Loteng Mulai Susun Formasi CPNS Loteng 2019

Lombok Tengah SR – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 dipastikan akan di buka oleh Pemkab Loteng diakhir tahun. Berbagai persiapan mulai di siapkan dinas terkait dalam rangka mensukseskan proses perekrutan CPNS.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Lombok Tengah, M. Nazili, di kantor Bupati Loteng, Kamis (16/05/2019) menyatakan, pihaknya membenarkan adanya perekrutan Pegawai dari jalur formasi CPNS tahun 2019 ini. Berbagai persiapan mulai dilaksanakan BKPP untuk mensukseskan proses perekrutan CPNS.
“Memang benar kita akan membuka perekrutan CPNS tahun ini,” ungkapnya, Untuk menentukan jumlah formasi pada CPNS tahun 2019 ini. Semua dinas dan instansi diminta untuk menyusun kebutuhan pegawai yang akan menjalankan tugas negara setiap jam kerjanya. Hingga saat ini, ada beberapa dinas dan instansi yang sudah menyerahkan usul formasi kebutuhan pegawai. “Ada beberapa dinas dan instansi yang sudah menyerahkan usulan kebutuhan pegawai mereka,” terangnya.
Penentuan formasi ini menurutnya berdasarkan dari rekap dari semua dinas dan instansi. Setelah rekap terkumpul, kemudian DKPP menghimpun rekapan dan membuat telaah. Penyusunan formasi yang dilakukan nanti berdasarkan dari kebutuhan yang diajukan dinas dan instansi.
“Kami pastikan tahun 2019 ini ada bukaan PNS, karena secara nasional dibutuhkan 100 ribu PNS, namun kuota Loteng belum ditentukan pusat,” tegasnya.
Berdasarkan kebutuhan Pemkab Loteng, yang sangat di butuhkan saat ini yakni tenaga guru, tenaga kesehatan, dokter, perawat dan bidan. Dimana untuk menutupi kebutuhan itu, saat ini pemerintah mengangkat tenaga honor yang tentunya cukup menganggu APBD.
“Kalau tidak kami mengangkat tenaga honor, maka secara otomatis proses pelayanan tidak akan maksimal,” tegasnya.
Sementara jika melihat dari kebutuhan pegawai Loteng saat ini. Nazili mengatakan kalau Pemkan Loteng masih kekurangan 2 ribu ASN. Dimana kebutuhan 2 ribu tersebut dibantu dari pengangkatan pegawai dari formasi K2 dan P3K yang berjumlah sebanyak 570 orang.
“Kendati demikian kita masih kekurangan pegawai,” sambungnya.
Untuk mempercepat proses penentuan jumlah formasi CPNS tahun 2019 ini. Sudah dua kali BKPP melayangkan surat ke dinas dan instansi untuk mempercepat proses pengajuan usulannya. Pasalnya, usulan yang dilayangkan DKPP nantinke pusat menjadi acuan diberikannya berapa besaran jatah formasi CPNS yang akan diberikan.
“Hanya beberapa dinas saja yang belum, kami pastikan bulan ini selesai proses pengajuan dari dinas dan instansi,” yakinnya.
Sememtara di tanya keterlambatan dinas menyerahkan usulan lantaran beberapa faktor. Keterlambatan itu akibat faktor salah tafsir dan akibat adanya perubahan Permendagri yang mwngatur proses perekrutan CPNS.
“Insha Alloh, kami tetap optimis jika jumlah formasi yang kita dapatkan dari pusat akan sesuai dengan jumlah kebutuhan kita,” harapnya. (ang)

Share this post