Pemkab Loteng Desain Percikan Air Mancur, Seperti Lagu Sasak

Pemkab Loteng Desain Percikan Air Mancur, Seperti Lagu Sasak

Terkait Pembangunan Air Mancur di Alun – alun Yang Segera Dibangun

Lombok Tengah SR- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), sedang di sibukkan mencari orang yang mampu membuat, suara air mancur seperti nyanyian atau lagu sasak, yang akan dibangun di alun alun Tastura Loteng.

Demikian dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Loteng HL Pathul Bahri, saat menghadiri acara kementerian Agama (Kemenag) Bersholawat bersama H. Hadad Alwi, Selasa (18/06/2019).

Salah satu nyanyian yang diinginkan adalah, “Kadal Nongak Lekkesambik Benang Katak Setakilan, Tajah Onyak Ndeknne Matik, Payu Salak Kejarian” . Dan nyanyian tersebut, dilantunkan oleh suara air yang berjatuhan dari air mancur yang akan dibangun di alun alun tastura Loteng.

“Yang jelas desain air mancur itu, persis dengan air mancur yang ada di Singapura, dan letak bedanya, setiap air yang jatuh, mirip dengan suara lagu sasak, seperti yang saya katakana tadi,” katanya.

Kenapa itu harus dilakukan lanjutnya, selain ada lebihnya dengan air mancur yang ada di Negara Singapura, dengan nyanyian yang berasal dari air tersebut, para pengunjung tidak akan jenuh.

Mereka akan selalu terhibur dengan lantunan nyanyian yang berasal dari percikan dan air mancur. “Jika di Negara Singapura terkenal dengan air mancur, kita di Loteng juga akan punya dan lebih uniknya, suara yang terjatuh dari air tersebut, mirip dengan lagu khas sasak,” terangnya.

Selanjutnya lokasi akan dibangun, itu berada di sebelah timur Alun Alun lurus ke timur, atau persis di jalur menuju SMAN 1 Praya lurus ke selatan tembus pintu masuk Ponpes Darul Muhajirin Praya.

Selanjutnya, rencana pembangunan air mancur tersebut, itu dihajatkan sebagai kado buat HUT Loteng, yang jatuh pada bulan Oktober mendatang. “Sesuai rencana, pembangunan air mancur, kita akan hajatkan kado Loteng yang jatu pada bulan Oktober mendatang, jika tidak jadi, tetap akan dibangun kendati ulang tahun sudah berlalu,” ungkapnya.

Ditambahkan, beberapa tujuan membangun air mancur di Loteng, selain menambah kaindahan pusat kota Praya, air mancur ini juga dihajatkan untuk para pegawai kemenag Loteng, yang jarang ikut jalan sehat, setiap pagi Jum’at.

“Jadi, banyak hajatan kita membangun air mancur, selain menambah keindahan kota Praya, kami juga berhajatan menggaet minat ASN di lingkup Kemenag Loteng untuk gemar berolahraga, pagi jum’at. Sebab pemkab Loteng telah memprogramkan olahraga pagi Jum’at itu acara rutin,” jelasnya.

Sementara sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Permukiman Loteng HL Firman Wijaya mengatakan, sangat tidak elok jika ditengah kota, Loteng tidak memiliki aicon menarik, selain yang ada saat ini.

Oleh karena itu, pihaknya merencanakan, bakal membangun air mancur yang direncanakan dibangun di alun alun tastura Loteng. “Dipusat kota, kita sudah punya alun alun sebagai tempat rekreasi, namun itu masih kurang dan kami merencanakan membangun air mancur termegah di NTB dan itu sebagai salah satu icon special buat Loteng,” katanya.

Karena ini termegah di NTB lanjutnya, pihaknya mempredikasikan akan menelan anggaran RP 3 miliar, dengan pasilitas lengkap. “Insyaallah pembangunan air mancur ini termegah di NTB, makanya kita sudah prediksikan akan menghabiskan anggaran Rp 3 miliar,” terangnya.
Selanjutnya pembangunan tersebut, di wacanakan akan dimulai pada bulan Juni mendatang, dengan masa pengerjaan tiga hingga empat bulan. “Juni sudah mulai dikerjakan, dan kami menargetkan bulan Oktober sudah rampung,” ucapnya.
Ditambahkan, kenapa pihaknya menargetkan bulan Oktober selesai, sebab pembangunan air mancur tersebut dihajatkan untuk kado Loteng, yang jatuh pada bulan Oktober mendatang. “Oktober pembangunannya sudah tuntas, sebab air mancur tersebut, kita hajatkan untuk HUT Loteng,” ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, HM. Nursiah membenarkan kalau mancur bakal dibangun di alun alun tastura Loteng. “Insyaallah sebelum HUT Loteng, pembangunan air mancur tersebut sudah dinikmati masyarakat,” katanya.
Kenapa pembangunan air mancur dibangun di alun alun lanjutnya, di alun alun ini merupakan pusat setiap kegiatan bersekala besar, termasuk setiap hari Jumat digunakan. Untuk kegiatan hari Jumat itu sendiri, usai kegiatan bisa langsung selfi dan yang lainnya. “Teman-teman media, usai peliputan hari Jumat juga bisa selfi kok,”ujarnya. (ap)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or