Meriah, Perayaan HADI ke – 53 HIMMAH NW Lahirkan Ketua IKAMAH Baru

Meriah, Perayaan HADI ke – 53 HIMMAH NW Lahirkan Ketua IKAMAH Baru

Mataram SR – Perayaan Hari Jadi (HADI) ke 53 Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) berlangsung meriah dan hidmat di halaman Kampus Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Senin (24/06/2019).
Hadi ke 53 Himmah NW ini terbilang cukup special, karena dihadiri lima ulama dari Mekkah al Mukarromah, Ketua Umum Pimpus HIMMAH NW Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, Sekjend PBNW Dr TGH Abdl Muhyi Abidin MA, dan keluarga besar alumni HIMMAH NW.

Ulama-ulama Makkah menghadiri hari jadi HIMMAH NW ke 53 di UNW Mataram, Senin (24/06/2029).

Dalam pidatonya, Ketua Umum Pimpus HIMMAH NW Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, mengaku sangat bahagia bahwa Ikatan Keluarga Alumni HIMMAH NW sudah terbentuk sejak 2016 silam, bukan tidak direstui tapi karena banyak program organisasi yang kita ikuti pada waktu itu, makanya tidak dapat kita dihadiri saat membuat IKAMAH itu. IKAMAH sebagai wadah silaturahim alumni HIMMAH NW untuk memberikan pemikiran untuk kemajuan organisasi NW dan HIMMAH NW.
“Teruslah berkarya kader-kader HIMMAH, saya tidak pernah batasi kreativitas dan karya kader, semua kita rangkul demi memajukan perjuangan NW yang dilahirkan Maulanasyaikh 53 silam. Semoga kader HIMMAH menjadi garda terdepan memajukan NW dibawah kepemimpinan Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin AM,” tutupnya.

Sekjend. PBNW PBNW Dr TGH Abd Muhyi Abidin MA, dalam sambutannya mewakili Ketua Umum PBNW, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Hadi ke – 53
HIMMAH NW. Kita berharap melalui acara ini akan muncul kader-kader pemimpin yang militan yang mampu mengkomunkasi dan bersinergi dengan pengurus organisasi induknya.
“Saya berharap, ini momen untuk bergerak maju dan bergerak, jangan sekali berhenti berkarya untuk kejayaan Islam, organisasi dan Negara tercinta,”imbuhnya.
Dalam sambutannya, perwakilan alumni Himmah NW, M Ahzan, mengungkapkan HIMMAH NW dalam usia 53 tahun ini menjadikan organisasi HIMMAH sudah memiliki kematangan dalam organisasi dan kuat dalam institusi, intelektual dan ideologi ke NW an nya. Dalam perjalanan HIMMAH NW ini banyak yang kita lalui baik suka dan duka sebagai sebuah proses pengkaderan selaku kader NW yang militan.

Poto bersama alumni dan kader HIMMAH NW bersama ulama – ulama dari Makkah

“Himmah NW ini adalah laboratorium pengkaderan dan perjuangan NW ke depannya,” ungkapnya.
Syaikh Majid Said, dalam irsyadatnya yang diterjemahkan oleh Prof. Dr. H Fahrurrozi MA, menegaskan yang paling penting dalam majlis ilmu di mana saja, terlihat pada banyaknya santri atau jamaah yang hadir dari berbagai daerah. Dalam hal ini yang paling utama adalah memegang teguh persatuan dan ketaatan kepada perintah Allah.
“Bersatu dalam organisasi, visi kebangsaan dan sebagainya. Seperti di Masjid, kita berkumpul dalam sahp banyak ragam, mulai dari orang pinter, bodoh, orang besar dan rakyat kecil, semua bersatu. Kalau sudah berada dalam satu shap, itu adalah gambaran persatuan kita,” tegasnya.
Lanjut Syaikh Majid, esensi dari HIMMAH NW atau perkumpulan mahasiswa Islam adalah memperkuat keimanan kepada Allah, mendekatkan diri kepada Allah. Di samping itu, menyatukan derap langkah dan visi misi dalam memajukan organisasi NW.

Para alumni HIMMAH tampak bercengkrama dan larut dalam kebahagiaan  pada acara HADI ke 53 HIMMAH NW

“Satu tanda persatuan itu adalah momen ibadah Haji dan Umroh di Mekkah berkumpul miliyaran ummat Islam dengan tujuan hanya taat kepada Allah dan Rasulnya. Ini harus jadi motivasi kita untuk terus bersatu dalam ketaatan dan kemajuan,” pungkasnya.

Group paduan HIMMAH NW

Acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara alumni dan kader HIMMAH NW dalam balutan giroh perjuangan. Dan pada acara tersebut dilakukan pemilihan kepenguruasan IKAMAH NW untuk mewadahi semua alumni HIMMAH NW. Terpilih dengan sistem kekeluargaan, H Sanusi, M.Pd.I., sebagai Ketua baru IKAMAH NW. (vin)

Share this post