Qori’ dan Hafiz, Kafilah Loteng Optimis Juara STQN XXV

Qori’ dan Hafiz, Kafilah Loteng Optimis Juara STQN XXV

Sekda: Persiapan sudah matang, tinggal kita berikan motivasi agar mereka lebih semangat.

Lombok Tengah SR- Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Nasional (STQN), ke XXV tahun 2019, bertempat di Pontianak Kalimantan Barat.

Dalam pelaksanaan ajang bergengsi dua kali setahun tersebut, Lombok Tengah (Loteng), telah mengirimkan dua kafilah terbaik, masing masing, satu Qori’ atas nama Ahmad Jihan Fahmi dan satu orang Hafizah atas nama Ginan Syahada Hamilia.

“STQ tingkat Nasional ke XXV, tahun ini bertempat di Pontianak, dari tanggal 27 Juni hingga 6 Juli. Dari NTB sendiri jumlah kafilah yang dikirim, sebanyak 16 kafilah, dua diantaranya kafilah asal Loteng, masing masing Ahmad Jihan Fahmi untuk cabang tilawah golongan anak-anak putra dan Ginan Syahada Hamilia untuk cabang Tahfidz Quran golongan 30 juz putri,” terang ketua harian LPTQ Loteng H. Sabaruddin Arrahman kemarin.

Dua kafilah asal Loteng yang akan mengikuti ajang bergengsi sekali dua tahun tersebut, tentunya pihaknya selaku pengurus LPTQ Loteng, sudah melakukan pembinaan matang sebelum mereka berangkat.

“Selama empat bulan suntuh, kami dari LPTQ Loteng, sudah melakukan karantina, dan insyaallah, dua kafilah Loteng pada khususnya sudah siap,” katanya.

Dikatakan, NTB, khususnya Loteng, tidak pernah ketinggalan mendelegasikan pesertanya dalam kegiatan Keagamaan, baik MTQ ataupun STQ. Sedangkan STQ Nasional kali ini, NTB mendelegasikan 16 kafilah dan 2 diantaranya berasal dari Loteng.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng HM. Nursiah mengatakan, sebagai bentuk dukungan kepada kafilah asal Loteng, bersama rombongan langsung mengunjungi kedua kafilah tersebut.

“Kemarin, saya bersama rombongan terbang ke Pontianak untuk menyambangi mereka, sembari memberikan mereka motivasi,” katanya.

Sebab saat saat seperti ini, motivasi itu sangat penting diberikan kepada mereka, guna menambah kepercayaan, ketika mereka tampil di arena.

Selanjutnya, Ia juga berpesan agar mereka selalu menjaga kesehatan, menjaga kekompakan dan mengikuti arahan-arahan dari pelatih.

“Khusus bagi saudara-saudara kita, anak-anak kita yang menjadi wakil NTB khususnya kafilah Loteng, jaga kesehatan, jaga kemampuan dengan mengasah, berlatih bersama-sama dan jaga kekompokan. Ikuti semua arahan dari pelatih,” terangnya.

Sekda menambahkan, setiap ajang bergengsi seperti STQ di Pontianak Kalimantan Barat, itu merupakan program rutin secara nasional.

Dimana, sebagai perwakilan NTB, kafilah Loteng tidak pernah absen. Artinya perwakilan NTB asal Loteng itu berdasarkan proses yang telah dilakukan di tingkat kabupaten, dan berhasil untuk menjadi perwakilan NTB.

Keberhasilan ini akan dibuktikan juga ke tingkat nasional. “Tentu dalam penampilan kafilah NTB khusunya Loteng, semua masyarakat Loteng mendoakan semoga niat untuk beribadah di STQ, sekaligus penghargaan dari pemerintah pusat termasuk maha penghargaan dari Allah bisa dicapai” harap Sekda.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan agar masyarakat NTB ikut mendoakan agar kafilah NTB, khususnya Loteng bisa meraih juara dengan nilai memuaskan.

Diakuinya, ditingkat nasional ataupun internasional, putra putri terbaik Loteng, sudah mencatatkan diri sebagai juara, ditingkat internasional sendiri, Loteng memiliki Qori’, H Sabaruddin yang sekaligus sebagai ketua harian LPTQ Loteng, dan saat ini beliau juga ikut mendampingi kafilah NTB.

“Ditingkat nasional ataupun internasional, bukan kali ini saja Loteng, mengirimkan kafilah, namun pada tahun sebelumnya, kita juga pernah menjadi juara satu tingkat internasional, yakni ketua harian LPTQ Loteng H. Sabaruddin,” paparnya.

Terhadap beberapa prestasi tersebut, pihaknya kembali berharap, keberhasilan tersebut bisa dijadikan motivasi, dengan muncul beberapa putra putri terbaik Loteng bisa mendapatkan juara nasional ataupun internasional.

Dijelaskan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), yang sudah terbentuk, ini merupakan lembaga yang ditugaskan Pemda untuk membina tilawatil Quran Loteng. “Bagaimana LPTQ secara operasional dapat bergerak, Pemda juga membackup secara operasional, baik perhatian untuk personil maupun dalam latihan-latihan teknis. Kita harapkan prestasi kedepan semakin gemilang,” bebernya.

Informasi yang berhasil diserap koran ini, STQ Nasional Pontianak Kalimantan Barat, dilangsungkan di lima lokasi berbeda. Untuk cabang tahfidz golongan 10 dan 20 juz putra putri di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Cabang tilawah golongan anak anak dan dewasa putra putri di Tugu Khatulistiwa Pontianak. Selanjutnya, untuk lomba tahfidz golongan 30 juz dan tafsir Bahasa Arab putra putri, di Perpustakaan Universitas Tanjungpura, tahfidz golongan 1 dan 5 juz dan tilawah putra putri di Taman Alun-Alun Kapuas Pontianak, tahfidz golongan hafalan al-hadits 100 dengan sanad dan hafalan al-hadits tanpa sanad 500 putra putri di Aula IAIN Pontianak. (Ap)

Share this post