PBNW Gelar Silaturahim Pendidikan NW

PBNW Gelar Silaturahim Pendidikan NW

Lombok Timur SR – Setiap tahunnya, Pendiri organisasi Nahdlatul Wathan al magfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, mentradisikan silaturahim pendidikan bagi pelajar dan warga NW pasca perayaan lebaran (Idul Fitri). Hal ini hajatkan sebagai upaya saling maaf memaafkan antara sesama pendidik NW, para santri NW termasuk pengurus NW semua jenjang.
Pada tahun 1440 H ini kegiatan Silaturahim Pendidikan NW dirangkai dengan acara tasyakkur penamatan santri NW dari jenjang Taman Kanak-kanak hingga tingkat SMA/MA se- Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, di aula ponpes setempat, Sabtu (14/06/2016). Hadir pada kegiatan ini Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Dewan Masyaikh Mahad DQH NW, dan seluruh pengasuh ponpes.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Azhar Harif mengungkapkan bahwa kegiatan penamatan dan tasyakkur kali ini sengaja digabung dengan Silaturahim Pendidikan untuk menghemat waktu, apalagi sebentar lagi kita akan punya gawai besar yaitu Hultah NWDI ke 85.
“Jadi, bulkan ini cukup banyak agenda organisasi. Jadi untuk kita bisa fokus mempersiapkan perayaan Hultah NWDI ke 85 cukup dekat ini, makanya kegiatan ini kita gabung tapi tidaak mengunrangi makna dan kehidmatan,”ungkapnya.
Azhar menambahkan pada tahun pelajaran 2018-2019 ini jumlah santri yang tamat jenjang pendidikan TK- SMA/SMK/MA sebanyak 641 orang, yang berasal dari 9 lembaga pendidikan. Adapun perinciannya adalah TK NW sebanyak 32 orang, MI NW, 15 orang, MTs. Mu’allimin 58, MTs. Mu’allimat 42, SMP NW sebanyak 45, MA Mu’allimin, 148 orang, MA Mu’allimat, 136 orang, MAPK NW, 80 orang, SMA NW, 20 orang, dan SMK NW, sebanyak 65 orang.
Dalam Sambutannya Ketua Umum PBNW yang disampaikan Ketua Umum Pimpus Muslimat NW, Lale Yaqutunnafis, MM, mengatakan bahwa hari ini adalah hari kebahagaian kita semua, sebab para santri kita telah berhasil menamatkan satu jenjang pendidikan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ini adalah karunia Allah yang sangat besar dan wajib kita syukuri.
“Maka secara otomatis semakin banyak anjum NW sebagai pejuang untuk menyebarkan agama islam melalui Nahdlatul Wathan. Untuk itu atas nama PBNW kami berpesan kepada santri yang tamat agar tetap pegang prinsip ajaran agama yang diajarkan oleh guru besar kita dan para masyaikh,”ingatnya.
Umi Yaqut, menambahkan sebagai santri haruslah rajin membaca dan teruslah belajar, sesuai dengan firman Allah dalam surat yang pertama kali turun yaitu surat al Alaq “Iqro’ (bacalah). Inilah yang terus diajarkan guru besar kita almagfurulah Maulanasyaikh kepada para santri NW.
“ Maulanasyaikh mendorong santrinya untuk terus mencantai ilmu dengan cara membuat lembaga pendidikan yang jumlahnya sudah ribuan lembaga sejak didirikan beliau. Ini bukti beliau meninginkan kaumnya yaitu kaum Sasak, NTB dan Indonesia pada umumnya menjadi manusia yang pintar dan memahami agama,”ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Umi Yaqut berpesan agar santri NW bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di lembaga NW juga agar pipa ilmu kita terus tersambung sampai Maulanasyaikh dan Rasulullah SAW.
Acara juga diisi dengan khitobah yang disampaikan oleh para santri NW dengan menggunakan bahasa Arab, Inggris dan Indonesia. Disamping itu juga lantunan puisi, lagu-lagu perjuangan NW yang di bawakan santri TK Syaikh Zainiuddin NW yang cukup menyedot perhatian hadirin yang hadir karena kelucuannya. Sementara, pengajian Silaturahim Pendidikan NW disampaikan TGH Zaini Abdul Hanan, Lc., M.Pd.I (vin)

Share this post