Tapal batas KLU- Lotim akan Dibuatkan Pintu Gerbang

Tapal batas KLU- Lotim akan Dibuatkan Pintu Gerbang

Lombok Utara SR – Tapal batas antara Kabupaten Lombok Utara dengan Kabupaten Lombok Timur maupun dengan Kabupaten Lombok Barat sampai saat ini belum diberikan tanda yang jelas dan hanya diberikan tanda dalam bentuk pal saja. Tentu bagi masyarakat yang melewati tapal batas tidak mengetahui apakah sudah keluar dan masuk dari Kabupaten Lombok Utara.
“Seharusnya di setiap perbatasan dengan semua kabupaten yang ada di Lombok di buatkan pintu gerbang sebagai tanda tapal batas dengan demikian setiap orang yang akan ke KLU mengetahui nya,”kata salah seorang tokoh masyarakat KLU Kertamalip, Selasa (23/04/2019).
Menurutnya,saat sekarang kondisi jalan yang berada di perbatasan antara Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur sangat baik dan lebar,perbatasan yang ada di sungai Kokok Putik desa Sambik Elen Kecamatan Bayan belum ada tanda yang jelas sebagai batas wilayah. Apabila ada pintu gerbang yang dibangun di Kokok Putik tersebut akan kelihatan megah karena di dukung oleh infrastruktur jalan yang bagus dan lebar. Pemerintah Kabupaten Lombok Utara harus segera membangun pintu gerbang sebagai tanda batas wilayah tambah Kertamalip.
Bupati Lombok Utara Dr. .H.Najmul Akhyar SH.MH beberapa waktu yang lalu sudah menyampaikan prihal tentang tapal batas yang belum diberikan tanda yang jelas yang bisa dilihat oleh semua orang. Rencananya pada tahun 2019 ini akan di bangun pintu gerbang dimasing-masing perbatasan.
“Kita akan segera membangun pintu gerbang dimasing-masing perbatasan dengan Kabupaten tetangga sehingga masyarakat mengetahui dimana perbatasan wilayah KLU,”kata Najmul.
Persoalan tapal batas dengan semua kabupaten,baik dengan Kabupaten Lombok Timur,Lombok Barat dan Lombok Tengah sudah selesai.Saat sekarang perbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat yang ada di hutan Pusuk yang sudah memiliki pintu gerbang sebagai tapal batas. Rencanannya model pintu gerbang yang ada di hutan Pusuk akan dibangun di perbatasan dengan Kabupaten Lombok Timur yang berada di Desa Sambik Elen maupun dengan tapal batas dengan Kabupaten Lombok Barat yang ada di Desa Malaka. Masalah desain pintu gerbang nanti akan di serahkan ke ahlinya dan selain itu tentu akan berkoordinasi juga dengan pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat.
“Desain pintu gerbang ini nantinya diharapkan menggambarkan budaya yang ada di Kabupaten Lombok Utara, sehingga setiap orang yang akan masuk wilayah KLU sudah melihat ciri khas budaya KLU melalui desain pintu gerbang tersebut,” pungkas Najmul. [MS].

Share this post