SUARA PENDIDIKAN 

KSM Nasional Di Manado, Kontingen NTB Siap Rebut Juara

 

Lombok Tengah SR- Kompetensi Sains Madrasah (KSM), tingkat Nasional, bakal dilaksanakan di Manado 16- 30 Agustus 2019 mendatang.
Dalam lomba tersebut, dipastikan kontingen NTB bakal merebut juara terbanyak di masing masing lomba.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Wilayah (Kakanwil) NTB, H. Zamroni Aziz, mengaku, pihaknya Oftimis utusan NTB, dalam lomba KSM, tingkat nasional, mampu membawa nama harum NTB.

Keoftimisan tersebut, lahir disebabkan banyaknya peserta yang berasal dari NTB, sebelumnya telah berhasil membawa nama baik NTB, baik di bidang akademik ataupun non akademik.

“Saya tidak pungkiri, peserta yang berasal dari NTB, tidak sedikit yang sudah berhasil di tingkat Nasional dan insyaallah, KSM yang akan dilaksanakan di Manado, peserta NTB bakal meraih prestasi,” katanya.

Dikatakan, baru baru ini ada salah seorang siswa madrasah, sudah mendapatkan penghargaan dari menteri agama. Hal itu menurutnya, bakal membuka keran bagi peserta KSM, sehingga mereka pastinya sudah mempersiapkan diri sematang mungkin, dan pada akhirnya nanti peserta KSM utusan NTB, akan mengharumkan nama baik NTB di level Nasional.

“Satu orang siswa dari MTsN 2 Loteng, telah berhasil mendapatkan penghargaan dari menteri agama, dimana siswa tersebut telah berhasil meraih 3 besar, dalam lomba karate tingkat internasional, yang dilaksanakan di Kuala lumpur Malaysia dan saya yakin, itu akan jadi filter, untuk bertanding dalam lomba KSM ini,” paparnya.

Dikatakan mantan kasi pontren kemenag Loteng, pembukaan KSM, serentak dilaksanakan, dan siapapun yang juara di masing masing lomba ditingkat kabupaten, nantinya akan mengikuti hal yang sama di tingkat provinsi.

Dimana untuk lomba KSM tingkat provinsi, akan dilaksanakan mulai tanggal 14- 15 Agustus mendatang dan yang berhasil ditingkat provinsi, nantinya akan mewakili NTB di tingkat nasional di Manado, dari tanggal 16 – 30 Agustus mendatang.

“Juara 1 di kabupaten, kita akan lombakan di provinsi, yang juara di provinsi dialah yang berhak mewakili NTB di tingkat nasional,” ungkapnya.

Selanjutnya kepada semua guru, untuk lebih memberikan pembinaan dan pelatihan, sehingga nantinya apa yang diharapkan, dalam lomba KSM tingkat Nasional tercapai.
” Semua pihak harus ikut membantu, jika kita ingin kontingen kita sukses membawa pulang piala menteri,” cetusnya.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan KSM tingkat Kabupaten Loteng, Kepala Kemenag Loteng Drs H. Jalaluysayuthy mengatakan, lomba KSM salah satu lomba yang cukup bergengsi dikalangan Kemenag se Indonesia. Sebab KSM ini, dilaksanakan bukan hanya di tingkat Kabupaten semata, namun dilaksanakan hingga nasional.

“Jadi kenapa saya katakana lomba bergengsi, sebab lomba ini juga dilombakan sampai ke tingkat Nasional,” katanya.

Karena lomba ini digelar hingga tingkat nasional, pihaknya mengharapkan kepada seluruh tim juri untuk mengedapankan hasil. Artinya ketika peserta tersebut adalah siswanya, lantas lebih diperhatikan, sedangkan skil yang dimilikinya, ada peserta lain yang lebih baik.

Sehingga dalam memberikan penilaian, disesuaikan dengan kemampuan peserta, bukan mengacu kepada siapa peserta tersebut. “Juri harus benar benar selektif dalam memberikan penilaian, jangan memandang peserta itu adalah siswanya, namun mari kita berpatokan kepada skil yang dimiliki siswa peserta tersebut,” pintanya.

Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab nantinya peserta yang lulus di tingkat kabupaten, nantinya akan mewakili kemenag Loteng ditingkat provinsi hingga nasional. “Yang jelas dawan juri, diharamkan pilih kasih,” cetusnya.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Loteng, H. Salim MPdI menyebutkan, seleksi KSM tingkat kabupaten, diikuti 218 peserta dari semua jenjang pendidikan. Mulai dari tingkat MI, MTs dan MA.
Dijelaskan, dari 218 peserta tersebut, masing masing peserta jenjang MI, sebanyak 33 orang, MTs 59 dan MA 126 peserta. “Untuk lomba jenjang MA, kita pusatkan di MTsN 1 Loteng, sedangkan untuk jenjang MI dan MTs, kita pusatkan di MAN I Loteng,” jelasnya.

Bagi peserta yang berhasil meraih nilai tertinggi lanjutnya, nantinya akan mewakili Loteng di tingkat Provinsi. (ap)

Related posts

%d blogger menyukai ini: