

Sejumlah prestasi juga diraih putra-putri Lotim, mulai dari juara pencak silat tingkat internasional, juara dua tingkat nasional lomba Kader Institusi Masyarakat Pedesaan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (IMP PPKBD) diraih Susilawati, juara satu lomba Perpustakaan Desa Rempung tingkat nasional, dan banyak lagi prestasi lainnya. Prestasi-prestasi ini tidak boleh menjadikan kita lekas puas, kita harus terus berinovasi, meningkatkan diri, meningkatkan kualitas. Sebab masih banyak tugas dan pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. Karenanya saya berharap semua unsur, semua elemen dapat meningkatkan sinergitas dengan semangat “Bangkit, Maju Bersama.”

Lanjut Sukiman, bukan bermaksud menyombongkan atau membanggakan diri, tapi banyak pekerjaan harus diselesaikan. Sebagai gambaran akan dilaksanakan kedepan, pihaknya bicara data, dengan maksud pada peringatan hari jadi Lotim nanti, data akan berubah. Kemantapan jalan 47,84 persen, tahun ini hanya ditingkatkan 10 persen sehingga menjadi 50 persen. Tahun 2024 mendatang, diharapkan kemantapan jalan bisa mencapai 90 persen.

Parade Dulang dari berbagai desa di Lotim Warnai Hari Puncak Hadi Jadi Lotim ke 124

Selain jalan, Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) sebanyak 52,50 persen, tahun ini ditingkatkan menjadi 60,47 persen. Pada akhir RPJMD 2018-2023 diharapkan IKSI ini mencapai 77,47 persen. Menunjang peningkatan IKSI, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 49,1 miliar dan bersumber dari APBD tersebar hampir disemua daerah irigasi. Sementara itu, kaitan dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), baru 3.526 unit dan tahun ini ditambah 1.276 unit. Tahun 2020 ditargetkan selesai sebanyak 5 unit RTLH.

Pembangunan dibidang kesehatan, tahun ini Lotim mengalokasikan Rp 15 miliar, untuk peningkatan tipe Puskesmas bagi Puskesmas Aikmel dan Keruak. Tingginya kasus stunting atau gagal tumbuh yaitu 42,2 persen, lebih tinggi dari rata-rata data NTB. Sering diutarakan bahwa Lotim adalah barometer NTB. Kalau Gubernur NTB memberikan perhatian pada Lotim, semua angka negatif menyangkut NTB, akan bisa diselesaikan Bersama. Semua harus memiliki sinergitas baik, agar pembangunan berjalan baik.

Ia mengungkapkan, peresmian RSUD Labuhan Haji sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat Daerah ini. Juga, meresmikan UPT PK, yang diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan secara komprehensif dengan sinkronisasi berbagai program disemua OPD, sehingga bisa sampai di titik 14,05 persen.

“Kita ingin menanggulangi kemiskinan hingga keraknya. Karena itu pemerintah juga mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dari itu, kita buka PT. Selaparang Financial dengan kantor cabang di Masbagik. Kedepan, kita kembangkan juga dibeberapa pasar besar yang ada di Lombok Timur,”terangnya.

Masih terkait permodalan, pemerintah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PIP. Hal ini guna meningkatkan akses permodalan bagi Koperasi dan BUMD. Kesepahaman ini akan mengurangi beban Pemerintah dalam pemberian modal kepada Koperasi dan BUMD, di samping memperluas akses permodalan bagi segmen Usaha Ultra Mikro (UMi).

“Saya mengapresiasi sejumlah elemen masyarakat yang secara aktif membantu Pemerintah dalam berbagai program, seperti KOMPAK, Mahasiswa KKN Universitas Gunung Rinjani (UGR), KKN Universitas Hamzanwadi, dan KKN Universitas Mataram. Kelompok dan organisasi ini telah berhasil mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk memahami kebutuhannya serta mewujudkan kebutuhan tersebut,”ucap Sukiman.

Sementara itu, Gubernur NTB melalui Kepala BPBD NTB, H Ahsanul Khalik, dalam sambutannya mengatakan, tasyakkuran ini hendaknya dimanfaatkan sebagai refleksi mengenang sejarah detik-detik perjuangan para pejuang bangsa, dalam meraih kemerdekaan. Begitu juga perayaan hari jadi suatu derah, hendaknya semua dapat menghayati dan membuka memori lembaran sejarah panjang Gumi Patuh Karya ini. Dari proses ini, terpetiklah refleksi filosofis yaitu peringatan hari jadi, sebagai upaya untuk melihat kembali masa lalu, sebagai sebuah mata rantai sejarah, dan pondasi awal yang sangat bernilai yang menjadi referensi dalam menapaki masa kini dan masa depan.

Peringatan hari jadi ini lanjut Ahsanul Khalik, merupakan tonggak untuk terus bekerja keras melaksanakan setiap amanah yang diberikan, dengan tetap memperhatikan realita potensi dan kemampuan yang dimiliki, serta dinamika kekinian yang terus mengikutinya. Beberapa waktu lalu, bencana gempa meluluhlantakkan hampir seluruh wilayah di NTB, tak terkecuali di Lotim. Namun khususnya Lotim, secara perlahan sudah berupaya sekuat tenaga bangkit dari keterpurukan.

“Dari tema “Bangkit, maju bersama” ini, saya melihat besarnya semangat para pemangku amanah, dan seluruh komponen masyarakat kabupaten ini, untuk memperbaiki segala persoalan yang ada. Buang jauh ego, agar mantap melangkah untuk mewujudkan visi Lotim yang Adil, Sejahtera dan Aman,”tegasnya.

Oleh karenanya, pihaknya mengajak segenap warga agar dapat terus berikhtiar dan berjuang dengan karya-karya nyata, yang akan membawa daerah ke kondisi yang lebih baik dan semakin baik di masa mendatang.

“Harus kita sadari, setiap kita memiliki potensi untuk berkarya. Maka, mari kita satukan seluruh potensi karya terbaik tersebut, untuk keberhasilan pembangunan, yakni mensejahterakan masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Timur,”imbuhnya. (red)

Share this post