SUARA LOTENG 

Loteng Segera Miliki Jalan Tol 8 Jalur

Lombok Tengah SR- Kabupaten Lombok Tengah bisa dikatakan, satu satunya Kabupaten di NTB, yang saat ini mendapatkan perlakuan istimewa oleh pemerintah pusat. Pasalnya di Kabupaten yang bermottokan Tatas Tuhu Trasna, memiliki banyak kelebihan, mulai dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort.
Selanjutnya tempat dibangunnya Poltekpar, Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) untuk Indonesia timur, Pelabuhan Awang terbesar di Indonesia Timur dan sekarang kita akan dibangunkan jalan tol 8 jalur menuju KEK Mandalika Dan sejumlah pembangunan lainnya.
“Alhamudlillah berkat doa dan perjuangan masyarakat Loteng, kita di Loteng mendapatkan perlakukan khusus dari pemerintah pusat, apalagi tahun ini kita akan dibangunkan jalan tol 8 jalur menuju KEK Mandalika,” kata Bupati Loteng HM Suhaili dihadapan sejumlah wartawan belum lama ini.
Banyaknya program pusat yang di tempatkan di Loteng, pihaknya menilai Loteng dapat durian runtuh, dan itu semua bukan karena usaha Suhaili Fathul, namun itu hasil doa dan kerjasama masyarakat Loteng. “Kalau orang sering bilang mendapatkan sesuatu yang tak di sangka sangka sekaligus, mereka menamakan durian runtuh, itulah pribahasa yang cocok kita ucapkan untuk Loteng saat ini,” ucapnya.
Setelah beberapa pembangunan berskala nasional di Loteng, kini Jalan tol 8 jalur sepanjang 17 km dari BIL ke KEK Mandalika, segera dibangun. Mekanisme pembangunan nantinya, untuk pembebasa lahan itu semua ditanggung pemerintah pusat, dimana nilai keseluruhanya Rp. 1. 2 Triliun.
“Yang jelas kita mendapatkan perlakukan khusus dari pemerintah pusat,” cetusnya.
Ada beberapa hal yang membuat pemerintah pusat, ingi mengebut pembangunan jalan tol 8 jalur mulai dari BIL hingga KEK Mandalika, diantaranya, di Kuta akan dibangunkan MottoGP. Sehingga diprediksikan jalan tol 8 jalur tersebut, harus selesai sebelum gelaran Internasional itu dimulai.
“Sesuai rencana MottoGP akan beroperasi 2021, pastinya jalan tol 8 jalur selesai sebelum 2021,” tegasnya.
Suhaili menambahkan, banyaknya perhatian dari pemerintah pusat, pihaknya mengharapkan agar masyarakat Loteng untuk pandai pandai bersyukur, sebab pihaknya yakin pusat pembangunan pemerintah pusat, akan terus dipusatkan di Loteng.
Dan ini tentunya akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Loteng itu sendiri, sehingga nantinya indeks kemiskinan di Loteng pada khususnya dan NTB pada umumnya, lambat laun akan teratasi dengan sendirinya. (ap)

Related posts