Uncategorized 

SMKN I Pariwisata Internasional Siap Bersaing

Lombok Tengah SR- Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)  Pariwisata, bertarap Internasional, merupakan salah satu lembaga pendidikan baru, yang bergerak di bidang kejuruan, tahun ini bisa beroperasi. Sekolah ini berada di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng).

Kepala SMKN  Pariwisata Internasional Kasman kepada Suara Rinjani kemarin mengatakan, di Indonesia sekolah kejuruan pariwisata bertarap Internasional, baru ada hanya 6 sekolah dan di NTB baru satu.

“SMKN Pariwisata Internasional, kita di Lombok Tengah (Loteng), satu satunya di NTB, sedangkan di Indonesia baru 6 buah,” katanya Jumat (12/07/2019).

Pada penerimaan siswa baru perdana tahun ini, SMKN  Pariwisata Internasional, hanya membuka tiga jurusan, masing masing jurusan Perhotelan, tata Boga dan jurusan Perjalanan Wisata. “Karena ini perdana, kita fokuskan buka jurusan sesuai dengan namanya, yakni SMKN Praiwisata,” jelasnya.

Karena baru tiga jurusan, fasilitas yang di siapkan pada masing masing jurusan bisa dikatakan sudah lengkap. Dimana untuk jurusn perhotelan sendiri, pihaknya sudah mempersiapkan 10 Rombongan Belajar (Rombel), Tata Boga 8 Rombel dan Perjalanan Wisata baru 5 Rombel. “Yang jelas, kita siapkan fasilitas lengkap, sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dikatakan, melihat potensi setelah adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, SMKN Pariwisata kedepan, pihaknya oftimis akan menjadi incaran para pencari kerja. Tentunya untuk menambah skil dan keahlian mereka sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Jelas sekolah yang membuka pendaftaran tahun ini, tahun berikutnya akan menjadi pilihan.

Sehingga pihaknya oftimis kedepan, bisa menyaingi sekolah lain, yang sudah beroperasi lebih lama. “KEK di Kuta akan segera beropersi, sesuai kebutuhan jelas SMKN Pariwisata Internasional ini, akan menjadi pilihan para pencari pekerja,” akunya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Rembitan Kecamatan Pujut Loteng Lalu Mirakse mangku bangga dengan adanya lembaga pendidikan kejuruan yang dibangun di wilayah kerjanya. Sebab dengan sendirinya, nantinya desa Rembitan akan semakin ramai dari kunjungan, terutama di kalangan para pelajar.

“Insyaallah, Desa Rembitan yang dulunya kurang ramai, setelah adanya sekolah kejuruan bertarap Internasional, bakal semakin ramai,” katanya. (ap)

 

Related posts