SUARA LOTENG 

Jelang Putusan MK RI, Pemkab Loteng Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Lombok Tengah SR-Jelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil sengketa sidang Putusan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Pilihan Presiden (Pilpres), yang direncanakan pada 27 Juni 2019.

Pemerintah Daerah (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng), mengimbau agar warga masyarakat Loteng, tetap menjaga situasi kondusif, aman dan nyaman.

“Jangan sampai ada aksi pengerahan massa dan potensi yang mengarah pada gangguan keamanan atau instabilitas wilayah,” kata Asisten I Setda Loteng, Ir HL Moh Amin, Rabu (26/06/2019).

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum atau mekanisme sengketa Pilpres yang sedang proses oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sesuai peraturan perundang-undangan, masyarakat dihimbau agar supaya menyambut baik langkah yang diambil dari pasangan Capres dan Cawapres 02 dan pasangan 01 serta para Calon Legislatif (Caleg) yang sudah menempuh jalur konstitusional.

“Iklim kondusif harus dijaga dan dipelihara oleh semua pihak bukan hanya aparat kepolisian dan TNI. Terlebih lagi kita di Loteng, saat ini sedang giat-giatnya membangun perekonomian khususnya di sektor pariwisata ,” ungkapnya .

Dalam suasana dan kondisi perpolitikan Indonesia sekarang, Loteng harus menjadi contoh sebagai ladang tumbuh suburnya proses demokrasi yang membanggakan.

Syaratnya yaitu semua komponen masyarakat harus memastikan harus menahan diri dan saling bergandeng tangan untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Sehingga, perpecahan atau konflik karena perbedaan pendapat dan pilihan dalam politik dapat diminimalisir dengan baik.

“Undang-undang memberikan ruang untuk kita sampaikan aspirasi. Tetapi tentu harus tetap menjaga dan melihat kondisi ril yang ada didaerah,” tandasnya.

Selanjutnya, terkait pariwisata di Loteng, saat ini sangat membutuhkan keamanan dan kenyaman hingga membutuhkan kedatangan para wisatawan untuk merangsang, sehingga nantinya rasa aman dan nyaman terhadap pengunjung, tercipta dengan sendirinya.
tumbuhnya roda prekonomian daerah.

Ia menambahkan, jika semua masyarakat sudah bisa menahan diri, maka ini tentunya memberikan dampak positif terhadap daerah. Terutama dalam proses demokrasi yang berjalan aman dan lancar. Bila perlu, Loteng sebagai referensi bagi semua orang yang ada di setiap daerah.

“Jika sekarang Loteng sedang menjadi pusat Pariwisata NTB, kita akan tambah sebagai refrensi pusat suksesnya pelaksanaan demokrasi,” tutupnya. (Ap)

Related posts

%d blogger menyukai ini: