PBNW Gelar Pengajian Arofah 1440 H

PBNW Gelar Pengajian Arofah 1440 H

Lombok Timur SR – Pengajian hari Arofah, adalah sebuah tradisi baik yang ditinggalkan Pendiri NW, Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid semasa hayat beliau.
Kegiatan itu terus dilanjutkan hingga saat ini di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNW Tuan Guru Bajang KH Zainuddin Atsani. Tahun 1440 H ini seperti biasa pengajian Hari Arofah dilaksanakan di Halaman Masjid Jamik Darul Quran Wal Hadits, Sabtu (10/08/2019).
Ribuan santri dan jamaah NW hadir mengikuti pengajian yang diselenggarakan satu hari sebelum perayaan Idul Adha.
Ketua Panitia TGH Ihsan Safar, dalam laporannya menjelaskan bahwa acara ini adalah bagian dari kegiatan rutin dalam organisasi NW yang ada sejak zaman Maulanasyaikh dulu.


Pengajian Hari Arofah, disampaikan dua Masyaikhul Mahad DQH NW di Anjani, TGH L Anas Hasyri dan TGH Muzayyin Shobri, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PBNW Tuan Guru Bajang KH Zainuddin Atsani, mengingatkan kepada warga NW bahwa pendiri NW itu sangat senang kepada siapa saja yang bisa memberikan manfaat kepada Nahdlatul Wathan. Sebaliknya sangat membeci orang yang menjadi perusak perjuangan NW.
“Ajaran Samikna Wa Atokna oleh Maulanasyaikh untuk mendidik muridnya tetap taat kepada Allah, Rasul dan pemimpin,” katanya.
Lanjutnya, dirinya hadir di setiap teman dan pengajian NW untuk menyatukan persepsi semua warga dan murid Maulanasyaikh yang masih berseberangan.
“Saya akan bertekad menyatukan NW dan warga NW seperti zaman Ninikda Maulanasyaikh dulu,”ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Ketua PBNW terus mengajak warga NW untuk tetap kompak utuh bersatu dalam memperjuangkan NW di mana dan kapan saja.
Usai pengajian Arofah, kagiatan PBNW dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung belajar tambahan Mahad Darul Quran wal Hadits, yang direncanakan sebanyak 5 ruang.
Peletakan batu pertama dilakukan Ketua Rois Aam Dewan Musytasyar PBNW Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, dan Ketua Umum PBNW Tuan Guru Bajang KH Zainuddin Atsani, yang diikuti Masyaikhul Mahad. (Vin)

Share this post