600 Peserta Karate Tingkat Pelajar Beradu

Lombok Tengah SR- Sebanyak 600 para karatedo Lombok Tengah (Loteng), memeriahkan lomba karate, dalam rangka memperebutkan piala bergilir Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Loteng. Perhelatan akbar tersebut, di pusatkan di gedung Koni Loteng, selama tiga hari.
Ketua umum Forki Loteng H. Summum mengatakan turnamen Karate tingkat pelajar, merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus Forki Loteng, untuk mencari bakat dan bibit karate tangguh.
“Mencari karate tangguh, yang siap membawa nama baik Forki Loteng di tingkat Provinsi hingga nasional, tentunya harus di jaring dari sekarang, termasuk yang sedang kita laksanakan ini,” katanya, Jum’at (29/03/2019).
Kegiatan ini lanjutnya, diikuti oleh 600 orang peserta yang berasal dari kalangan pelajar, baik pelajar yang ada di sekolah ataupun madrasah. “Dalam lomba ini, semua peserta kami ikutkan, baik pelajar yang dari sekolah ataupun madrasah, sebab di masing masing lembaga pendidikan, program karate sudah ada,” ungkapnya.
Diakuinya, akhir akhir ini peminat karate dikalangan pelajar mulai melejit, hal tersebut dibuktikan setiap tahun jumlah pesertanya semakin meningkat. Dan hal ini sebagai barometer, kalau karate di masing masing lembaga pendidikan sudah mulai diidolakan.
“Program Karate di masing masing sekolah sudah mulai melejit, sebab logikanya peserta tahun ini kami lihat jauh lebih banyakbila dibandingkan dengan tahun lalu, dan inilah yang membuat saya berani memastikan kalau program karate semakin jadi idolanya pelajar,” ujarnya.
Dalam lomba ini, akan memperebutkan piala bergilir Forki Loteng. Selain itu lanjutnya, yang terpilih sebagai pemenang nantinya akan mewakili Loteng di tingkat Provinsi hingga Nasional. Oleh sebab itu, pihaknya menekankan kepada semua tim juri atau wasit, untuk netral, tanpa ada unsure tekanan ataupun ada hubungan keluarga.
Sebab, yang terpilih nantinya akan menjadi duta di tingkat Provinsi ataupun Nasional. “Saya tekankan kepada semua dewan juri untuk netral, sebab yang berhasil sebagai pemenang nantinya akan mewakili Loteng di tingkat Provinsi ataupun Nasional,” jelasnya.
Selanjutnya, kepada peserta pihaknya untuk menjunjung tinggi sportivitas, sebab dalam lomba ini tidak ada istilahnya musuh bebuyutan, namun mari jadikan ajang ini untuk mengukur kemampuan dan ajang silaturrahmi antar pecinta karate. (ap)

Share this post