Kunjungi Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kiyai Maruf : Jaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa, Ini Pilpres Bukan Perang Badar

Lombok Timur SR – Calon Wakil Presiden nomor 01 Prof. Dr KH Ma’ruf Amin, bersilaturahim dengan keluarga besar Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Lombok Timur, NTB, Selasa, (02/04/2019).
Dalam kata sambutannya, Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun Zainuddin, yang disampaikan Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainuddin Atsani, mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan KH Ma’ruf Amin, ke Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, yang merupakan induk lembaga pendidikan NW.
“Alhamdulillah, semoga kunjungan cawapres 01 yang juga paman saya ini membawa keberkahan bagi warga NW khususnya dan NTB pada umumnya,”ucapnya.
TGB panggilan akrabnya, juga menyampaikan bahwa NW dibawah pimpinan Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Majid, sejak pilpres 2014 lalu sudah mendukung Jokowi yang waktu itu bergandengan Jusuf Kalla, kendati waktu itu tidak banyak yang mendukung pak Jokowi di NTB. Hanya NW yang secara terang-terangan mendukung Jokowi-JK dengan modal yang minim.
“Banyak tokoh seperti Gubernur, Bupati dan Walikota, di NTB ini yang kita lawan, tapi kami tidak pernah surut dalam memperjuangkan Pak Jokowi waktu itu,” bebernya.
Lanjut TGB, demikian juga pada pilpres 2019 ini kami warga NW tetap komit mendukung Jokowi, apalagi sekarang bergandengan dengan Ketua MUI, yang kebetulan ada unsur keluarga.
“Beliau (Kiyai Maruf) paman dari istri tiang, apalagi beliau seorang ulama, maka semakin mantap NW mendukung Jokowi-Maruf, sebagai perpaduan pemimpin ulama dan umaro’,” tegasnya, seraya disambut pekikan takbir ribuan jamaah NW yang hadir.
Cawapres 01 KH Maruf Amin, dalam sambutannya, mengaku terharu atas sambutan warga NW di Anjani yang begitu antusias.
Menurutnya, sekarang ini moment pemilu banyak hoax yang tersebar di medsos soal kalau Jokowi- Maruf menang, Kemenag akan dibubarkan, azan akan dilarang, bahkan perzinahan akan dilegalkan.
“Ini, kan tidak mungkin, masa Kiyai larang azan, legalkan zina, bubarkan Kementrian Agama. Ada – ada saja mereka membuat hoax. Nah yang termakan hoax-hoax itu pasti orang bodoh. Di NTB ini, saya yakin orang-orang pinter semua, tidak mungkin percaya sama berita bohong tersebut,” ujarnya.


Kata Kiyai Maruf, Pak Jokowi adalah orang yang baik, dia orangnya apa adanya. Beliau sangat menghormati ulama.
“Pak Jokowi memilih saya menjadi wakiknya sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama dan kaum santri,” kata Kiyai Makruf Amin,
Lanjut Cawapres Jokowi ini, saat ini kita ini sedang memilih presiden bukan perang. Apalagi perang Badar seperti zaman Rasulullah dulu. Perang Badar itu perangnya kaum Muslimin dengan Kafir, nah sekarang ini kan pilpres memilih pemimpin bangsa, jadi tidak pada tempatnya ada orang berdoa pilpres dengan doanya Perang Badar.
“Berbeda pilihan hal biasa, terpenting jaga persatuan dan keutuhan bangsa kita. Hilangkan saling benci, caci maki. Capres mu, untuk mu dan capres kami, untuk kami.Itu saja kok repot,” kata Kiyai Maruf yang diiringan tawa hadirin.
Kiyai Maruf, berharap dengan dukungan para santri dan jamaah NW ini, semoga Jokowi-Maruf diijinkan oleh Allah memimpin bangsa Indonesia kedepannya.
“Insya Allah saya akan datang lagi ke ponpes NW Anjani ini, bukan sebagai cawapres lagi tapi sebagai Wakil Presiden,”ucapnya, mengakhiri sambutannya, disambut suara gemuruh Amiin dari ribuan warga NW yang hadir. (Vin)

Share this post