Sinyal Dibongkar, Bupati : Kita akan Bentuk Pansel Pengurus Baznas Lotim Setelah Lebaran

Sinyal Dibongkar, Bupati : Kita akan Bentuk Pansel Pengurus Baznas Lotim Setelah Lebaran

Lombok Timur, SR- Ketua DPRD Lombok Timur-Raden Rahardian Soedjono meminta kepada Bupati Lombok Timur (Lotim) untuk secepatnya membentuk tim seleksi mencari calon pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lotim. Bupati harus segera memilih pimpinan Baznas Lotim sesuai dengan peraturan Undang-undang pengelolaan zakat nomor 23 tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014 tentang pengelolaan zakat. Bupati Lotim harus membentuk panitia seleksi untuk memilih anggota pengurus Baznas Lotim,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.
Lebih lanjut Rahardian mengatakan, setelah terbentuk panitia seleksi siapa saja boleh bisa daftar jadi anggota pimpinan. Dalam penetapan pengurus Baznas Kabupaten harus dengan rekomendasi dari Baznas Pusat melalui Baznas Propinsi. Setelah turun rekomendasi dari pusat oleh Bupati akan diterbitkan SK. Untuk itu Baznas Pusat dan Baznas Propinsi bisa dilibatkan menjadi panitia seleksi.
Ia mengharapkan proses seleksi itu nantinya dapat membuat anggota Baznas Lotim yang baru dapat bekerja lebih baik. Berharap kepada mereka agar mampu menggali potensi zakat yang begitu besar dan dapat mendistribusikannya kepada orang-orang yang berhak,”ungkapnya.
Sementara itu ditempat terpisah, Bupati Lotim-H.Sukiman Azmi, mengatakan, setelah lebaran kita akan siapkan panitia seleksi (Pansel). Pimpinan Baznas Kabupaten Lotim sekarang ini masih pelaksana tugas, setelah situasinya jernih, tenang, bening, barulah kita akan membentuk Pansel. Terkadang, memang seperti gemercik air yang menenangkan, terdengar berisik tapi syahdu, adakalanya harus berisik seperti air terjun, tapi jadilah air terjun yang jernih, tetap rendah hati dan tidak pernah menyalahkan gemerciknya yang mengalir.
“Yang kita perlukan adalah ketenangan, seperti air yang akan jernih kembali oleh waktu dan ketenangan. Sehingga kita mengangkat pengurus Baznas Lotim itu sesuai dengan keahliannya,”ujar Sukiman saat ditemui di Pendopo, Rabu (22/05).
Saat wartawan SR berkunjung ke kantor Baznas Lotim untuk menemui beberapa orang pimpinan Baznas, Pol PP yang jaga saat itu melarang tamu yang berkunjung menemui pimpinan Baznas kalau belum ada janji terlebih dahulu, untuk itu sebaiknya ada Rakerda pengurus Baznas Lotim membahas sistem dan prosedur kehumasan dan keprotokolan, sistem penanganan pengaduan dan komplain dan sistem dan prosedur lainnya. (pri).

Share this post