Bikin Kumuh, Pasar Hewan Gerantung Terancam Dipindahkan

Bikin Kumuh, Pasar Hewan Gerantung Terancam Dipindahkan

Lombok Tengah SR – Kurang lebih 10 tahun lamanya, Pasar hewan Praya di pindahkan ke Gerantung Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah (Loteng), kini pasar hewan tersebut terancam ditutup.
Pasalnya,lokasinya yang kurang refrensentatip dan membuat pemandangan jalur kota Praya kumuh, selain itu sejumlah pengguna jalan Provinsi, sering kali mengeluh disebabkan kemacatan dan bau amis yang kurang sedap, sehingga direncanakan pasar hewan tersebut direncanakan akan dipindahkan.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lotenga, Ir. Lalu Iskandar MM yang dikonfirmasi diruang kerjanya belum lama ini menerangkan bahwa, pemindahan lokasi pasar hewan Gerantung tersebut dikarenakan saat ini lokasi pasar yang berada persis dipinggir kota Praya tersebut sudah tidak representatif lagi.
“Selain lokasi yang sempit, setiap hari pasaran yakni hari Sabtu, kendaraan pengangkut hewan seringkali membuat jalan raya Praya-Keruak tersebut macet,”ungkapnya.
Sementara pasar hewan Gerantung tersebut akan dijadikan satu dengan pasar hewan Barabali. Untuk lokasi pasar hewan Barabali sendiri dirasa sangat pas dan refresentatif dengan luas lahan sekitar 3 hektar.
Terkait dengan rencana pemindahan atau penyatuan pasar hewan tersebut, saat ini pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah sedang melakukan pembenahan, diantaranya sedang melengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung termasuk sedang membangun tembok keliling pasar.
“Pasar hewan Barabali sendiri menyatu dengan Rumah Potong Hewan ( RPH ), pusat kesehatan hewan serta pasar. Adapun rencananya hari pasaran yang saat ini hanya sekali dalam seminggu akan ditambah menjadi dua kali dalam seminggu,”pungkasnya. (ap)

Share this post