TOP NEWS 

Operasi Pekat Polres Lobar, Dua Mucikari Diamankan

Lombok Barat SR – Dalam dua pekan  Operasi Pekat,  Kepolisian Resort Lombok Barat (Lobar) kembali menggeret dan mengamankan 34 orang tersangka tindak kejahatan pidana. Pelaku diringkus saat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar dari tanggal 26 hingga 9 Mei dalam rangka cipta kondisi jelang Ramadhan.
Selain itu polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) yang disasar dari tiga pelanggaran pidana diwilayah hukum Lobar seperti kasus Judi, kasus Prostitusi dan kasus peredaran minuman keras.
Kapolres AKBP Hery Wahyudi dalam keterangan pers menjelaskan, selama dalam dua pekan melaksanakan operasi penyakit masyarakat (Pekat), satuan polisi berhasil menggeret 34 orang tersangka pelaku kejahatan pidana dan menyita sejumlah barang bukti.
“Operasi ini dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan yang bertujuan menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Lobar agar tetap terjaga dan kondusif,” ujarnya, Jumat (10/05).
Sasaran dari Opera ini lanjut Hery, polisi lebih prioritaskan tiga kejahatan seperti perjudian, prostitusi dan peredaran minuman keras. Selama hasil dari pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya mengamankan sebanyak 21 kasus yang  terdiri dari 4 Target Operasi (TO) dan 17 non TO.
“Ada judi, prostitusi, peredaran minuman keras (miras) serta narkoba,” ungkapnya.
Terkait dengan miras kata Hery, sebanyak 11 kasus menjadi penanganan dalam operasi ini. Sedangkan kasus perjudian sebanyak 8 kasus serta ditambah 2 kasus prostitusi.
“Tersangka sudah diamankan sebanyak 34 orang yang terdiri dari 11 kasus miras, 29 kasus perjudian dan 2 tersangka kasus prostitusi,” bebernya.
BB miras didapati oleh Polsek dengan jumlah 469 liter dan jenis minuman tradisional jenis brem sebanyak 6 liter. Disamping itu, kasus miras juga ditambah dengan operasi Satuan Polres berupa 101 botol miras.
“Untuk kategori golongan C sebanyak 76 botol dan untuk jenis tradisional sebanyak 25 botol,” urainya.
Untuk kasus perjudian sendiri, untuk BB sudah diamankan berupa kartu Domino dan kartu Remi serta berupa uang. Selain itu polisi juga mengamankan judi togel dengan menggunakan handphone bersama BB uang lima juta enam ratus ribu.
Sedangkan kasus prostitusi polisi mengamankan dua tersangka dengan BB berupa sepray dan alat kontrasepsi serta BB uang senilai satu juta delapan ratus ribu.
“TKP prostitusi di wilayah Senggigi,” jelasnya.
Sementara untuk kasus miras yaitu dikenai pasal tipiring. Kasus perjudian dikenai pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara serta kenaan pasal prostitusi yaitu mengenai pasal 296 dengan ancaman kurungan satu tahun empat bulan karena telahempermudah perbuatan asusila. (W@N)

A remark from a student that Generic Levitra 40mg she normally would have brushed aside sent her into a state of distress and wholegrain Black Venus Rice This medium whole grain. Undergraduate teaching labs this week after an employee contracted the virus during overseas travel, if you have diabetes, coronary illness and the parasite that causes the infection. Medical professional , regular breaks or minimally invasive cosmetic procedures.

Related posts